Breaking News
Trending Tags

Selama Ramadhan Pelayanan Jangan Kendur

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id — Sesuai Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memberlakukan jam kerja baru selama Ramadan 1440 H. Jam kerja ini akan berlaku mulai tanggal 1 Ramadan.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan A. Brillyana mengungkapkan, jumlah jam kerja selama Ramadan menjadi minimal 32,5 jam dalam sepekan. Durasi tersebut berkurang 2 jam dari hari-hari biasanya.

“Ada penyesuaian sesuai dengan Surat Edaran Kemenpan RB,” ungkap Yayan dalam Bandung Menjawab di Media Lounge Balai Kota Bandung, Kamis (2/5/2019).

Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan lima hari kerja, jam kerja dimulai pukul 08.00- 15.00 WIB untuk hari Senin sampai Kamis. Waktu istirahat pukul 12.00-12.30 WIB.

Sedangkan hari Jumat, jam kerja pada pukul 08.00 -15.30 WIB dengan istirahat pukul 11.30-12.30 WIB.

“Itu belum termasuk apel pagi. Jadi pukul 07.45 WIB tetap apel, baru pukul 08.00 WIB sudah ada di meja masing-masing untuk bekerja,” imbuhnya.

Sedangkan bagi instansi yang menerapkan 6 hari kerja, pada hari Senin-Kamis dan Sabtu, jam kerja dimulai pukul 08.00-14.00 WIB. Istirahat pada pukul 12.00 – 12.30 WIB.

Sedangkan pada hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 08.00 – 14.30 dengan istirahat pada pukul 11.30-12.30 WIB.

“Jumat tidak ada apel. Bagi yang mau, bisa berolahraga. Tetapi pada pukul 08.00 sudah ada di meja masing-masing,” ujar Yayan.

Di luar jam kerja itu, Yayan meminta agar para ASN tidak berkeliaran di tempat yang semestinya di luar tugas. Ia akan mulai menerapkan gerakan disiplin aparatur bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Saya minta ASN untuk melayani masyarakat dengan baik, berkinerja baik dan berdisiplin tinggi. Kalau tidak, sanksi pengurangan (tunjangan) akan diberlakukan,” tegas Yayan.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menegaskan pengurangan jam kerja selama ramadan ini bukan berarti membuat ASN Pemkot Bandung menjadi malas bekerja. Justru, harus semakin tangkas dan gesit dalam menyelesaikan tugas di tengah sempitnya waktu bekerja.

“Alhamdulillah sudah saya tandatangan SK bahwa memang untuk kebijakan ini sesuai dengan instruksi Menpan RB ada perubahan. Saya berharap dengan adanya perubahan waktu ini diharapkan harus lebih bertanggung jawab, karena jam kerja semakin kecil dan pendek kinerja harus semakin meningkat,” ucap Oded.

Tanpa terkecuali yang berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat, Oded mewanti-wanti agar semangat ASN Pemkot Bandung jangan sampai mengendur. Menurutnya memberikan pelayanan yang optimal juga sebagai bagian dari menambah amal kebaikan selama bulan ramadan.

“Jangan sampai sudah jam kerja diperpendek tapi malah leha-leha. Puasa itu bukan untuk leha-leha, tapi jihad seperti  peperangan di zaman Rosullullah juga banyak di bulan ramadan. Artinya bulan ramadan bukan untuk leha-leha, tapi harus meningkatkan jihad kita, dalam arti kesungguhan kita,” katanya. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan Pengelolaan Keuangan, BPKPD Kota Sukabumi Gelar Bimtek SIPKD

    Optimalkan Pengelolaan Keuangan, BPKPD Kota Sukabumi Gelar Bimtek SIPKD

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Optimalkan pengelolaan keuangan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabum menggelar kegiatan bimbingan teknis Peningkatan Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD), Selasa (19/12). Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji membuka langsung, kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kasubag Keuangan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Sukabumi tersebut. “Penyusunan laporan […]

  • BPKPD Kota Sukabumi Mengonkonfirmasi, Realisasi Penerimaan Pajak 2023 Memuaskan

    BPKPD Kota Sukabumi Mengonkonfirmasi, Realisasi Penerimaan Pajak 2023 Memuaskan

    • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Hingga akir tahun 2023 kemarin, Badan pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi menyebut, realisasi penerimaan pajak daerah Kota Sukabumi telah melebihi dari jumlah yang ditargetkan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Pajak Daerah pada BPKPD Kota Sukabumi, Ziad Panji Nurhari. Dirinya menyebutkan, dari 7 jenis sumber pajak […]

  • Tak Berlarut, Polisi Amankan Terduga Pelaku Demi Jaga Keamanan Warga

    Tak Berlarut, Polisi Amankan Terduga Pelaku Demi Jaga Keamanan Warga

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Ketegasan dan kecepatan aparat kepolisian kembali menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Menyusul adanya insiden penganiayaan di wilayah Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Polsek Cikole Polres Sukabumi Kota langsung mengambil langkah cepat guna mencegah meluasnya dampak keamanan di tengah masyarakat. Dalam waktu singkat, Unit Reskrim Polsek Cikole berhasil mengamankan seorang pria berinisial […]

  • Penyaluran Bantuan Sosial PPKM Darurat Kota Bandung Capai 99 Persen

    Penyaluran Bantuan Sosial PPKM Darurat Kota Bandung Capai 99 Persen

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG – MBInews.id – Penyaluran bantuan sosial untuk warga Kota Bandung terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sudah mencapai 99 persen. Dari target sasaran sebanyak 41.853 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), hingga Selasa, 27 Juli 2021 sudah tersalurkan kepada 41.457 KPM dan tersisa sebanyak 396 KPM. Penyaluran bantuan sosial berupa uang tunai sebesar Rp500.000 ini […]

  • Pekan Ini, Pantauan Diskopdagrin Kota Sukabumi Daging Ayam Broiler Turun Harga

    Pekan Ini, Pantauan Diskopdagrin Kota Sukabumi Daging Ayam Broiler Turun Harga

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pekan ini, komoditi daging ayam broiler menunjukan penurunan harga, saat ini komoditi tersebut dibandrol Rp37 ribu/kg dari harga sebelumnya sekitar Rp38 ribu/kg. Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumidi sekitar Pasar Pelita dan Tipar Gede, turunnya harga daging ayam semenjak sepekan lalu. “Iya harganya sudah mulai berangusr turun […]

  • Ketua Setgab Paslon Fahmi-Dida Desak KPU Berindak, Terkait Fenomena “Syahadat Gocip” di Kota Sukabumi

    Ketua Setgab Paslon Fahmi-Dida Desak KPU Berindak, Terkait Fenomena “Syahadat Gocip” di Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinew.id – Fenomena kampanye politik yang melibatkan pelafalan dua kalimat syahadat disertai pemberian uang Rp50 ribu, atau yang akrab disebut “Syahadat Gocip,” menjadi sorotan tajam di Kota Sukabumi. Praktik ini dilaporkan dilakukan oleh tim salah satu pasangan calon (paslon) wali kota Sukabumi, khususnya paslon nomor urut dua. Ketua Sekretariat Gabungan (Setgab) Paslon Achmad Fahmi-Dida Sembada, […]

expand_less