Breaking News
Trending Tags

Bantu Tangani Covid-19, PT. SGD Luncurkan “MSB” Alat Komunikasi & Penerima Bantuan Sosial

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 memberi dampak ancaman resesi ekonomi dan stabilitas pangan di masyarakat. Dibutuhkan suatu infrastruktur teknologi terintegrasi guna memudahkan penyampaian bantuan sosial secara cepat, akurat, dan tepat dari pemangku kebijakan kepada masyarakat penerima manfaat efek wabah ini.

Guna merealisasikan itu dan sebagai bentuk respon ikut menanggulangi wabah Covid-19, PT Sumbu Global Digital (SGD) di Bandung, meluncurkan satu perangkat berbasis IOT (internet of things), dinamai Momen Social Box (MSB)

Perangkat MSB ini dikembangkan dengan dua fungsi utama. Pertama sebagai alat komunikasi dua arah berbasis 2 mode jaringan GSM dan satelit, sehingga alat ini bisa ditempatkan dimana saja untuk kebutuhan komunikasi antara masyarakat pelosok dan pemangku kebijakan di pusat, tanda terkendala letak geografis suatu wilayah.

Kedua, MSB berfungsi sebagai Bank Beras Otomatis. Bagi warga penerima manfaat dari program keluarga harapan (PKH) atau warga kategori miskin baru penerima bantuan sosial dampak pandemi Covid-19, dapat mengambil berasnya melalui alat ini, cukup dengan menggunakan kartu E-KTP yang ditempelkan pada sensor MSB.

CEO PT SGD, Robby Ibong mengatakan, sebenarnya perangkat MSB ini sudah diimplementasikan oleh pihaknya selama 3 tahun (2017) hingga saat ini di kampung-kampung nelayan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

“Perangkat MSB ini ditempatkan di darat, dan berfungsi sebagai media komunikasi antara nelayan ketika berada d laut dan keluarganya. Sehingga informasi keselamatan nelayan dapat diketahui keluarganya selama 24 jam. Selain itu, keluarga nelayan yang ada di rumah, bisa mengambil jatah beras bulanan mereka dari sedekah donatur melalui alat ini,” ujarnya dalam rilis, rabu (06/05/2020) di Bandung.

Dia menyebutkan, dampak pandemi Covid-19, kini muncul kemiskinan baru karena banyak warga yang tidak bisa bekerja. Hal ini terkait kebijakan PSBB yang harus dipatuhi guna memutus rantai penyebaran virus Corona. Sehingga banyak warga tidak bisa bekerja lagi dan kena PHK.

Atas dasar itu, pihaknya coba ikut membantu melawan wabah ini dengan memanfaatkan fungsi mesin MSB yang tadinya untuk masyarakat pesisir atau nelayan, kini juga bisa diimplementasikan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di perkotaan, pedalaman, pegunungan atau masyarakat di pulau terluar di tanah air.

“Sebenarnya, MSB akan terasa lebih berefek jika ditempatkan di masyarakat pelosok atau pulau-pulau terluar. Karena selain sebagai tempat penyalurkan bantuan beras dari donatur untuk warga kurang mampu, alat MSB juga dilengkapi fasilitas komunikasi yang dibutuhkan warga untuk berkomunikasi. Penempatan MSB bisa di mesjid, atau kantor lurah/desa, sesuai kebutuhan setempat” tukasnya.

Dan pengambilan beras dari donatur, sedekah atau zakat pada mesin MSB ini, sambung Robby, sudah dirancang hanya dapat menggunakan E-KTP. Cukup dengan cara menempelkan atau tapping kartu E-KTP pada sensor mesin. Terutama warga yang sudah terdata oleh pemerintah melalui E-KTP yang bisa mengambil beras pada mesin MSB.

“Selain itu, waktu dan jadwal pengambilan beras oleh setiap warga penerima manfaat, dapat diatur sehingga tidak terjadi penumpukan atau antrean. Dan bagi masyarakat yang memiliki kelebihan, bisa menyumbangkan beras dan disalurkan melalui MSB. Dengan demikian, hubungan sosial dan kesetiakawanan di masyarakat tumbuh,” ucapnya lagi.

Bahkan dia memaparkan, fungsi perangkat MSB ini sebagai alat komunikasi akan terasa maksimal jika memanfaatkan seluruh fasilitas yang ditanamkan pada engine berbasis IOT itu. Selain memiliki fasilitas WiFi gratis, tablet ukuran 9,7 inc yang ditanam pada perangkat MSB, sangat multifungsi.

