HUT ke-56, Jamkrindo Perkuat Penjaminan UMKM dan Percepat Transformasi Digital
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id– PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo, memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-56 dengan mengusung tema “Menjamin Lebih Luas, Berdampak Lebih Nyata”. Momentum tersebut dimanfaatkan perusahaan untuk menegaskan komitmennya memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKM-K) melalui penguatan layanan penjaminan, transformasi digital, serta peningkatan tata kelola perusahaan.
Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari, mengatakan, perjalanan perusahaan selama lebih dari lima dekade menjadi fondasi untuk terus memperkuat peran sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia di tengah transformasi industri penjaminan nasional.
“Momentum HUT ke-56 menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan Jamkrindo. Selama 56 tahun, Jamkrindo tidak hanya membangun sebuah perusahaan, tetapi juga membangun kepercayaan. Kepercayaan itulah yang menjadi fondasi bagi kami untuk terus bertumbuh, bertransformasi, dan menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia,” ujar Abdul Bari dalam keterangan resmi, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, peringatan HUT tahun ini berlangsung pada saat industri penjaminan memasuki fase transformasi yang ditandai dengan agenda pemurnian industri, penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta penguatan daya saing agar industri penjaminan semakin sehat, profesional, dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari Holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo menilai memiliki tanggung jawab yang semakin strategis dalam memperkuat ekosistem industri penjaminan nasional. Karena itu, perusahaan terus meningkatkan kapasitas organisasi melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penguatan budaya manajemen risiko, serta percepatan transformasi digital.
Perusahaan juga mengembangkan pemanfaatan data analytics, artificial intelligence (AI), dan otomatisasi proses bisnis untuk meningkatkan kualitas layanan, mempercepat proses penjaminan, serta memperkuat daya saing di tengah perubahan kebutuhan industri.
Di sisi bisnis, Jamkrindo mendorong pertumbuhan melalui diversifikasi portofolio, pengembangan ekosistem bisnis, penguatan kemitraan strategis, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Perseroan meyakini pertumbuhan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui keseimbangan antara ekspansi bisnis, pengelolaan risiko yang prudent, dan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan para pemangku kepentingan.
Selama 56 tahun beroperasi, Jamkrindo telah berkontribusi memperluas akses pembiayaan bagi puluhan juta pelaku UMKM dan koperasi. Dukungan penjaminan tersebut dinilai telah membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, memperkuat daya saing, hingga menciptakan lapangan kerja di berbagai daerah.
“Bagi Jamkrindo, setiap penjaminan bukan sekadar mitigasi risiko pembiayaan, tetapi merupakan investasi bagi masa depan ekonomi bangsa. Di balik setiap pembiayaan yang dijamin terdapat pelaku usaha dan koperasi yang terus berkembang, masyarakat yang memperoleh kesempatan ekonomi yang lebih baik, serta lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah,”kata Abdul.
Ia menambahkan, tema “Menjamin Lebih Luas, Berdampak Lebih Nyata” mencerminkan komitmen perusahaan agar setiap aktivitas bisnis tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan nilai sosial yang berkelanjutan bagi Indonesia.
Selain fokus pada penguatan bisnis, Jamkrindo juga menggelar berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam rangka HUT ke-56. Program tersebut antara lain pustaka lestari bagi 5.600 anak Indonesia, program Pelosok Mengajar, apresiasi bagi guru di daerah terpencil, bantuan pojok membaca di sembilan wilayah Indonesia, edukasi kesehatan mental keluarga, peningkatan kapasitas guru, peluncuran Mobil Pelayanan Empati, Literasi, dan Tumbuh Anak (PELITA), hingga kegiatan donor darah.
Dikatakan Abdul, berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan pertumbuhan bisnis berjalan beriringan dengan penciptaan manfaat sosial yang berkelanjutan.
“Keberhasilan Jamkrindo tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang mampu dihadirkan bagi masyarakat. Melalui layanan penjaminan dan berbagai program pemberdayaan, kami ingin memastikan keberadaan Jamkrindo terus memberikan dampak nyata bagi kemajuan UMKM-K, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan ekonomi Indonesia,”pungkasnya.ardan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar