SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi alami deflasi di bulan september 2021 sebesar 0,10 persen. Atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,56 pada Agustus 2021, menjadi 106,45 pada September 2021.
“Bulan September 2021, Kota Sukabumi alami deflasi lagi yang sebelumnya pernah terjadi di bulan Agustus2021,”ujar Assisten Daerah II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Pemerintah Kota Sukabumi, Cecep Mansur. Saat dihubungi melalui pesan WhtsAppnya. Senin, (25/10/2021).
Cecep mengungkapkan, menurut data dari Badan pusat Statistik (BPS) setempat, terjadinya deflasi di September, dikarenakan adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks harga beberapa kelompok pengeluaran. Yakni, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,40 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,05 persen.
Sedangkan berdasarkan data dari Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindutrian (Diskumidag) Kota Sukabumi, tambah Cecep, di bulan September tersebut, beberapa Bahan Pokok Penting (Bapokting) alami penurunan harga. Diantaranya, cabai merah lokal, cabai hijau besar, cabai keriting hijau, cabai rawit, tomat sayur, telur ayam negeri, dan daging ayam.
“Dibulan September 2021 kemarin, ada beberapa Bapokting yang alami penurunan harga. Sementara untuk tingkat inflasi tahun kalender September 2021 sebesar 0,76 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2021 terhadap September 2020) sebesar 1,72 persen,”pungkasnya.ardan/wan/mbi