Breaking News
Trending Tags

Alhamdulillah, Satgas Anti Rentenir Bantu 200 Warga Bebas Jerat Lintah Darat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2022
  • visibility 190
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sepanjang Januari-Maret 2022, Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir menerima laporan sebanyak 384 orang terjerat rentenir di Kota Bandung. Sebanyak 300 orang di antaranya merupakan warga Kota Bandung.

“Ada sekitar 200 orang yang telah kami bantu selesaikan masalahnya dengan rentenir. Ada yang penyelesaiannya secara mandiri, ada juga yang kita mediasi langsung dengan terjun ke lapangan,” ujar Ketua Satgas Anti Rentenir Kota Bandung, Saji Sonjaya, Kamis, 17 Maret 2022.

Saji memaparkan, 40 persen orang yang meminjam ke rentenir menggunakannya untuk modal usaha. Sisanya ada yang meminjam demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, ada pula yang butuh untuk biaya pendidikan atau kesehatan.

Para korban ini tergiur dengan mudahnya akses meminjam uang tanpa menghiraukan persenan bunga yang tak logis.

Bahkan, Saji mengatakan, banyak pelaku rentenir yang mengatasnamakan koperasi, sehingga warga merasa tempat mereka berutang ini legal.

“Tahun kemarin ada 19 rentenir yang mengatasnamakan koperasi, padahal mereka itu bukan koperasi. Kami lakukan verifikasi, laporkan ke Dinas Koperasi. Lalu Dinas Koperasi melakukan penindakan terhadap 19 oknum ini,” papar Saji.

Namun Saji mengaku, terjadi penurunan jumlah kasus rentenir jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sebab, tahun-tahun sebelumnya, banyak yang terjerat pinjaman online (pinjol).

“Tahun lalu pinjol kan marak sekali ya. Sekarang pinjol itu relatif lebih menurun pengaduannya. Kasus yang kami terima lebih banyak tentang rentenir konvensional,” ucapnya.

Untuk menangani pelaku rentenir di Kota Bandung, Saji mengatakan, Satgas Anti Rentenir rutin memverifikasi data terduga rentenir tiap tiga bulan sekali.

“Untuk para pelakunya, kami selalu verifikasi data tiap 3 bulan sekali. Bagi para pelaku oknum koperasi, kami juga arahkan seperti apa koperasi yang benar itu,” imbuhnya.

Salah satu korban yang berhasil selamat dari jeratan rentenir adalah Tati. Wanita paruh baya ini bahkan sampai rela ‘menggadaikan’ sertifikat rumahnya.

“Waktu itu saya lagi pusing, butuh sekali. Sampai gadaikan sertifikat tanah. Ini baru pertama kali terlibat dengan rentenir,” aku Tati.

Selama berbulan-bulan terjerat rentenir, Tati merasa sangat tertekan. Bagaimana tidak, utangnya yang hanya Rp3 juta untuk modal usaha, menjadi berbunga lebat sampai ia harus membayar Rp10 juta.

“Kalau lagi tidak bayar, suka ditakut-takuti. Katanya, nanti sertifikat tanahnya bakal dijual ke orang lain,” tutur Tati.

Namun, kini Tati sudah terbebas dengan bantuan dari Satgas Anti Rentenir beserta para mitranya.

Menanggapi kejadian ini, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengimbau, agar masyarakat jangan sampai terlena dengan kemudahan akses pencairan uang yang ditawarkan oleh para rentenir.

“Memang masyarakat ini kadang-kadang membutuhkan bantuan yang instan. Memang saat kita mengakses keuangan di institusi yang legal, pasti butuh proses panjang dan tidak sederhana. Wajar jika masyarakat jadi terjebak dengan aksi para rentenir ini,” ungkap Yana.

Yana berharap, dengan adanya kolaborasi Satgas Anti Rentenir bersama para mitra lainnya bisa membebaskan ‘Tati-Tati’ yang lainnya di Kota Bandung.

“Dengar cerita Bu Tati tadi, saya berharap, kita bisa terus bersemangat untuk bebaskan ‘Bu Tati’ yang lainnya dari rentenir. Semoga para korban ini bisa menjadi bagian dari koperasi, sehingga bisa merasakan manfaat yang lebih nyata dibanding berutang ke rentenir,” harapnya.

