Breaking News
Trending Tags

Emil : Pesan Utama Mendikbud RI Meminta Guru Di Indonesia Untuk Berimprovisasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 25 Nov 2019
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id  – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat akan menindaklanjuti arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Makarim yang tertera dalam naskah pidato Hari Guru Nasional.

Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Guru Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2019 di Lapang Gasibu, Kota Bandung, Senin (25/11/19).

“Karena kewajiban kami sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah, maka kita akan menerjemahkan maksud dari Pak Menteri (Mendikbud) sebagai kebijakan di Jabar,” kata Emil –demikian Ridwan Kamil disapa.

Menurut Emil, arahan Mendikbud berkaitan dengan perubahan metode pembelajaran di sekolah. Dia juga menyebut pesan Mendikbud kepada guru sangat personal. Sebab, guru acap terkendala aturan manakala mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam kegiatan belajar mengajar.

“Kedua, Pak Menteri mengajak guru untuk membuat situasi belajar itu menjadi menyenangkan. Tidak hanya urusan menghafal, tapi juga bakti sosial, berpetualang mengasah keterampilan, dan murid disuruh berani menyampaikan gagasan,” ucapnya.

Emil mengatakan, pesan utama dari Mendikbud RI adalah meminta guru di Indonesia untuk berimprovisasi guna mencari metode pembelajaran yang beragam.

“Jadi perubahan-perubahan itu yang disampaikan dalam pidato Menteri. Dan saya kira nanti akan kita terjemahkan, yang dimaksud supaya, intinya, tidak hanya monoton dengan kurikulum –yang mungkin mayoritas kebanyakan menghafal, dan guru-gurunya terbebani masalah administrative. Yang akhirnya waktu untuk berkreativitas menjadi kurang,” katanya.

Berikut naskah pidato Mendikbud RI dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2019:

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Rahayu,

Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua, Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,

Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata Inspiratif dan retorik. Mohon maaf. tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya Ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru  Indonesia, dari Sabang sampai Merauke.

Guru Indonesia yang Tercinta, tugas anda adalah yang termulia dan yang tersulit.

Anda ditugaskan untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi Iebih sering diberikan aturan daripada pertolongan.

Anda ingin membantu murid yang tertinggal di kelas, tetapi waktu anda habis mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.

Anda tahu betul potensi anak tidak bisa diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.

Anda frustrasi karena anda tahu di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi yang akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.

Anda tahu setiap anak punya kebutuhan yang berbeda, namun keseragaman telah mengalahkan keberagamaan sebagai prinsip dasar birokrasi.

Anda ingin setiap murid terinspirasi. Tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.

Saya tidak akan membuat Janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

Tapi, perubahan tidak bisa dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dengan guru. Jangan menunggu aba-aba. Jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.

Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda.

– Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.

– Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas.

-Cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.

-Temukan suatu bakat dalam murid yang kurang percaya diri.

-Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang kesulitan.

Apa pun perubahan kecil itu, Jika setiap guru melakukannya secara serentak. kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.

Selamat Hari Guru, Merdeka Belajar (**)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 107 Personil Polres Sukabumi Kota Naik Pangkat

    107 Personil Polres Sukabumi Kota Naik Pangkat

    • calendar_month Senin, 4 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Sebanyak 107 personil Polres Sukabumi Kota terima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi di Mapolres Sukabumi Kota, Senin (04/01/21). Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, diantara yang dinaikan pangkatnya antara lain ; IPTU ke AKP 2 orang, IPDA ke IPTU 10 orang, AIPTU ke IPDA 2 orang, AIPDA ke AIPTU 3 orang, BRIPKA […]

  • Zonasi Masuk Tapi Siswa Tidak Diterima Sekolah, Ratusan Aksi Massa Geruduk Disdik Jabar

    Zonasi Masuk Tapi Siswa Tidak Diterima Sekolah, Ratusan Aksi Massa Geruduk Disdik Jabar

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Aksi Massa lSM Sebanyak 350 massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Jawa Barat mengelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Bandung, Rabu(15/7/2020). Massa tiba di lokasi konvoi dengan mengendarai mobil dan motor pada pukul 10.00 WIB. Mereka juga mendapat pengawalan […]

  • Tekan Angka Stunting Dari Hulu, Pemkot Bandung Lantik 151 Penyuluh

    Tekan Angka Stunting Dari Hulu, Pemkot Bandung Lantik 151 Penyuluh

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Stunting atau gagal tumbuh anak karena kurangnya asupan gizi menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot Bandung). Dari data Dinas Kesehatan Kota Bandung, angka balita stunting mencapai 8,93 persen di tahun 2021. Untuk menekan angka ini, Pemkot Bandung merekrut 151 penggerak bangga kencana kelurahan (PBKK) untuk disebar ke 30 kecamatan di Kota Bandung. Pelaksana […]

  • Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen Di Akhir Agustus

    Pemkot Bandung Targetkan Vaksin Booster Capai 50 Persen Di Akhir Agustus

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah (Pemkot) Kota Bandung menargetkan vaksinasi ketiga atau booster mencapai 50 persen pada Akhir Agustus mendatang. Saat ini, vaksinasi ketiga baru mencapai 35,07 persen. “Masih ada jeda waktu 10 hari untuk kita melakukan penanganan jelang Iduladha. Targetnya, di akhir bulan Agustus kita bisa mencapai 50 persen untuk vaksin dosis III,” ujar Ketua […]

  • Semester Satu, DPRD dan Pemkot Sukabumi Rampungkan Empat Raperda

    Semester Satu, DPRD dan Pemkot Sukabumi Rampungkan Empat Raperda

    • calendar_month Rabu, 25 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Periode Januari hingga Juli 2021 (semester satu), Pemkot Sukabumi bersama DPRD setempat baru merampungkan empat Rancangan Peraturan Daerah (raperda) dari 11 raperda yang menjadi agenda pembahasan.”Sampai dengan semester satu ini, kami baru menuntaskan empat raperda, dan sisanya masih dalam perjalanan pembahasan,”ujar Kasubag Dokumentasi dan Informasi Hukum, Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi, Tri […]

  • Terapkan Standar Protokol Kesehatan, Yana Mulyana Tinjau Stadion GBLA Kota Bandung

    Terapkan Standar Protokol Kesehatan, Yana Mulyana Tinjau Stadion GBLA Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Stadion Gelora Bandung Lautan Api Gedebage Kota Bandung siap memenuhi protokol kesehatan Covid-19. Dengan demikian Stadion GBLA sudah dapat digunakan kembali untuk tempat latihan Persib Bandung. Kepastian itu diperoleh setelah Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meninjau stadion kebanggaan warga Kota Bandung ini, Rabu 1 Juli 2020. “Kita berkomitmen menerapkan standar protokol […]

expand_less