Breaking News
Trending Tags

PMII Siap Beberkan Bukti SPK Bodong. Jika Benar Wali Kota Minta

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2020
  • visibility 127
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Sukabumi siap beberkan bukti SPK bodong yang dilakukan oknum pejabat Pemkot Sukabumi.

Pasca aksi di Balaikota, Senin (21/09/20) kemarin. Salah satu isu yang disampaikannya persoalan SPK bodong tersebut mendapat respon dari Wali kota Sukabumi.

Kata Ketua PMII Cabang Kota Sukabumi, Isep Ucu Agustina, Wali kota Sukabumi Achmad Fahmi meminta kepada PMII untuk menunjukkan SPK- SPK bodong yang ada di lingkaran Pemkot Sukabumi.

” Bila benar meminta, kami siap menyanggupi permintaan, dan kita akan membuktikan SPK-SPK bodong yang ada di lingkaran Pemkot Sukabumi,” kata Isep, Rabu (23/09/20).

Isep mengajak Wali kota secara tegas untuk menindak serta melaporkan/menarik laporan yang saat ditangani Polda Jabar untuk di proses di Kota Sukabumi.

“Ini sudah jelas-jelas ada unsur penipuan. Bahkan orang-orang yang terlibat didalamnya ini masih berkeliaran di lingkungan Pemkot Sukabumi” teganya.

Menurut Isep, PMII sudah jauh-jauh menemui Kapolres Sukabumi Kota untuk konfirmasi laporan-laporan yang sudah diterima mengenai kasus SPK bodong ini. Namun disayangkan ternyata kasusnya ditangani Polda Jabar.

Tidak hanya disitu, Isep juga telah mengkonfirmasi kepada Humas Protokol Pemkot mengenai SPK Bodong tersebut. Dan ternyata Humas pun membenarkan ini ada unsur penipuan.

“Aku Humas pun pernah dipanggil oleh penyidik/polda jabar untuk dimeminta keterangan SPK bodong ini”, ucapnya.

Isep menegaskan, Wali kota Sukabumi jangan pernah menutup mata dengan kasus SPK bodong tersebut. “Mau berdalih seperti apapun jelas-jelas Humas pun membenarkan itu semua”, tegasnya.

Selama dua tahun kepemimpinan FAHAM benar-benar tidak bisa bekerja permasalahan di lingkaran Pemkot saja Wali kota berdlih seakan akan tidak mengetahui dan tidak bisa menyelesaikan. Mau di bawa kearah mana Kota sukabumi ini.

“Ini alasan kenapa PMII memberikan kartu Merah, Selama dua tahun kepemimpinannya benar-benar nampak gagal”, pungkasnya. (Dian/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Lepas 13 ASN Yang Masuk Masa Purna Bhakti

    Wali Kota Sukabumi Lepas 13 ASN Yang Masuk Masa Purna Bhakti

    • calendar_month Selasa, 1 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melepas 13  Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Sukabumi, yang memasuki masa purna bhakti pada November 2022. “Hari ini, Kami dari Pemkot Sukabumi melepas secara resmi keluarga besar ASN yang masuk purna bhakti,”ucap Fahmi di ruang utama Balai Kota Sukabumi. Selasa, (1/11/2022). Baca Juga:http://Wali Kota Sukabumi Lepas 23 […]

  • Kembali Nama Walikota Sukabumi di Catut

    Kembali Nama Walikota Sukabumi di Catut

    • calendar_month Kamis, 15 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Nama Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, kembali dicatut untuk keperluan aksi penipuan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Hal itu terlihat, setelah Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) kota Sukabumi mengumumkan tentang berita Hoax, yang mengatasnamakan nama Walikota Sukabumi. “Iya, setelah Pak Walikota memberitahukan ke atasan saya, kemudian kami langsung buat infromasi mengenai hoax tersebut,”ujar Kabid Informasi […]

  • Bulan Oktober Mendatang,  35 Anggota Dewan Sudah Menerima Haknya

    Bulan Oktober Mendatang, 35 Anggota Dewan Sudah Menerima Haknya

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBInews.id –Sekretaris DPRD Kota Suakbumi Asep L Sukmana mengatakan, sebanyak 35 anggota dewan yang baru dilantik akan menerima hak keuanganya di bulan Oktober mendatang.”Jadi para wakil rakyat yang baru dilantik kemarin itu, hak keuanganya di bulan depan,”ujar Asep, Selasa, (03/09/2019). Asep menambahkan, hak-hak keuangan yang akan diperoleh para anggota dewan tersebut diantaranya, gaji pokok atau […]

  • Buruan Sae Menginspirasi Dunia Internasional Di Konferensi U-20

    Buruan Sae Menginspirasi Dunia Internasional Di Konferensi U-20

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Salah satu program ketahanan pangan, Buruan Sae, jadi inspirasi peserta konferensi U-20 yang digelar di Kota Bandung, 3-4 Agustus 2022. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar. Menurutnya, upaya meningkatkan ketahanan pangan sejalan dengan isu pangan yang belakangan menjadi perbincangan dunia. “Ini bisa menjadi praktik […]

  • Apresiasi Wakil Ketua Apdesi Kab Bandung dalam Pelantikan 22 Kades

    Apresiasi Wakil Ketua Apdesi Kab Bandung dalam Pelantikan 22 Kades

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, Mbinews.id –  Pelantikan Kepala Desa dari hasil Pilkades serentak Kab Bandung tahun 2023 berlangsung di gedung Toha Komplek Pemkab Bandung Jumat (13/ 10 /2023). Dalam Pelantikan Kades yang digelar Pemkab Bandung mendapat apresiasi Wakil Ketua Apdesi Kab Bandung yang juga Kepala Desa Arjasari, Rosiman biasa disapa Wa Ros . Dengan dipercepat pelantikan dari […]

  • Oded Imbau Warga Kota Bandung Tunggu Pengumuman Resmi KPU

    Oded Imbau Warga Kota Bandung Tunggu Pengumuman Resmi KPU

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial meminta masyarakat menunggu hasil resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ia juga meminta warga Kota Bandung merespon dengan bijak hasil perhitungan cepat atau quick count yang dikeluarkan oleh sejumlah lembaga survei. Oded menegaskan, Komisi Pemilihan Umum (KPI) merupakan lembaga penyelenggara Pemilu. Sehingga […]

expand_less