Breaking News
Trending Tags

Pemkot Sukabumi Bentuk Tim Penanganan Pengangguran, TPT Masih 8,19 Persen

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 138
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)  membentuk Tim Penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk menekan angka pengangguran yang masih tergolong tinggi.

Pembentukan tim tersebut ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Sukabumi Nomor 100.3.3.3/Kep.51/Bappeda/2026 sebagai langkah memperkuat koordinasi lintas sektor dalam penanganan pengangguran.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, TPT Kota Sukabumi pada 2025 tercatat sebesar 8,19 persen. Angka ini masih berada di atas rata-rata TPT Provinsi Jawa Barat sebesar 6,77 persen dan nasional yang mencapai 4,9 persen.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, mengatakan pembentukan tim tersebut telah diawali dengan rapat kelompok kerja (pokja) sebagai bagian dari sinkronisasi program.

“Kami telah melaksanakan rapat kelompok kerja sebagai bagian dari koordinasi dan sinkronisasi program penanganan pengangguran, salah satunya dengan membentuk tim penanganan TPT,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Tim Penanganan TPT dibagi ke dalam enam kelompok kerja dengan fokus berbeda. Pokja 1 menangani peningkatan penempatan tenaga kerja dan akses pasar kerja. Pokja 2 berfokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja, sementara Pokja 3 mendorong pengembangan kewirausahaan dan UMKM.

Adapun Pokja 4 hingga Pokja 6 masing-masing menangani sektor investasi, perlindungan tenaga kerja, serta tata kelola data ketenagakerjaan.

Menurut Erni, rapat awal difokuskan pada penyusunan program kerja Pokja 1 yang dinilai menjadi garda terdepan dalam membuka peluang kerja.

“Pokja 1 memiliki peran penting, mulai dari mengidentifikasi potensi tenaga kerja, memperluas akses pasar kerja, hingga menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan dalam penanganan TPT,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap kelompok kerja memiliki tanggung jawab dalam pelaksanaan program, koordinasi lintas instansi, serta pelaporan perkembangan dan kendala di lapangan.

Pemkot Sukabumi berharap melalui pembentukan tim ini, program penanganan pengangguran dapat berjalan lebih selaras, pemanfaatan data lebih optimal, serta mampu menurunkan angka TPT secara signifikan.ardan/mbi.

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandung ICONIC 2019 Ajang festival Inovasi Bangun Kota Bandung

    Bandung ICONIC 2019 Ajang festival Inovasi Bangun Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung memastikan perhelatan Bandung Inovation Contest and Coaching Clinic (Iconic) 2019 bukan sekedar menjadi festival inovasi saja, tetapi menjadi upaya menginventarisir masukan dan kebutuhan masyarakat. Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung, Yuliandri Rahadiyanto menuturkan Bandung Iconic mencari kebutuhan pelayanan masyarakat yang bisa […]

  • Lilis Boy Laksanakan Sosialisasi Perda PPA di Kabupaten Cianjur

    Lilis Boy Laksanakan Sosialisasi Perda PPA di Kabupaten Cianjur

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    KABUPATEN CIANJUR, Mbinews — Anggota DPRD Jawa Barat Lilis Boy menyoroti trend peningkatan berbagai kasus kekerasan pada anak di Cianjur selama periode Januari sampai Juli 2023. “Iya saya mengetahui itu, memang di Cianjur banyak korban child trafficking. Anak yang dijual, korban kekerasan seksual dan bentuk kekerasan lainnya,” kata Lilis Boy usai sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) […]

  • Waspada, Amankan Percakapan di WhatsApp

    Waspada, Amankan Percakapan di WhatsApp

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Praktisi Cyber Security, Restia Moegiono mengatakan adanya pembajakan akun WhatsApp (WA) , sering menyebabkan serangan sosial enginneering pada kontak yang terhubung pada akun tersebut. “Social engineering atau rekayasa sosial merupakan teknik manipulasi psikologis manusia yang digunakan agar korban melakukan tindakan tertentu yang merugikan,“ kata Restia pada Ngulik episode ke – 11, Kamis […]

  • Pos Indonesia Launching PosIND Goes Green Gunakan Kendaraan Listrik untuk Operasional

    Pos Indonesia Launching PosIND Goes Green Gunakan Kendaraan Listrik untuk Operasional

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND memperkenalkan penggunaan kendaraan listrik untuk operasional perusahaan melalui launching PosIND Goes Green di Kantor Pusat PosIND, Jalan Cilaki, Kota Bandung, Selasa 28 Mei 2024. Acara bertepatan dengan digelarnya rapat pimpinan (Rapim) PosIND triwulan 2 tahun 2024. Selain me-launching penggunaan kendaraan listrik, pada acara tersebut juga digelar […]

  • Anggaran RMP Tingkat SMA, SMK di Kota Bandung Belum Tersalurkan

    Anggaran RMP Tingkat SMA, SMK di Kota Bandung Belum Tersalurkan

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Permasalahan belum bisa tersalurkannya bantuan operasional siswa RMP (Rawan Melanjutkan Pendidikan) tingkat SMA/SMK di Kota Bandung anggaran tahun 2204, terancam tidak akan dianggarkan kembali program RMP untuk tahun anggaran 2025. Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono S.Si., S.H. saat menjadi narasumber di Basa Basi Podcast Pokja […]

  • Cukup KTP Dan NPWP, UMKM Kini Bisa Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

    Cukup KTP Dan NPWP, UMKM Kini Bisa Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya melalui aplikasi Bela Pengadaan. Hal ini sebagai upaya mendukung pemulihan UMKM pascapandemi Covid-19. Kini, para pelaku usaha yang belum berbadan hukum pun bisa ikut dalam Pengadaan Barang Jasa Pemerintah dan ingin mendaftar di Aplikasi Bela Pengadaan cukup […]

expand_less