Antara lain dapat digunakan untuk Video Call/Video tele conference antara warga ke pusat, layanan emergency call, Mitigasi Bencana Covid-19, monitoring wabah Covid 19 yang muncul di pelosok, Treceability/pelacakan kasus ODP/PDP Covid 19) di masyarakat, Weather Forecast (cuaca), monitoring polusi udara, layanan pembelajaran jarak jauh, dan benteng pertahanan teritorial digital di pelosok.

“Sehingga manfaat MSB bisa dirasakan lebih, tidak hanya sekadar bank beras semata, tetapi juga sebagai alat komunikasi berbasis IOT. Dan diharapkan keberadaan MSB di masyarakat, bisa ikut membantu penanggulangan dan pencegahan wabah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (red)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Lokasi Bencana ini Pesan Farhan

    Tinjau Lokasi Bencana ini Pesan Farhan

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah bergerak cepat dalam menangani dampak bencana yang terjadi akibat cuaca ekstrem. “Semua dinas di Pemerintah Kota Bandung turun tangan langsung. Ini menunjukkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya. Hal itu ia utarakan setelah meninjau ke sejumlah titik terdampak bencana […]

  • Tak Dipungut Biaya, Kodam III/Siliwangi Buka Penerimaan Bintara-Tamtama Gelombang I 2027

    Tak Dipungut Biaya, Kodam III/Siliwangi Buka Penerimaan Bintara-Tamtama Gelombang I 2027

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 1.081
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Kodam III/Siliwangi membuka penerimaan Bintara dan Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2027. Pendaftaran resmi dimulai 1 Oktober 2026 dan seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya. Kesempatan tersebut terbuka tidak hanya bagi calon yang berdomisili di Jawa Barat. Calon dari luar daerah, termasuk dari luar Pulau Jawa, tetap […]

  • Farhan Lepas Ekspedisi Kartini II Mahasiswa Unpas ke Lima Gunung di Timur Indonesia

    Farhan Lepas Ekspedisi Kartini II Mahasiswa Unpas ke Lima Gunung di Timur Indonesia

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan dukungan penuh terhadap Ekspedisi Jejak Kartini II yang diinisiasi oleh organisasi pecinta alam Mapag Alam Universitas Pasundan (Unpas). Ekspedisi ini dilepas secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, di Kampus II Unpas Tamansari, Kamis 17 Juli 2025. Sebanyak lima mahasiswa Unpas akan mendaki lima gunung yang […]

  • Rapat Paripurna DPRD Kota bandung mengesahkan Raperda Perubahan APBD 2025

    Rapat Paripurna DPRD Kota bandung mengesahkan Raperda Perubahan APBD 2025

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung Tahun Anggaran 2025, telah disetujui dan diputuskan oleh DPRD Kota Bandung. Diputuskan melalui Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Raperda Kota Bandung tentang Perubahan APBD T.A 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi, Jumat 11 Juli 2025. Wali Kota […]

  • Kebudayaan Jangan Sampai Hilang Termakan Zaman, Pengiat Kampung Wisata ;  Beras Perelek Yang Sudah Hilang..?

    Kebudayaan Jangan Sampai Hilang Termakan Zaman, Pengiat Kampung Wisata ; Beras Perelek Yang Sudah Hilang..?

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Seperti di Indonesia yang luar biasa potensi sumberdaya alamnya, termasuk Jawa Barat, hingga kabupaten Sukabumi memiliki Geopark Ciletuh yang diakui UNESCO, papar R. Moch Agus Ramdhani yang biasa di sapa mang dhani sebagai penggiat kampung wisata saat bertemu di gedung sate Jln. Dipenogoro Bandung, Rabu,  (29/1/2020). Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, resmi mendapatkan predikat […]

  • Wali Kota Bandung: Dari Pengangkutan Sampah Bermasalah, Sampai Kebutuhan Penitipan Anak Bisa Terpetakan di Laci RW

    Wali Kota Bandung: Dari Pengangkutan Sampah Bermasalah, Sampai Kebutuhan Penitipan Anak Bisa Terpetakan di Laci RW

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Apa jadinya jika sebuah RW memiliki “bank data” warganya sendiri? Itulah yang kini Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan ingin wujudkan di Kota Bandung lewat inovasi Layanan Catatan Informasi RW atau Laci RW. Program ini sederhana, tapi sangat bermanfaat. Semua data warga dikumpulkan secara detail, jumlah balita, kondisi kesehatan, potensi stunting, pengelolaan […]

expand_less