Breaking News
Trending Tags

Pemkot Sukabumi Bentuk Tim Penanganan Pengangguran, TPT Masih 8,19 Persen

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 285
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)  membentuk Tim Penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk menekan angka pengangguran yang masih tergolong tinggi.

Pembentukan tim tersebut ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Sukabumi Nomor 100.3.3.3/Kep.51/Bappeda/2026 sebagai langkah memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan pengangguran.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, TPT Kota Sukabumi pada 2025 tercatat sebesar 8,19 persen. Angka ini masih berada di atas rata-rata TPT Provinsi Jawa Barat sebesar 6,77 persen dan nasional yang mencapai 4,9 persen.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, mengatakan pembentukan tim tersebut telah diawali dengan rapat kelompok kerja (pokja) sebagai bagian dari sinkronisasi program.

“Kami telah melaksanakan rapat kelompok kerja sebagai bagian dari koordinasi dan sinkronisasi program penanganan pengangguran, salah satunya dengan membentuk tim penanganan TPT,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Tim Penanganan TPT dibagi ke dalam enam kelompok kerja dengan fokus berbeda. Pokja 1 menangani peningkatan penempatan tenaga kerja dan akses pasar kerja. Pokja 2 berfokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja, sementara Pokja 3 mendorong pengembangan kewirausahaan dan UMKM.

Adapun Pokja 4 hingga Pokja 6 masing-masing menangani sektor investasi, perlindungan tenaga kerja, serta tata kelola data ketenagakerjaan.

Menurut Erni, rapat awal difokuskan pada penyusunan program kerja Pokja 1 yang dinilai menjadi garda terdepan dalam membuka peluang kerja.

“Pokja 1 memiliki peran penting, mulai dari mengidentifikasi potensi tenaga kerja, memperluas akses pasar kerja, hingga menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan dalam penanganan TPT,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap kelompok kerja memiliki tanggung jawab dalam pelaksanaan program, koordinasi lintas instansi, serta pelaporan perkembangan dan kendala di lapangan.

Pemkot Sukabumi berharap melalui pembentukan tim ini, program penanganan pengangguran dapat berjalan lebih selaras, pemanfaatan data lebih optimal, serta mampu menurunkan angka TPT secara signifikan.ardan/mbi.

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi C Dorong Pembangunan Patuhi Aturan RDTR dan RTRW

    Komisi C Dorong Pembangunan Patuhi Aturan RDTR dan RTRW

    • calendar_month Senin, 20 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    BANDUNG – Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Yudi Cahyadi, S.P., mendorong agar pembangunan dilakukan sesuai dengan zona yang ada di peraturan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) maupun RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah). Dengan demikian, tidak ada bangunan yang muncul tanpa mengindahkan zona tata ruang tersebut, seperti zona khusus pemukiman, perindustrian dan perdagangan. “Jadi jangan […]

  • Yana Ajak Masyarakat Manfaatkan Transportasi Publik

    Yana Ajak Masyarakat Manfaatkan Transportasi Publik

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak masyarakat untuk manfaatkan transportasi publik. Pasalnya dengan harga yang relatif terjangkau, transportasi di Kota Bandung mampu mengantar masyarakat ke tempat yang dituju. “Kita dorong sekarang untuk manfaatkan transportasi publik. Kita dorong benar-benar dengan Dishub dan koridinasi OPD lainnya. Kita optimalkan dengan kobanter dan lain-lain,” kata Yana […]

  • AMKS Desak Kepastian Hukum, Wakaf Uang di Sukabumi Diminta Ditinjau Ulang

    AMKS Desak Kepastian Hukum, Wakaf Uang di Sukabumi Diminta Ditinjau Ulang

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Aliansi Masyarakat Kota Sukabumi (AMKS) menyoroti polemik wakaf uang yang masih berlangsung di Kota Sukabumi. Dalam audiensi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi, AMKS menekankan perlunya kepastian hukum sebelum program tersebut dijalankan. Menurut Juru Bicara AMKS, Anggi Fauzi, permasalahan bukan terletak pada konsep wakaf uang, tetapi mekanisme pelaksanaan dan landasan hukumnya. […]

  • BAZNAS Kota Bandung Perkuat Tata Kelola Zakat, Rp916 Juta Mengalir ke 470 Penerima

    BAZNAS Kota Bandung Perkuat Tata Kelola Zakat, Rp916 Juta Mengalir ke 470 Penerima

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 2.287
    • 0Komentar

      BANDUNG,Mbinews  — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung menyalurkan bantuan senilai Rp916.392.233 kepada 470 penerima manfaat dalam Gebyar Penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Sekretariat PCNU Kota Bandung, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang dirangkaikan dengan semarak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut menjadi momentum BAZNAS Kota Bandung untuk memperkuat transparansi pengelolaan dana umat […]

  • UMKM Merupakan Penopang Roda Perekonomian Keluarga

    UMKM Merupakan Penopang Roda Perekonomian Keluarga

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota DPRD Kota Bandung, H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., dan dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM., menghadiri kegiatan Penataan dan Pemberdayaan UMKM oleh DPM LPM Kecamatan Batununggal 2025, Kamis, 5 Juni 2025. Agus Andi Setyawan mengatakan, UMKM merupakan penopang potensial dalam roda perekonomian bangsa, termasuk keluarga. DPRD Kota Bandung ,akan […]

  • Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

    Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agaman Lukman Hakim Saifuddin mengecam aksi penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand. Dia mengatakan aksi terorisme itu bertentangan dengan nilai-nilai agama. “Itu tindakan tidak berperikemanusiaan dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama,” kata Lukman dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019). Lukman mengatakan aksi terorisme tidak dibenarkan dalam ajaran agama apa pun. Jadi, […]

expand_less