Breaking News
Trending Tags

Bangga! Bandung Resmi Menjadi Kota Angklung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Bandung resmi mendeklarasikan diri sebagai “Kota Angklung”, Sabtu 21 Mei 2022. Deklarasi dibacakan oleh sejumlah tokoh angklung dan disaksikan Wali Kota Bandung Yana Mulyana di Balai Kota Bandung.

Deklarasi Bandung Kota Angklung dibacakan oleh Taufik Hidayat Udjo, salah satu tokoh angklung di Kota Bandung.

“Kami, mewalkili masyarakat Kota Bandung, yang mencintai seni dan budaya angkung meliputi para pengajar, pelajar, pengrajin, pemain, akademisi, pemerhati,dengan tokoh masyarakat dan Pemerintah Kota Bandung, pada hari ini menyatakan bahwa Angklung menjadi identitas baru Kota Bandung dengan sebutan “Bandung Kota Angklung”.

Kota Bandung bertekad untuk terus melakukan perlindungan, pelestarian, pengembangan, dan peregenerasian terhadap seni budaya angklung yang sudah menjadi milik dunia ini

Dengan nilal-nilai filosofi yang terkandung di dalamnya, melalul angklung masyarakat Kota Bandung akan terus menjaga keharmonisan tanpa memandang SARA dengan semangat kerja sama, gotong royong, dan tenggang rasa.

Semoga dengan “Bandung Kota Angklung” akan membawa dampak yang positif terhadap kemajuan Kota Bandung di segala bidang,” berikut bunyi Deklrarasi Bandung Kota Angklung yang dibacakan.

Turut menyaksikan deklarasi tersebut: Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Ketua Tim Bandung Kota Angklung Dadan Sunjaya, beserta Eddy Permadi, Popong Otje Djunjunan, Aan Handoyo, Dr. Dinda Satya, dan Ahmad Rosidi.

Digelar secara hybrid, acara ini menampilkan sekitar 300 seniman, pegiat angklung, beserta komunitas seni angklung di Kota Bandung.

Menurut Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, setelah deklarasi ini, semua pegiat angklung di Kota Bandung punya tanggung jawab besar untuk melestarikan angklung.

“Saya berharap langkah kita ini tidak berhenti sebatas deklarasi. Perlu ada program nyata untuk menduniakan angklung,” ujar Yana.

Ia juga menyebut setelah deklarasi ini, pemerintah beserta sejumlah elemen masyarakat perlu menyusun langkah strategis atau roadmap pengembangan angklung.

“Dengan demikian, semua pemangku kepentingan memiliki kewajiban untuk menduniakan angklung,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Dewi Kaniasari menyebut deklarasi ini menjadi tonggak bagi Kota Bandung untuk jadi ikon “Kota Angklung”.

Terutama angklung kreasi, yang telah menjadi ciri khas produk pertunjukan angklung dari Kota Bandung.

“Semoga deklarasi ini membuat Kota Bandung menjadi destinasi wisata budaya. Semoga angklung terus berkembang pesat. Tong ngaku urang Bandung lamun teu ngangklung,” ucap Kenny sapaan akrabnya.

Acara ini juga mendapat apresiasi dari Duta Besar RI untuk UNESCO, Is Munandar. Menurutnya, angklung memiliki filosofi yang luar biasa, antara lain kolaborasi dan harmonisasi.

Sebab, alat musik ini tidak bisa dimainkan sendiri dan memerlukan kekompakan tiap pemainnya dalam sebuah pertunjukkan.

“Saat dunia membutuhkan hubungan yang baik dengan alam, angklung mengajarkan bal tersebut,” kata Is melalui siaran virtual.

Untuk diketahui, perjalanan eksistensi angklung di Kota Bandung dijabarkan dalam 3 periode: periode pertama dekade ‘30 hingga ‘70-an, yakni periode angklung yang dipopulerkan Daeng Soetigna.

Periode kedua yakni dekade 70 hingga 90-an, yang merupakan era angklung yang dipopulerkan Saung Angklung Udjo.

