Breaking News
Trending Tags

Cegah Stunting, Pemkot Bandung Gelar Rembuk Stunting

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya menurunkan dan mencegah stunting. Untuk itu juga, Pemkot Bandung menggelar Rembuk Stunting, Jumat 20 Agustus 2021.

Berdasarkan data bulan penimbangan balita pada Agustus 2020, sekitar 8,93 persen balita di Kota Bandung mengalami stunting. Angka tersebut menunjukan bahwa Kota Bandung masih belum terbebas dari stunting.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Rembuk Stunting merupakan wadah menyerap aspirasi untuk menyelesaikan permasalahn stunting di Kota Bandung.

Oleh karena itu, Yana menginstruksikan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan elemen pemangku kepentingan untuk memahami dan memetakan situasi stunting agar percepatan dalam pencegahan dan penanganan stunting di Kota Bandung dapat segera terwujud.

“Nantinya, rembuk stunting ini akan menghasilkan suatu kesepakatan dan komitmen dari semua pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kota Bandung,” kata Yana saat pembukaan acara rembuk stunting secara daring di Bandung Command Center Balaikota Bandung, Jumat, 20 Agustus 2021.

Yana mengatakan, perangkat daerah yang menjadi penanggung jawab tahapan 8 aksi konvergensi. Sesuai dengan fungsinya melaksanakan dan memperhatikan tugas dan tanggung jawabnya.

“Aparat kewilayahan harus aktif dalam mengedukasi, mengajak, memberdayakan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kota Bandung selaku Pembina Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kota Bandung, Ema Sumarna menjelaskan Tahun 2021 merupakan tahun kedua Pemkot Bandung melaksanakan intervensi stunting dan akan memperluas lokus stunting menjadi 30 kelurahan.

“Sebagaimana telah ditetapkan dalam keputusan Wali Kota Bandung, dari 15 kelurahan di tahun 2021 menjadi 30 kelurahan di tahun 2022,” jelas Ema.

Melalui tema Bandung Tangguh dengan Canting (Cegah dan Turunkan Stunting), Ema berharap Rembuk Stunting dapat dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk memberikan masukan dan usulan yang konstruktif sehingga kebijakan pemerintah Kota Bandung berdampak positif dan tepat sasaran.

“Output rembuk stunting adalah naskah komitmen bersama yang ditandatangani semua pemangku kepentingan. Itu sebagai bukti keselarasan upaya bersama dalam pencegahan dan penurunan stunting yang terintegrasi,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Bandung, Siti Muntamah Oded mengatakan turunnya perekonomian masyarakat akibat pandemi menjadi salah satu penyebab pertumbuhan stunting.

“Keadaan masyarakat terhadap makanan bergizi juga belum maksimal. Sehingga perlu perluasan literasi tentang gizi di lingkungan keluarga,” kata Siti.

Untuk itu, Siti dan tim penggerak PKK terus memasifkan elaborasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dalam rangka penurunan dan mencegah pertumbuhan stunting di Kota Bandung.

“Ada beberapa hal telah dilakukan oleh tim penggerak PKK. Di antaranya seperti Gerakan yang Bernama Bandung Tanginas (Bandung tanggap stanting dengan aman dan sehat), memberikan pangan sehat kepada 15 kelurahan yang menjadi catatan sebagai lokus cegah dan penurunan angka stunting,” katanya.

“Kita juga bekerja sama dengan DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian) melalui Buruan Sae untuk ketahan pangan berbasis halaman rumah dan budidaya ikan dalam ember,” paparnya.

Menurutnya, Tim Penggerak PKK juga memberikan dukungan jangka panjang. Yaitu dengan memberikan keterampilan kepada warga.

“Memberikan akses keterampilan bagi keluarga keluarg yang rawan dan rentan atau memiliki putra putri stunting dengan pelatihan cukur, menjahit,” tuturnya.(wil-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Terkait Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial

    DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Terkait Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Panitia Khusus (Pansus) 12 DPRD Kota Bandung mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bandung tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 24 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial. Pansus 12 sudah dua kali melakukan pertemuan. Pertama, menggelar ekpose dengan dinas terkait. Kedua, menelisik perubahan-perubahan yang akan […]

  • Ini Jadi Momentum Kebangkitan Sport Entertainment di Kota Bandung

    Ini Jadi Momentum Kebangkitan Sport Entertainment di Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – IBL All Star 2026 resmi kembali digelar di Kota Bandung setelah terakhir kali berlangsung pada 2012. Setelah lebih dari satu dekade, ajang bergengsi bola basket nasional ini hadir kembali di Bandung Arena, membawa semangat baru sekaligus antusiasme tinggi dari masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyambut pelaksanaan IBL All Star 2026 sebagai momentum kebangkitan […]

  • Pemkot Sukabumi Terus Tingkatkan Pelayanan Warganya Melalui Rumah Singgah di Bandung

    Pemkot Sukabumi Terus Tingkatkan Pelayanan Warganya Melalui Rumah Singgah di Bandung

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 229
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Rumah Singgah yang didirikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi di Bandung sejak tahun 2018 lalu, kini beralamatkan di Jalan Sabar No.25 yang sebelumnya berlokasi di Jalan Mulyasari Kota Bandung. Kepindahan rumah singgah tersebut, tentu saja untuk lebih memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pasalnya, yang ada saat ini lebih luas dan memeliki tujuh kamar tidur bagi […]

  • Ini Kata Wali Kota Sukabumi Saat Pimpin Apel Pagi

    Ini Kata Wali Kota Sukabumi Saat Pimpin Apel Pagi

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan, jika peranya sebagai Wali Kota bukan lagi sebagai pekerja, melainkan sebagai pelayan masyarakat. “Saya masuk ke dunia politik dan menjadi Wali Kota bukan untuk dilayani, tapi untuk melayani. Jika masih ada kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan sosial yang tinggi, maka itu bukan hanya masalah masyarakat, tapi juga kegagalan kita […]

  • Termakan Usia, Armada Pengangkut Sampah DLH Kota Sukabumi Banyak Yang Rusak

    Termakan Usia, Armada Pengangkut Sampah DLH Kota Sukabumi Banyak Yang Rusak

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi membeberkan bahwa, saat ini diakui banyak armada kendaraan pengangkut sampah yang mengalami kerusakan, maupun sudah tidak layak pakai. Tentunya, dengan banyaknya armada yang rusak tersebut, akan mempengaruhi pelayanan DLH Kota Sukabumi, untuk melakukan pengambilan sampah ke Masyarakat di setiap harinya. Kepala Bidang Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, […]

  • Akibat Swavideo Kebencian, RRM Diganjar Pasal Berlapis

    Akibat Swavideo Kebencian, RRM Diganjar Pasal Berlapis

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – RRM (28) pembuat video ujaran kebencian, kesusilaan dan penghinaan terhadap institusi Polri diganjar pasar berlapis. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, bahwa pada hari Selasa (13/10/20) sekira jam 14.00 wib pelaku ikut melakukan aksi unjuk rasa di daerah patung kuda Jakarta, saat unjuk rasa pelaku membuat swavideo dengan mengatakan Polisi anjing secara […]

expand_less