Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Selama Ramadhan Pelayanan Jangan Kendur

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
  • visibility 93
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id — Sesuai Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memberlakukan jam kerja baru selama Ramadan 1440 H. Jam kerja ini akan berlaku mulai tanggal 1 Ramadan.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Yayan A. Brillyana mengungkapkan, jumlah jam kerja selama Ramadan menjadi minimal 32,5 jam dalam sepekan. Durasi tersebut berkurang 2 jam dari hari-hari biasanya.

“Ada penyesuaian sesuai dengan Surat Edaran Kemenpan RB,” ungkap Yayan dalam Bandung Menjawab di Media Lounge Balai Kota Bandung, Kamis (2/5/2019).

Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan lima hari kerja, jam kerja dimulai pukul 08.00- 15.00 WIB untuk hari Senin sampai Kamis. Waktu istirahat pukul 12.00-12.30 WIB.

Sedangkan hari Jumat, jam kerja pada pukul 08.00 -15.30 WIB dengan istirahat pukul 11.30-12.30 WIB.

“Itu belum termasuk apel pagi. Jadi pukul 07.45 WIB tetap apel, baru pukul 08.00 WIB sudah ada di meja masing-masing untuk bekerja,” imbuhnya.

Sedangkan bagi instansi yang menerapkan 6 hari kerja, pada hari Senin-Kamis dan Sabtu, jam kerja dimulai pukul 08.00-14.00 WIB. Istirahat pada pukul 12.00 – 12.30 WIB.

Sedangkan pada hari Jumat, jam kerja dimulai pukul 08.00 – 14.30 dengan istirahat pada pukul 11.30-12.30 WIB.

“Jumat tidak ada apel. Bagi yang mau, bisa berolahraga. Tetapi pada pukul 08.00 sudah ada di meja masing-masing,” ujar Yayan.

Di luar jam kerja itu, Yayan meminta agar para ASN tidak berkeliaran di tempat yang semestinya di luar tugas. Ia akan mulai menerapkan gerakan disiplin aparatur bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Saya minta ASN untuk melayani masyarakat dengan baik, berkinerja baik dan berdisiplin tinggi. Kalau tidak, sanksi pengurangan (tunjangan) akan diberlakukan,” tegas Yayan.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menegaskan pengurangan jam kerja selama ramadan ini bukan berarti membuat ASN Pemkot Bandung menjadi malas bekerja. Justru, harus semakin tangkas dan gesit dalam menyelesaikan tugas di tengah sempitnya waktu bekerja.

“Alhamdulillah sudah saya tandatangan SK bahwa memang untuk kebijakan ini sesuai dengan instruksi Menpan RB ada perubahan. Saya berharap dengan adanya perubahan waktu ini diharapkan harus lebih bertanggung jawab, karena jam kerja semakin kecil dan pendek kinerja harus semakin meningkat,” ucap Oded.

Tanpa terkecuali yang berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat, Oded mewanti-wanti agar semangat ASN Pemkot Bandung jangan sampai mengendur. Menurutnya memberikan pelayanan yang optimal juga sebagai bagian dari menambah amal kebaikan selama bulan ramadan.

“Jangan sampai sudah jam kerja diperpendek tapi malah leha-leha. Puasa itu bukan untuk leha-leha, tapi jihad seperti  peperangan di zaman Rosullullah juga banyak di bulan ramadan. Artinya bulan ramadan bukan untuk leha-leha, tapi harus meningkatkan jihad kita, dalam arti kesungguhan kita,” katanya. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, PWI Kota Bandung Bagi-bagi Takjil Gratis

    Lagi, PWI Kota Bandung Bagi-bagi Takjil Gratis

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung, kembali turun ke jalan berbaur dengan masyarakat dalam rangka bagi-bagi hidangan berbuka puasa berupa takjil gratis untuk masyarakat yang melintas di depan sekretariat PWI Kota Bandung di Komplek Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani No. 262 Bandung, Jumat (17/05/2019). Menurut ketua penyelenggara, Asep Budianto, kegiatan bagi-bagi takjil […]

  • Fantastis, Bazar Buku Big Bad Wolf Berikan Discount Gede – Gedean Dibawah Harga Retail

    Fantastis, Bazar Buku Big Bad Wolf Berikan Discount Gede – Gedean Dibawah Harga Retail

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Dalam rangka meningkatkan minat baca dan literasi di Indonesia, Bazar Buku Terbesar di Dunia Bazar Buku Big Bad Wolf kembali hadir untuk ke lima kalinya di Jakarta. Bazar ini akan diadakan pada tanggal 6 – 16 Maret 2020 di Indonesia Convention dan Exhibition (ICE) BSD Hall 7 – 10 (4 Hall) dengan […]

  • Kota Bandung Adakan Kebijakan Ganjil Genap Di Pintu Tol Hanya Untuk Kendaraan Plat Nomor Non D

    Kota Bandung Adakan Kebijakan Ganjil Genap Di Pintu Tol Hanya Untuk Kendaraan Plat Nomor Non D

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kebijakan pengaturan kendaraan ganjil genap akan dilaksanakan di Kota Bandung pada 3-5 September ini. Namun, warga sekitar Bandung Raya tak perlu khawatir karena tidak akan terjaring dalam penyekatan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, E. M. Ricky Gustiadimengungkapkan untuk aturan ganjil genap kali ini hanya diberlakukan bagi kendaraan non plat D. Sehingga […]

  • Ketua DPRD Usul 10 Stilasi Jejak Bandung Lautan Api Bisa Jadi Obyek Wisata Edukasi

    Ketua DPRD Usul 10 Stilasi Jejak Bandung Lautan Api Bisa Jadi Obyek Wisata Edukasi

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan mengusulkan agar 10 stilasi jejak Bandung Lautan Api menjadi wisata edukasi. Hal itu dilontarkannya usai mengikuti upacara Peringatan Bandung Lautan Api di Balai Kota Bandung, Rabu (24/3/2021).  “Saya mendorong untuk direvitalisasi. Jadi bukan hanya monumen saja, harus ada edukasinya. Kami (DPRD) mohon agar ada tambahan edukasi,” […]

  • Masyarakat Butuh Transparansi UU Cipta Kerja. KI Jabar : Kalau Bersih Kenapa Harus Risih?

    Masyarakat Butuh Transparansi UU Cipta Kerja. KI Jabar : Kalau Bersih Kenapa Harus Risih?

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInewa.id – Ketua Komisi Infomasi (KI) Jabar Ijang Faisal/ IF, meminta pemerintah untuk segera membuka akses terhadap undang-undang Cipta kerja. Menur utnya masyarakat butuh mengakses undang-undang tersebut untuk menghilangkan keraguan yang selama ini menjadi polemik. Menurut IF, hoaks yang disangkakan pemerintah dan DPR saat ini bisa jadi karena tertutupnya akses publik. “Padahal UU nomor […]

  • Percepat ‘Herd Immunity’, Kota Bandung Targetkan Capai 70 Persen Warga Tervaksin September Mendatang

    Percepat ‘Herd Immunity’, Kota Bandung Targetkan Capai 70 Persen Warga Tervaksin September Mendatang

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan 70 persen warga Kota Bandung selesai vaksinasi pada September 2021. Hal tersebut untuk mempercepat terbentuknya ‘herd immunity’. “Selama vaksinnya ada, kami yakin bisa mencapai 70 persen di September tercapai,” tutur Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di sela-sela meninjau vaksinasi Kelurahan Sukahaji di Graha Mutiara, Senin 16 […]

expand_less