Periode ketiga adalah dekade 90-an hingga saat ini; yang merupakan periode angklung kreasi.

Sebagai informasi pula, Deklarasi Bandung Kota Angklung dihadiri sejumlah seniman, akademisi, pegiat, serta komunitas angklung di Kota Bandung.

Juga diluncurkan maskot Bandung Kota Angklung yang diberi nama Si Bitung. (ray-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bappeda Sebut Ada Empat Isu Pembangunan Berkelanjutan di Penyusunan KLHS RPJPD Kota Sukabumi 2025-2045

    Bappeda Sebut Ada Empat Isu Pembangunan Berkelanjutan di Penyusunan KLHS RPJPD Kota Sukabumi 2025-2045

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Belum lama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat menggelar Konsultasi Publik Tahap 2 Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), terkait Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Sukabumi tahun 2025 – 2045. “Iya, kita sudah melakukan konsultasi publik beberapa pekan lalu. Dimana, dalm konsultasi tersebut di buka langsung […]

  • Tingkatkan Layanan, Pemkot Bandung Genjot Nilai SPBE

    Tingkatkan Layanan, Pemkot Bandung Genjot Nilai SPBE

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan mencapai nilai 3,7 pada penilaian indeks sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) Kota Bandung tahun 2022 ini. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat pun semakin meningkat. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana, pada rapat koordinasi terkait SPBE dengan stakeholder terkait, di Balai […]

  • Empat Instruksi Presiden Untuk Maksimalkan Upaya Penanganan Bencana di NTT dan NTB

    Empat Instruksi Presiden Untuk Maksimalkan Upaya Penanganan Bencana di NTT dan NTB

    • calendar_month Selasa, 6 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Dampak dari cuaca ekstrem akibat siklon tropis Seroja berdampak pada berbagai daerah di Indonesia. Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat mengalami dampak paling berat dengan bencana banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan menimbulkan korban jiwa serta kerugian materi. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo pada Selasa, 6 April 2021, […]

  • Cegah Kelahiran Thalasemia Baru, Kota Bandung Uji Coba Deteksi Dini Di Puskesmas

    Cegah Kelahiran Thalasemia Baru, Kota Bandung Uji Coba Deteksi Dini Di Puskesmas

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam rangka mencegah kelahiran penderita thalasemia baru, UPT Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung  menggelar Uji Coba Deteksi Dini Thalasemia, Selasa 5 Oktober 2021. Uji coba ini terselenggara berkat kolaborasi Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Bandung. Thalasemia merupakan kelainan darah yang menbuat penderitanya mengalami keluhan cepat lelah, mudah […]

  • GMNI : Ragukan Penghargaan Kota Layak Anak  Untuk  Kota Sukabumi

    GMNI : Ragukan Penghargaan Kota Layak Anak Untuk Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua GMNI Cabang Sukabumi Abdullah Masyuhudi meragukan penghargaan Kota Layak Anak untuk Kota Sukabumi, mengingat banyak kejadian yang melanggar norma asusila. “Sangat tidak relevan dengan dengan gelarnya yang dimiliki Pemerintah Kota Sukabumi,” ujarnya, Selasa (1/10/19). Usai aksi unjuk rasa menyikapi 1 Tahun Pemerintahan Pemkot Sukabumi. Menurutnya Perhatian Pemerintah Kota Sukabumi ke bawah […]

  • Walikota Sukabumi Lepas Belasan ASN Yang Memasuki Purna Bhakti.

    Walikota Sukabumi Lepas Belasan ASN Yang Memasuki Purna Bhakti.

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setiap tahunya, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi yang memasuki masa purna bhakti mencapai ratusan orang. Sementara proses Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) menjadi PNS sangat terbatas. Sehingga bila dibandingkan dengan kebutuhan yang ada tentusa aja tidak seimbang anatara yang masuk dan pensiun. “Iya, setiap tahunya hampir sekian ratus PNS yang […]

expand_less