Breaking News
Trending Tags

Warga Cimahi Cium Bau Belerang, ini Penjelasan PVMBG

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2019
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mbinews.id, Cimahi– Terciumnya bau belerang Gunung Tangkuban Perahu di sekitar wilayah Cimahi dan Bandung Barat, Rabu (11/9/2019) sore diperkirakan karena tiupan angin kencang ke arah Selatan-Barat Daya. Hal ini disampaikan Pusat Vulkanologi, Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG).

“Berdasarkan hasil analisis data-data pemantauan maka dapat disimpulkan bahwa terciumnya gas pada jarak yang relatif jauh dimungkinkan karena tiupan angin yang cukup kencang dominan ke arah Selatan-Barat daya yaitu lokasi dimana Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat berada,” ungkap Kepala PVMBG, Kasbani melalui keterangan pers, Kamis (12/9/2019).

Ia mengungkapkan, saat muncul informasi terciumnya bau belerang yang diduga dari Tangkuban Perahu di beberapa wilayah seperti Kota Cimahi dan Kbb, Tim PVMBG melakukan pengecekan lapangan dengan melakukan pengukuran gas di sekitar Kawah Ratu Tangkuban Parahu. “Hasil pengukuran menunjukkan belum adanya indikasi peningkatan konsentrasi gas CO2, SO2 yang signifikan,” terangnya.

Menurutnya, hasil pengamatan di bibir Kawah Ratu pada Rabu (11/9) pukul 21.30 WIB teramati asap dengan konsentrasi sedang hingga tebal setinggi sekitar 180 m di atas permukaan kawah. Kemudian kolom Erupsi tidak teramati namun tercium bau belerang yang cukup menyengat disertai suara gemuruh dengan intensitas sedang.

“Hasil pengamatan gas dengan drager terukur kobsentrasi CO2 : 0,020 vol persen dan SO2 : 4,6 ppm. Konsentrasi gas-gas tersebut masih relatif lebih kecil dari hasil pengukuran sebelumnya yaitu pada 1 Agustus 2019,” ungkapnya.

Selain itu, pemantauan suhu kawah belum menunjukkan adanya peningkatan suhu. Amplitudo tremor yang terekam pada saat ini dominan sekitar 25 mm. Ia mengatakan status Gunung Tangkuban Parahu saat ini masih berada di Level II (Waspada) dengan rekomendasi jarak bahaya di dalam radius 1,5 km dari kawah.

 Ia mengimbau agar masyarakat yang berada di luar radius 1,5 km agar tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa namun tetap mengikuti perkembangan aktivitas gunungapi dari PVMBG dan Pemerintah Daerah.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Provinsi Jawa Barat Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Pembentukan Fraksi-Fraksi Masa Jabatan 2024-2029

    DPRD Provinsi Jawa Barat Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Pembentukan Fraksi-Fraksi Masa Jabatan 2024-2029

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINEWS — DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pengumuman Pembentukan Fraksi-Fraksi masa jabatan 2024-2029. Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua Sementara DPRD Provinsi Jawa Barat Taufik Hidayat turut mendampingi Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Jawa Barat Iwan Suryawan. Turut hadir Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin. Taufik Hidayat menyebutkan, pada […]

  • Kolaborasi BAZNAS Jabar bersama Jabar Bergerak Resmikan Fasilitas MCK di Ciamis

    Kolaborasi BAZNAS Jabar bersama Jabar Bergerak Resmikan Fasilitas MCK di Ciamis

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    CIAMIS, Mbinews — Program “Sajaber” (Sarana Jamban Bersama) yang digagas oleh BAZNAS Jabar berkolaborasi dengan Baznas Jawa Barat dan Kwarda Jabar, meresmikan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) pada Sabtu (31/8) di Dusun Sukajaya, RT 28 RW 08 Desa Margamulya, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis. Perwakilan BAZNAS Jawa Barat, Achmad Faisal, menekankan pentingnya fasilitas MCK yang layak. […]

  • Andri Rusmana: Mewujudkan Kota Bandung Bersinar Lewat Penguatan P4GN

    Andri Rusmana: Mewujudkan Kota Bandung Bersinar Lewat Penguatan P4GN

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.co.id – Pemerintah Kota Bandung berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, mendorong percepatan program kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar) di Kota Bandung. Langkah pemkot Bandung dalam rangka melawan peredaran narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya (Narkoba), mengingat dampaknya yang dapat merusak generasi muda tersebut, mendapat dukungan DPRD Kota Bandung. Ketua Pansus 11 DPRD […]

  • DPRD Dorong Potensi PAD Dari Sektor Diluar Pajak Terus Digali

    DPRD Dorong Potensi PAD Dari Sektor Diluar Pajak Terus Digali

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBINews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat berharap Pemdaprov Jabar tidak hanya bergantung kepada pajak dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sumber-sumber potensial PAD dari sektor lainnya harus terus digali. Hal tersebut diungkapkan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat Yunandar Eka Perwira saat Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota Badan […]

  • Pasca Keracunan Massal, 19 Warga Citamiang Dilaporkan Kini Sudah Sehat Kembali

    Pasca Keracunan Massal, 19 Warga Citamiang Dilaporkan Kini Sudah Sehat Kembali

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Setelah dilaporkan sebelumya terdapat 19 warga yang menjadi korban dugaan keracunan massal akibat mengkonsumsi dodongkal, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi melaporkan kini seluruh korban dugaan keracunan massal sudah pulih secara keseluruhan. Dirinya mengatakan bahwa, saat ini pihaknya tengah melakukan penanganan perihal dugaan keracunan makanan yang menimpa warga Gang Gempar Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang […]

  • Kota Sukabumi Deflasi M-to-M sebesar 0,35 Persen, di Februrai 2025

    Kota Sukabumi Deflasi M-to-M sebesar 0,35 Persen, di Februrai 2025

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Akibat turunya beberapa indeks kelompok pengeluaran, seperti, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 15,18 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,46 persen, membuat Kota Sukabumi alami deflasi month-to-month (m-to-m) sebesar 0,35 persen pada Februari 2025. “Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, Februari 2025 […]

expand_less