Breaking News
Trending Tags

Merasa Dirugikan, Pengelola Pasar Pelita Layangkan Surat ke Pemerintah Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
  • visibility 168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews,id – Pasca diresmikan beberapa tahun lalu, aktivitas perdagangan di Pasar Modern Pelita Sukabumi saat ini masih belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Ditambah lagi saat ini, di sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi, masih banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan.

Minimnya pengawasan dan ketegasan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi terhadap PKL yang berjualan di bahu jalan, tentunya menjadi salah satu faktor dari kesemrawutan yang terjadi di sekitaran Pasar Modern Pelita Sukabumi saat ini.

PT Fortunindo Artha Perkasa (FAP) selaku pengembang Pasar Modern Pelita Sukabumi melalui perwakilannya, membenarkan terkait situasi saat ini yang menjadi kendala bagi perusahaan untuk menjual kios maupun los. Meskipun hal tersebut sesuai dengan perjanjian kerjasama yang dilakukan bersama Pemerintah Kota Sukabumi dengan PT FAP sebagai pengembang dan penglola Pasa Modern Pelita Sukabumi.

“Kami bingung, saat ini jalan menuju pasar kembali tertutup oleh PKL maupun parkir liar. Ditambah lagi saat ini, adanya pasar pasar awning yang berdiri di sekitaran Pasar Pelita,” ujar perwakilan PT FAP yang juga merupakan pengelola Pasar Modern Pelita Sukabumi, Sonya Yuliana, kepada awak media Senin (06/02).

Kios di Pasar Modern Pelita Sukabumi yang masih kosong.

Menyikapi hal tersebut, Sonya melanjutkan bahwa selaku perusahaan yang telah menanamkan modal investasi yang tidak sedikit tersebut, pihaknya telah melakukan komunikasi bahkan dengan bersurat resmi kepada Pemerintah Kota Sukabumi.

“Sudah dua kali kami layangkan surat ke Pemda Kota Sukabumi, terkait kondisi saat ini yang jelas-jelas telah menyalahi perjanjian kerjasama,” jelasnya.

Masih menurut Sonya, pihaknya berharap dengan dilayangkan surat kepada Pemerintah Kota Sukabumi, akan ada langkah konkret aparatur pemerintahan untuk menyikapi kondisi yang terjadi saat ini.

“Kalau masih bisa kita mediasi untuk keberlangsungan yang lebih baik, tapi jika tidak ditanggapi maka akan kita tempuh jalur yang lebih tinggi lagi, seperti melayangkan somasi pada pihak Pemda Kota Sukabumi,” tegasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi KI Jabar  Dengan Kantor Arsip Unpad Bandung , Upaya Melaksanakan Keterbukaan Informasi Pada Masa Pandemi Covid-19

    Kolaborasi KI Jabar Dengan Kantor Arsip Unpad Bandung , Upaya Melaksanakan Keterbukaan Informasi Pada Masa Pandemi Covid-19

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id –  Komisi Informasi Jawa Barat berkolaborasi dengan Kantor Arsip Universitas Padjadjaran Bandung menggelar kegiatan Webinar Nasional bertema “Arsip Digital Sebagai Bagian Dari Upaya Melaksanakan Keterbukaan Informasi Pada Masa Pandemi Covid-19”, pada hari Senin,(5/4/2021). Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sambutan kepala kantor Arsip UNPAD, dan acara dibuka langsung oleh Ketua Komisi […]

  • Pekan ini, Harga Cabai Kembali Naik

    Pekan ini, Harga Cabai Kembali Naik

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    SUKABUMI-Mbinews.id– Akibat faktor cuaca saat ini, sejumlah bahan pokok penting (bapokting) alami penaikan harga. Terutam komoditi jenis sayur-sayuran. Seperti cabai merah besar TW yang saat ini dibandrol Rp36 ribu dari harga sebelumnya Rp32 ribu /kg, kemudian cabai keriting merah semula Rp45 ribu menjadi Rp48 ribu /kg, begitu juga dengan cabai rawit merah dari Rp80 ribu […]

  • Masalah Sosial di Sukamiskin Kota Bandung Diselesaikan dengan SiDesi

    Masalah Sosial di Sukamiskin Kota Bandung Diselesaikan dengan SiDesi

    • calendar_month Sabtu, 15 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kolaborasi bisa menyelesaikan permasalah dibandingkan kompetitif , Lurah Sukamiskin,Kota Bandung, Farida Agustin , mencari relasi yang tepat untuk ia ajak kolaborasi menyelesaikan permasalahan di Kelurahan Sukamiskin , Kota Bandung. Dari kaloborasi itu lahir SiDesi, ( Sukamiskin Dilevery Sevice ), dan program inovasi lainnya yang ternyata efektif untuk mengurai beragam permasalahan sosial di […]

  • Silaturahmi Bupati Bandung Bersama Para Pemuda Bedas di Gedung Toha Pemkab Bandung

    Silaturahmi Bupati Bandung Bersama Para Pemuda Bedas di Gedung Toha Pemkab Bandung

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – Silaturahmi bersama para pemuda Bedas hadirkan Karang Taruna Kab Bandung dan juga KNPI Kab Bandung berlangsung di gedung Moh Toha Pemkab Bandung. (6/2/2024) Dikatakan Bupati Bandung Dr. HM.Dadang Supriatna MSI. SIp, mengatakan,” kami mengajak Dan berpesan kepada para pemuda Bedas, baik yang tergabung dalam Karang Taruna maupun KNPI Kab Bandung untuk […]

  • Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bandung Capai Jutaan Jiwa, Pemkab Bandung Siapkan Tenaga Lokal Desa Wisata Tour Guide

    Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bandung Capai Jutaan Jiwa, Pemkab Bandung Siapkan Tenaga Lokal Desa Wisata Tour Guide

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung mencapai 6 juta sampai 7 juta jiwa pada setiap tahunnya. Melihat kunjungan wisatawan yang cukup signifikan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan berusaha untuk memanfaatkan potensi dan peluang usaha atau bisnis pariwisata yang dapat meningkatkan kesejahteraan  masyarakat. Atas dasar potensi kunjungan wisatawan itu, Dinas […]

  • Hari Pertama, PSBB Kota Sukabumi Tergolong Masih Tinggi

    Hari Pertama, PSBB Kota Sukabumi Tergolong Masih Tinggi

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tingkat pergerakan masyarakat di hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  di Kota Sukabumi tergolong masih tinggi. Tak heran jika Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi bersama unsur Forkopimda akan melakukan rekayasa arus, khususnya di jalan A.Yani.”Kita akan kembali lakukan rekayasa arus di Jalan A.Yani,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi disela pemantauan PSSB yang dipusatkan […]

expand_less