Breaking News
Trending Tags

Pemkot Sukabumi Rombak Pelatihan Kerja, Rp300 Juta Tak Boleh Berhenti di Ruang Kelas

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 1.425
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mulai mengubah paradigma program pelatihan kerja. Tak ingin anggaran ratusan juta rupiah hanya menghasilkan peserta yang selesai mengikuti pelatihan tanpa kepastian pekerjaan, Pemkot Sukabumi akan mengaitkan program peningkatan kompetensi dengan kebutuhan industri dan akses penempatan tenaga kerja.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan, evaluasi terhadap program pelatihan kerja diperlukan agar setiap anggaran yang dikucurkan pemerintah memiliki hasil yang dapat diukur dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Keberhasilan pelatihan kerja tidak boleh berhenti pada berapa banyak orang yang dilatih. Ukurannya harus lebih jauh, yakni apakah kompetensi mereka dibutuhkan dunia kerja, apakah mereka memperoleh akses pekerjaan, dan apakah program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan,”ujar Ayep saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, di Balai Latihan Kerja (BLK) Cipanengah, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, pola lama yang mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 juta untuk 100 peserta selama lima hari perlu dievaluasi. Pemerintah tidak cukup hanya menghitung jumlah peserta sebagai indikator keberhasilan program.

“Setiap rupiah anggaran harus memberikan dampak yang nyata dan terukur terhadap kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kita harus berani mengevaluasi program dan mengubah pola yang tidak memberikan outcome secara jelas,”tegasnya ndilansir di situs resmi pemkotsukabumi.

Ayep mengatakan, dalam skema baru, pelatihan akan dirancang berdasarkan kebutuhan tenaga kerja. Peserta tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi sejak awal diarahkan pada peluang kerja yang tersedia.

Dengan pendekatan tersebut, Pemkot Sukabumi ingin memperpendek jarak antara lembaga pelatihan, peserta, dan dunia usaha. Kompetensi yang diberikan diharapkan benar-benar relevan dengan kebutuhan pasar kerja sehingga peserta memiliki peluang lebih besar untuk bekerja secara mandiri maupun masuk ke perusahaan.

Program tersebut melibatkan sejumlah lembaga pelatihan kerja (LPK), antara lain Politeknik Sukabumi, Pasim, Taman Siswa, dan Delta. Pemkot Sukabumi juga menggandeng perusahaan penempatan pekerja migran resmi untuk membuka alternatif akses kerja bagi peserta yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan.

Ayep menilai, penguatan hubungan antara pelatihan dan penempatan kerja menjadi penting di tengah persoalan ketenagakerjaan yang berdampak terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Pelatihan harus menjadi jembatan menuju pekerjaan, bukan sekadar kegiatan di dalam kelas. Karena itu, dari awal kita harus tahu kompetensi apa yang dibutuhkan dan ke mana peserta setelah lulus akan diarahkan,”katanya.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, Saat Memberikan Sambutan di Pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, di Balai Latihan Kerja (BLK) Cipanengah, Rabu (16/9/2026).

Ayep berharap, perubahan pola tersebut dapat memperkuat efektivitas program ketenagakerjaan sekaligus membantu mengurangi pengangguran. Dampak lanjutan dari peningkatan kesempatan kerja juga diharapkan berkontribusi terhadap penanganan persoalan sosial, seperti kemiskinan ekstrem dan stunting.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, mengatakan, pelatihan Berbasis Kompetensi Tahun 2026 tersebut menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Pelatihan berlangsung selama lima hari dengan total 100 peserta. Mereka dibagi ke dalam empat kelas, masing-masing berisi 25 peserta, dengan jenis pelatihan meliputi menjahit, public speaking, barista, dan mengelas.

“Target akhirnya bukan sekadar peserta menyelesaikan pelatihan. Kami ingin keterampilan yang diperoleh dapat digunakan untuk bekerja secara mandiri maupun memasuki dunia kerja,”kata Punjul.

Ia menambahkan, peserta pelatihan juga akan memperoleh sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut diharapkan menjadi salah satu modal bagi peserta ketika melamar pekerjaan atau mengembangkan usaha sesuai kompetensinya.