Dengan berkembangnya koperasi, Yana juga menyampaikan, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung bisa tumbuh kembali.

“Di tahun 2020, PAD kita minus 2,28 persen, atau berkurang sekitar 2,8 triliun. Lalu, tahun 2021 tumbuh 3,76 persen. Semoga di 2022 bisa tumbuh 5,5 persen ya minimal,” imbuhnya. (din)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adanya KBS, Sampah Berkurang 30 Persen Yang Dibuang Ke TPS

    Adanya KBS, Sampah Berkurang 30 Persen Yang Dibuang Ke TPS

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Hadirnya kawasan bebas sampah (KBS) di Kota Bandung telah mampu mengurangi pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Hal itu telah terbukti di Kelurahan Sukamiskin dan Kelurahan Cihaurgeulis. Di sana penanganan sampah betul-betul diatasi mulai dari hulu hingga ke hilir. Sebelum diangkut untuk diolah, terlebih dulu warga sudah memilah sampah rumah tangga. […]

  • Saatnya Berbagi ” Bagi Yang Membutuhkan Silahkan Ambil dengan Bijak”

    Saatnya Berbagi ” Bagi Yang Membutuhkan Silahkan Ambil dengan Bijak”

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Saatnya berbagi “Bagi yang membutuhkan silahkan ambil dengan bijak”. Demikian tulisan pada kertas yang tertempel di pagar rumah Dedi Riyanto warga Jalan Cisaranten Baru Nomor 80, Kelurahan Cisaranten Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. Di bawah pengumuman tersebut, tergantung sejumlah paket bahan kebutuhan pokok dalam kantong keresek. Paket yang digantung biasanya berisi 1 kilogram […]

  • Kunjungi Maleer, Ingin Pastikan Uang Kerahiman Diterima Warga

    Kunjungi Maleer, Ingin Pastikan Uang Kerahiman Diterima Warga

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., meninjau warga terdampak Program Citarum Harum, di Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Selasa (5/9/2023). Hal ini ingin memastikan semua warga yang terdampak Citarum Harum di sepanjang Sungai Cikapundung Kolot Kota Bandung , sudah menerima uang kerahiman yang di implementasi dari […]

  • Hakordia 2024, Bupati Bandung: Melawan Korupsi Tanggung Jawab Bersama

    Hakordia 2024, Bupati Bandung: Melawan Korupsi Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Pemkab Bandung melalui Inspektorat melaksanakan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tingkat Kabupaten Bandung 2024 di Hotel Grand Sunshine Soreang, Rabu (11/12/2024). Peringatan Hakordia ini mengangkat tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju”, yang dihadiri langsung Bupati Bandung Dadang Supriatna. Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, serta para kepala dinas di lingkungan Pemkab […]

  • Bantu Penyintas Thalassemia, Komunitas Indorunners Sukabumi Adakan Donor Darah Masal

    Bantu Penyintas Thalassemia, Komunitas Indorunners Sukabumi Adakan Donor Darah Masal

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Komunitas Indorunners Sukabumi mengadakan kegiatan aksi donor darah, untuk membantu para penyintas Thalassemia yang membutuhkan pasokan darah untuk melakukan transfusi rutin, Minggu (20/02/2022). Kapten Komunitas Indorunners Sukabumi, Abdullah Rizki mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda kegiatan rutin yang dilakukan komunitas, dalam membantu sesama khususnya untuk pemenuhan stok darah di PMI Kota Sukabumi. “Ini […]

  • Ibunda Wakil Wali Kota dan Bupati Sukabumi Meninggal Dunia

    Ibunda Wakil Wali Kota dan Bupati Sukabumi Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 8 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ibunda Wakil Walikota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami dan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, dikabarkan meninggal dunia. Kabar meninggalnya tersebut, diterima pada hari Sabtu (7/1) sekitar pukul 16.05 WIB, Minggu (08/01). Almarhumah Hj Ais Suaedah diketahui menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin SH Kota Sukabumi pada usianya yang ke-79 […]

expand_less