banner 728x250

Jika Terjadi Defisit, Berikut Langkah Bappeda Kota Sukabumi

Penurunan proyeksi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat, menyebabkan APBD Kota Sukabumi tahun 2023 defisit

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyda Muthmainnah
banner 120x600
banner 468x60

SUKABUMI, Mbinews.id –  Akibat adanya penurunan proyeksi pendapatan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah, menyebabkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi tahun 2023 mendatang dipastikan defisit.

Menyikapi hal tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, berupaya untuk mengatasi anggaran yang mengalami defisit tersebut.

banner 325x300

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyda Muthmainnah mengatakan, memang benar terkait adanya proyeksi penurunan pendapatan daerah Kota Sukabumi pada tahun 2023 mendatang.

 Baca Juga: Batal Defisit, Perubahan APBD Kota Sukabumi TA 2022 Disahkan

Menurutnya, defisit APBD merupakan selisih kurang antara Pendapatan Daerah dan belanja daerah pada tahun anggaran yang sama.

“Defisit memang akan terjadi di tahun depan, karena pendapatan dana transfer dari pusat ke daerah ke Kota Sukabumi,” ujar Reni kepada awak media.

Lanjutnya, defisit terjadi apabila jumlah pendapatan lebih kecil daripada jumlah belanja. Dana transfer dari pusat yang berkurang itu meliputi Dana alokasi Khusus (DAK), termasuk Dana Insentif Daerah (DID) yang saat ini tidak ada alokasinya.

Baca Juga: Usai Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2021, Wali Kota Sukabumi Klaim Penyerapan Anggaran Optimal

Dengan kondisi tersebut, lanjut Reni, tentunya akan berdampak juga terhadap sektor pembangunan atau program strategis pemerintah daerah.

“Untuk saat ini defisitnya sebesar 72 miliar Rupiah. Nah, ketika Pak Wali Kota bilang sebesar 90 miliar Rupiah itu, merupakan defisit perbandingan antara pendapatan dengan pembelanjaan yang menyebabkan terjadi pengurangan,” jelasnya.

Masih menurut Reni, terkait hal tersebut pihaknya mencari langkah-langkah strategis yang akan dilakukan untuk mengatasi defisit tersebut.

Baca Juga: Ini Pembahasan Raperda APBD Perubahan Tahun 2021 Kota Sukabumi

Diantaranya, akan berusaha untuk menyisir kembali dari segi belanja, kemudian akan mengurangi program-program yang bersifat penunjang, termasuk aku Reni, akan mengecek kembali usulan-usulan belanja tersebut dan akan fokus terhadap outcome (hasilnya).

“Makanya kita akan prioritaskan program strategis pemerintah daerah di tahun 2023, yang merupakan janji politik Walikota dan Wakil Wali Kota Sukabumi. Diantaranya, pembangunan sport center yang saat ini menyisakan sekitar lima lagi yang akan diselesaikan,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.