“Dengan adanya sertifikat BNSP, peserta memiliki bukti kompetensi yang dapat menjadi modal untuk memasuki dunia kerja. Namun, yang paling penting adalah keterampilan tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percobaan Pencurian Kendaraan Bermotor di Depan Apotek Griya Farma Ciwastra Bandung Terekam CCTV

    Percobaan Pencurian Kendaraan Bermotor di Depan Apotek Griya Farma Ciwastra Bandung Terekam CCTV

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Aksi percobaan pencurian sepeda motor berhasil yang terekam kamera pengintai (CCTV) di Apotik Griya Farma Ciwastra Margasari Kota Bandung gagal, pada Minggu (5/5 /24) pukul 21.20 WIB Dalam video rekaman CCTV, nampak dua orang pria datang dengan menggunakan sebuah motor dan berhenti didepan Apotek Griya Farma Ciwastra, penumpang motor yang memakai jaket […]

  • Persepsi Rela Ngamen Untuk Sepak Bola Kota Sukabumi

    Persepsi Rela Ngamen Untuk Sepak Bola Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Persatuan Suporter Peduli Sepak Bola Sukabumi (Persepsi) turun tangan menghimpun dana dengan cara mengamen di berbagai lokasi di Kota Sukabumi untuk kontingen sepak bola Kota Sukabumi yang akan berlaga pada babak kualifikasi di Porda Jabar. Para suporter yang sebagian besar kalangan pemuda ini memulai pencarian dana dari seputar Jalan Ir. Juanda (Dago) […]

  • Unpak Bogor Wisuda Sebanyak 960 Mahasiswa, Rektor : Semoga Bisa Membangun Perekonomian

    Unpak Bogor Wisuda Sebanyak 960 Mahasiswa, Rektor : Semoga Bisa Membangun Perekonomian

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Universitas Pakuan (Unpak) Bogor mewisuda sebanyak 960 mahasiswa berlokasi di Braja Mustika Hotel and Convention, Jalan Semeru, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (29/08/2019). Hadir mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Ekbangkesra), Dody Ahdiat. “Selamat kepada 960 orang yang hari ini diwisuda, semoga mampu mengimplementasikan […]

  • Perekonomian Tumbuh, IPM Kota Sukabumi Tahun 2023 Meningkat

    Perekonomian Tumbuh, IPM Kota Sukabumi Tahun 2023 Meningkat

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi alami peningkatansebesar 0,92 poin (1,21%) dibandingkan dnegan tahun sebelumnya. Dimana, tahun 2023 berada diangka 77,16% dan tahun sebelumnya beradaq diangka 76,24, dengan capaian kinerja tahun N-1 berada di angka 76,24. Artinya, laju IPM di Kota Sukabumi alami kenaikan dari tahun sebelumnya yang berada di posisi 75.40. […]

  • Milad ke-8 Masjid Baiturrahman Diwarnai Peletakan Batu Pertama Pustu

    Milad ke-8 Masjid Baiturrahman Diwarnai Peletakan Batu Pertama Pustu

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sukabumi terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, sinergi antara dunia usaha, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah diwujudkan melalui rencana hibah lahan untuk pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung. PT Tsurraya Anugerah Alam bersama Masjid Baiturrahman, yang dipelopori oleh tokoh masyarakat […]

  • DPRD Jabar Terima Kunjungan Kerja DPRD Bengkulu Bahas Penganggaran Alokasi Dana Program Kemensos dan Dinsos

    DPRD Jabar Terima Kunjungan Kerja DPRD Bengkulu Bahas Penganggaran Alokasi Dana Program Kemensos dan Dinsos

    • calendar_month Jumat, 15 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG, Mbinews — DPRD Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu. Kunjungan kerja tersebut terkait studi tiru  penganggaran alokasi dana pada program Kementerian Sosial dan Dinas Sosial (Dinsos) Jabar dan soal sinergi pelayanan penyandang disabilitas. Studi tiru tersebut diterima oleh Kepala Bagian (Kabag) Fasilitasi, Penganggaran dan Pengawasan […]

expand_less