Breaking News
Trending Tags

DPRD Dorong Potensi PAD Dari Sektor Diluar Pajak Terus Digali

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB.BANDUNG, MBINews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat berharap Pemdaprov Jabar tidak hanya bergantung kepada pajak dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sumber-sumber potensial PAD dari sektor lainnya harus terus digali.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat Yunandar Eka Perwira saat Kunjungan Kerja Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Jawa Barat ke Kantor Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Kabupaten Bandung Barat, Senin (18/7/22).

“Ketika PAD yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor sudah kesulitan seharusnya pemanfaatan aset bisa menjadi tumpuan utama”, ujar Yunandar.

Yunandar menambahkan akibat merebaknya Covid-19, pendapatan dari sektor pajak sempat mengalami penurunan.

Sehingga menurut Yunandar, sebaiknya potensi-potensi dari berbagai sumber seperti pemanfaatan aset harus dapat dimanfaatkan dengan maksimal, guna lebih meningkatkan capaian PAD.

“Salah satunya bagaimana Bapenda bisa mengelola aset secara produktif untuk memperoleh pendapatan asli daerah”, ucap Yunandar.

Yunandar menyebutkan, selama ini pemanfaatan aset sudah berjalan seperti pemanfaatan aset Bapenda menjadi kantin, Gerai ATM dan lainnya.

Ia pun, mendorong agar pemanfaatan aset ini bisa dalam skala yang lebih besar

“Kenapa tidak sekalian dalam skala yang lebih besar semisal lahan atau bangunan untuk parkir, itu akan signifikan menjadi penunjang PAD Jawa Barat”, jelasnya.

Lebih lanjut Angggota DPRD Jabar dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut menekankan, saat ini sudah saatnya  Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) bisa memaksimalkan aset secara produktif.

Hal itu untuk meningkatkan pendapatan daerah diluar pajak kendaraan bermotor,  karena potensinya yang besar.

“Potensinya kita ada sekitar 5000 aset Se-Jawa Barat yang bisa kita manfaatkan untuk pendapatan asli daerah dan peningkatan ekonomi masyarakat”, pungkas Yunandar.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zulmansyah Sekedang Sebagai Plt Ketua Umum PWI Pusat

    Zulmansyah Sekedang Sebagai Plt Ketua Umum PWI Pusat

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Dalam Rapat Pleno yang dihadiri Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Pengurus Harian, Ketua Komisi, dan Direktur, PWI Pusat menunjuk Ketua Bidang Organisasi, H Zulmansyah Sekedang, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PWI Pusat. Rapat tersebut berlangsung di Kantor PWI Pusat pada Rabu 24 juli 2024 . Rapat Pleno PWI Pusat yang berlangsung secara […]

  • Dukung Pulihkan Sektor Wisata, PLN Tambah Infrastruktur Kelistrikan di Pelabuhan Ratu

    Dukung Pulihkan Sektor Wisata, PLN Tambah Infrastruktur Kelistrikan di Pelabuhan Ratu

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dukung pemulihan sektor pariwisata, PT PLN (Persero) berhasil mengoperasikan infrastruktur kelistrikan berupa Extension Trafo 2 pada Gas Insulated Switchgear (GIS) Pelabuhan Ratu. Dengan adanya Extension Trafo 2, GIS Pelabuhan Ratu saat ini mengoperasikan 2 trafo dengan masing-masing kapasitas sebesar 60 Mega Volt Ampere (MVA). Sebelumnya, GIS Pelabuhan Ratu hanya memiliki satu trafo dengan kapasitas […]

  • Tarif Layanan Puskesmas Naik, Berikut Penjelasan Kabag Hukum Setda Kota Sukabumi

    Tarif Layanan Puskesmas Naik, Berikut Penjelasan Kabag Hukum Setda Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menyoroti naiknya tarif layanan kesehatan di Puskesmas se-Kota Sukabumi sejak tanggal 1 Februari 2024 kemarin, Kabag Hukum Setda Kota Sukabumi, Yudi Pebriansyah angkat bicara. Saat diwawancarai awak media, Yudi menyebutkan bahwa kenaikan tarif itu sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Sukabumi Nomor 4 tahun 2023. Lebih lanjut dirinya juga menyebutkan, bahwa […]

  • PWI Dan Menwa Kota Sukabumi Salurkan Logistik Bantuan Untuk Korban Bencana Bogor Dan Banten

    PWI Dan Menwa Kota Sukabumi Salurkan Logistik Bantuan Untuk Korban Bencana Bogor Dan Banten

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi bersama dengan Korp Resimen Mahawarman (Menwa) Sukabumi mengirimkan logistik bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Bogor dan Banten. Ketua PWI Peduli Kota Sukabumi Drs. Ahmad Rayadie mengatakan, pihaknya bersyukur atas dukungan keterlibatan semua pihak, sehingga bisa memberikan bantuan kepada korban musibah. “Alhamdulillah kita PWI Kota Sukabumi […]

  • Tangani Covid-19, Ketua Harian Gugus Tugas Kota Bandung Apresiasi Kepedulian Warga RW 1 Kacapiring

    Tangani Covid-19, Ketua Harian Gugus Tugas Kota Bandung Apresiasi Kepedulian Warga RW 1 Kacapiring

    • calendar_month Kamis, 1 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BANDUNG, Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengapresiasi kepedulian warga RW 1 Kelurahan Kacapiring Kecamatan Batununggal dalam penanganan pandemi Covid-19. Pasalnya, salah satu warga RW 1 RT 2 Kelurahan Kacapiring tersebut memberikan secara sukarela tempat tinggalnya menjadi tempat isolasi mandiri bagi warga sekitar yang terpapar Covid-19. “Jadi kalau saya lihat dari […]

  • Pekan Ini, Harga Cabai-Cabaian Alami Penurunan Harga

    Pekan Ini, Harga Cabai-Cabaian Alami Penurunan Harga

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebagian Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Kota Sukabumi alami penurunan harga. Seperti, cabai merah besar TW dari Rp65 ribu menjadi Rp50 ribu per kg, kemudian cabai rawit merah dari Rp80 ribu, menjadi Rp55 ribu per kg, cabai rawit hijau kini dibandrol Rp40 ribu per kg. “Iya, hasil monitoring kami tadi dilapangan, banyak bapokting yang […]

expand_less