Breaking News
Trending Tags

Adanya KBS, Sampah Berkurang 30 Persen Yang Dibuang Ke TPS

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Hadirnya kawasan bebas sampah (KBS) di Kota Bandung telah mampu mengurangi pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Hal itu telah terbukti di Kelurahan Sukamiskin dan Kelurahan Cihaurgeulis.

Di sana penanganan sampah betul-betul diatasi mulai dari hulu hingga ke hilir. Sebelum diangkut untuk diolah, terlebih dulu warga sudah memilah sampah rumah tangga.

“Rata-rata pengurangan sampah yang dibuang ke TPS itu di atas 30 persen, ini menunjukan bahwa kalau kita kawal pengelolaan sampah mulai dari rumah tangga sampai ke TPS itu bisa mengurangi pembuangan sampah ke TPA,” tutur Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Sopyan Hernadi pada Bandung Menjawab, Selasa 7 September 2021.

Ia mengungkapkan, total pengurangan sampah yang dibuang ke TPA dari kelurahan Cihaurgeulis periode Januari-Juni 2021 sebesar 136.430 Kg. Sementara total pengurangan sampah dari kelurahan Sukamiskin periode Januari-Juni 2021 sebesar 256.067 Kg.

Dengan begitu, Sopyan optimis jika kawasan bebas sampah diterapkan di semua kelurahan maka akan mengurangi jumlah pembuangan sampah ke TPA.

Perlu diketahui, saat ini jumlah sampah yang dibuang ke TPA masih cukup besar, yaitu rata-rata 1300 ton per hari, dari jumlah total timbulan sampah 1600 ton.

“Seandainya ini diterapkan di semua kelurahan, maka target kita untuk pengurangan sampah ke TPA mencapai 30 persen saya rasa bisa tercapai,” imbuhnya.

“Lebih dari 100 RW sudah kita lakukan pendampingan dan penerapan kawasan bebas sampah,” imbuhnya.

Sebetulnya dalam hal penanganan sampah, terang Sopyan, jika masyarakat betul-betul memahami cara memilah sampah dengan baik, mereka akan merasakan manfaat dan nilai ekonomis.

“Kita buktikan, ada kawasan pengolahan sampah mandiri di RW 08 Sarijadi. Kita set program sudah 2 bulan, dan akhirnya mereka tahu kalau dari sampah ini bisa bermanfaat,” terangnya.

“Contoh kecil sampah anorganik yang dikumpulkan oleh petugas sampah, mereka bisa nabung dalam seminggu Rp200 ribu dari sampah. Dan sampah organik yang bau itu mereka olah jadi kompos tanaman dan dimanfaatkan untuk Buruan SAE,” imbuhnya.

Dengan memilah sampah juga, tentu masyarakat maupun lembaga bisa mengurangi bahkan tak perlu lagi membayar biaya angkut sampah.

“Jadi yang selama ini mereka bayar untuk angkut sampah bisa dipakai untuk olah sampah,” tuturnya.

Sopyan mengungkapkan, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung, tidak memperngaruhi produksi sampah. Justru, kata dia, secara variasi terjadi penambahan jenis sampah baru yaitu sampah medis seperti masker dan lain sebagainya.

Guna terjadinya penumpukan, maka untuk mengelola sampah, Kota Bandung memiliki program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan).

Terkait limbah medis, pihaknya membagi dalam dua model. Pertama sampah yang sifatnya klinis dari rumah sakit, dan pengelolaannya dilakukan secara mandiri oleh mereka.

Kedua yaitu limbah medis seperti masker yang berasal dari rumah-rumah.

“Itu kita lakukan sosialisasi dalam pengemasannya. Jadi masker bekas digunting, dibungkus dengan plastik, dan disatukan dengan sampah jenis rumah tangga lainnya,” tuturnya. (tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selama Ramadhan Pelayanan Jangan Kendur

    Selama Ramadhan Pelayanan Jangan Kendur

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Sesuai Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memberlakukan jam kerja baru selama Ramadan 1440 H. Jam kerja ini akan berlaku mulai tanggal 1 Ramadan. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan A. Brillyana mengungkapkan, jumlah jam kerja selama Ramadan menjadi […]

  • IKA UNPAR Beri Bantuan Sebagai Bentuk Dukungan Pemkot Bandung

    IKA UNPAR Beri Bantuan Sebagai Bentuk Dukungan Pemkot Bandung

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Ikatan Alumni (IKA) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) memberikan bantuan kepada 92 warung makan di sekitar Unpar cimbuleuit. IKA Unpar juga memberikan makanan bagi masyarakat Ciumbuleuit dan sekitarnya. “Kita berikan kepada 92 warung sekitar Unpar yang terdampak pandemi Covid-19. Kita berikan masing masing Rp1 juta,” […]

  • 90 Persen warga RW 19 Antapani Tengah mampu mengolah sampah

    90 Persen warga RW 19 Antapani Tengah mampu mengolah sampah

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pengelolaan sampah di rumah menjadi kunci utama untuk meminimalisir timbunan sampah di TPS, Hal Telah dilaksanakan warga RW 19 Kelurahan Antapani Tengah Kecamatan Antapani Kota Bandung. Sebanyak 90 persen warga RW 19 telah mampu mengolah sampah. 00Di wilayah ini sudah memasifkan program Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman). Menurut Ketua RW 19 […]

  • Yakinkan Nakes, Ketua PPNI Kota Sukabumi Siap Divaksin

    Yakinkan Nakes, Ketua PPNI Kota Sukabumi Siap Divaksin

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sukabumi smendukung vaksinasi bagi tenaga kesehatan. Bahkan PPNI bersama organisasi profesi kesehatan lainnya telah diundang Dinas Kesehatan. “Secara konsep teori dan logika bisa diterima (Ilmiah), karena pengujian terus dilakukan utamanya oleh BPOM, sehingga sudah diketahui efikasinya. Insyaallah siap, karena cecara hastag #perawatsiapdivakasin. ujarnya Ketua PPNI Kota […]

  • Yana Ajak IMA Bantu Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

    Yana Ajak IMA Bantu Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak berbagai pihak untuk bahu membahu mempercepat proses pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Hal itu dikatakan Yana saat membuka stadium general dan Rakernas Indonesia Marketing Association (IMA) di Aula Graha Sanusi Universitas Padjajaran, Jumat 27 Mei 2022. “Dengan semakin baiknya kondisi Kota Bandung pascapandemi, kami ingin sama-sama melakukan […]

  • Pemerintah Kota Bandung Terus Dukung Perempuan Memberi Modal Usaha Hingga Rp2 Juta

    Pemerintah Kota Bandung Terus Dukung Perempuan Memberi Modal Usaha Hingga Rp2 Juta

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat dukungan terhadap perempuan yang menjadi kepala keluarga. Lewat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), program pemberdayaan perempuan kepala keluarga (Pekka) dijalankan secara berkelanjutan, terutama untuk membekali mereka dengan pelatihan vokasional dan akses bantuan permodalan. Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati menjelaskan, perempuan sebagai kepala keluarga […]

expand_less