Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Tekan Inflasi dan Kemiskinan, Pemkot Sukabumi Gulirkan Program 12 PAS

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali menggulirkan program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah (12 PAS), sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Program yang diinisiasi Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi itu, kali ini menyasar masyarakat di Kelurahan Sukalarang dan Kelurahan Benteng, Rabu (23/9/2026).

Penyaluran bantuan dipimpin langsung Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Sosial, camat dan lurah, serta sejumlah mitra yang mendukung pelaksanaan program.

Bantuan yang disalurkan terdiri atas paket sembako, uang tunai, dan dukungan modal usaha. Bantuan tersebut diarahkan tidak hanya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memperkuat pemberdayaan ekonomi dan mendorong penerima manfaat agar lebih produktif.

Di Kelurahan Sukalarang, bantuan diberikan kepada Titik Sirikit, Atimah, Siti Mamu, Titin, Wini Winarti, dan Enung. Sementara itu, di Kelurahan Benteng, bantuan disalurkan kepada Erwana, Een, Ooy, Nenah, Nenih, Aan, Ciah, Ririn, dan Anggi.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan, program 12 PAS menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah untuk memastikan bantuan sosial dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Program 12 PAS merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar, sekaligus menjadi stimulus bagi masyarakat untuk meningkatkan kemandirian dan produktivitas ekonomi,”terang Ayep.

Menurut dia, penyaluran bantuan sosial juga berjalan beriringan dengan berbagai kebijakan pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.

Ayep menyebut, pengendalian inflasi di Kota Sukabumi dilakukan melalui sejumlah program, antara lain pasar murah, Gerakan Pangan Murah, 12 PAS, serta dukungan Baznas.

“Pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan melalui satu program saja. Pemerintah bersama berbagai pihak perlu menjalankan sejumlah intervensi secara berkelanjutan, termasuk melalui pasar murah, Gerakan Pangan Murah, program 12 PAS, dan dukungan Baznas,”katanya.

Ia juga menyampaikan, berdasarkan catatan yang dimilikinya, inflasi Kota Sukabumi berada di angka 2,77 persen. Ayep menyebut angka tersebut menempatkan Kota Sukabumi pada posisi yang disebutnya sebagai rekor terbaik kesembilan di Indonesia.

Selain penyaluran bantuan, lanjut Ayep, pelaksanaan 12 PAS episode 22 dan 23 turut menghadirkan layanan Grebek Desil yang disediakan Dinsos Kota Sukabumi. Layanan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat mengecek sekaligus menyampaikan kendala terkait data desil.

Masyarakat dapat membawa fotokopi kartu keluarga (KK) maupun soft file untuk dilakukan pengecekan data desil 1 hingga 5 secara langsung.

“Keberadaan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan akurasi data dalam penyaluran program perlindungan sosial,”ucapnya.

Program 12 PAS juga, kata Ayep, mendapat dukungan dari sejumlah mitra, antara lain Baznas, SCG, Telkom, Bank BJB, Pegadaian, serta Radar. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas dukungan terhadap program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pemkot Sukabumi, tambah Ayep, akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menjalankan program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

“Kolaborasi menjadi kunci agar program pemberdayaan dan perlindungan sosial dapat berjalan secara berkelanjutan. Harapannya, program ini tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga ikut mendorong peningkatan produktivitas masyarakat serta penurunan pengangguran dan kemiskinan di Kota Sukabumi,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Rapid Test Massal BIN, Berhasil Jaring Ribuan Sample  “30 Orang Dinyatakan Reaktif”

    Hasil Rapid Test Massal BIN, Berhasil Jaring Ribuan Sample “30 Orang Dinyatakan Reaktif”

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Rapid test yang digelar Badan Intilijen Negara (BIN) di Kota Bandung berhasil menjaring ribuan sampel. Hasilnya, sejumlah orang dinyatakan reaktif. Rapid test di Gedung Promosi jalan Cijerah Kamis (25/6/2020) dan Gedung Sate, Jalan Dipenogoro (Jumat 26/6/2020) memperoleh 1.145 sampel. Dari jumlah tersebut, terdapat hasil reaktif sebanyak 30 orang. Menurut Koordinator Lapangan Rapid […]

  • Sukses Hadir Di Kota Semarang Dan Jakarta, Kini RSI Hadir Di Kota Bandung

    Sukses Hadir Di Kota Semarang Dan Jakarta, Kini RSI Hadir Di Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Menjamurnya para pengguna sepeda di Kota Bandung menggiring Bike To Work bangun Rumah Sepeda Indonesia (RSI) Bandung. Sebelumnya RSI sukses dihadirkan di Kota Semarang dan Jakarta. Dengan mengusung visi movement terhadap sosial dan lingkungan, RSI ada guna mewadahi para pengguna sepeda. Bahkan, tidak hanya menggunakan sepeda, adanya RSI juga diharapkan dapat membangun […]

  • Pelacakan Epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung Di Atas Standar WHO,  Dinkes kota Bandung Terus Lakukan 3T

    Pelacakan Epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung Di Atas Standar WHO, Dinkes kota Bandung Terus Lakukan 3T

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan akan terus lakukan 3T (tracing, tracking, treatment) sebagai upaya mengendalikan pandemi Covid-19. Meski pun saat ini, pelacakan epidemiologi Covid-19 di Kota Bandung sudah di atas standar Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). “Kita tetap lakukan 3T dengan pegangan ketentuan dari WHO yaitu harus mencapai 1 per […]

  • DPRD Dukung Penuh Pemprov Jabar Kembali Buka Kegiatan Belajar Mengajar

    DPRD Dukung Penuh Pemprov Jabar Kembali Buka Kegiatan Belajar Mengajar

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    PUWAKARTA, MBInews.id –  Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana membuka kembali kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah dan DPRD Provinsi Jawa Barat mendukung penuh rencana tersebut. Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mengatakan, dengan rencana akan dibuka kembali KBM tatap muka, ada beberapa catatan yang harus di perhatikan terutama […]

  • Dari Delapan Pasien,  Bertambah Dua Pasitif Covid-19 ” Positif 10 Pasien” Di Kota Sukabumi

    Dari Delapan Pasien, Bertambah Dua Pasitif Covid-19 ” Positif 10 Pasien” Di Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI-, MBInews.id – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi kembali mencatat adanya penambahan pasien positif covid-19 di wilayahnya. Berdasarkan hasil swab dari labkes Provinsi Jawa barat pasien positif tersebut berjumlah dua orang. Sehingga saat ini pasien yang positif berjumlah 10 orang. “Informasi terbaru yang kami dapatkan dari labkes Jabar, ada penambahan dua orang. Sehingga sampai hari ini […]

  • Begitu Tuntas, DLH Akan Terima Pembangunan TPSA Dari Kementrian PUPR

    Begitu Tuntas, DLH Akan Terima Pembangunan TPSA Dari Kementrian PUPR

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinws.id– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi dalam waktu dekat akan menerima pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cikundul, yang dilakukan oleh Kementrian PUPR.”Informasinya, bulan Mei mendatang, pembangunanya tuntas, sehingga prioritas penyerahannya ke kita sekitar bulan Juni, dan sekitar Juli bisa dipakai,”ujar Kepala DLH Kota Sukabumi, Adil Budiman. Senin, (15/3/2021). Lebih lanjut Adil menjelaskan, Kementrian […]

expand_less