Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Bantu Tangani Covid-19, PT. SGD Luncurkan “MSB” Alat Komunikasi & Penerima Bantuan Sosial

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 memberi dampak ancaman resesi ekonomi dan stabilitas pangan di masyarakat. Dibutuhkan suatu infrastruktur teknologi terintegrasi guna memudahkan penyampaian bantuan sosial secara cepat, akurat, dan tepat dari pemangku kebijakan kepada masyarakat penerima manfaat efek wabah ini.

Guna merealisasikan itu dan sebagai bentuk respon ikut menanggulangi wabah Covid-19, PT Sumbu Global Digital (SGD) di Bandung, meluncurkan satu perangkat berbasis IOT (internet of things), dinamai Momen Social Box (MSB)

Perangkat MSB ini dikembangkan dengan dua fungsi utama. Pertama sebagai alat komunikasi dua arah berbasis 2 mode jaringan GSM dan satelit, sehingga alat ini bisa ditempatkan dimana saja untuk kebutuhan komunikasi antara masyarakat pelosok dan pemangku kebijakan di pusat, tanda terkendala letak geografis suatu wilayah.

Kedua, MSB berfungsi sebagai Bank Beras Otomatis. Bagi warga penerima manfaat dari program keluarga harapan (PKH) atau warga kategori miskin baru penerima bantuan sosial dampak pandemi Covid-19, dapat mengambil berasnya melalui alat ini, cukup dengan menggunakan kartu E-KTP yang ditempelkan pada sensor MSB.

CEO PT SGD, Robby Ibong mengatakan, sebenarnya perangkat MSB ini sudah diimplementasikan oleh pihaknya selama 3 tahun (2017) hingga saat ini di kampung-kampung nelayan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

“Perangkat MSB ini ditempatkan di darat, dan berfungsi sebagai media komunikasi antara nelayan ketika berada d laut dan keluarganya. Sehingga informasi keselamatan nelayan dapat diketahui keluarganya selama 24 jam. Selain itu, keluarga nelayan yang ada di rumah, bisa mengambil jatah beras bulanan mereka dari sedekah donatur melalui alat ini,” ujarnya dalam rilis, rabu (06/05/2020) di Bandung.

Dia menyebutkan, dampak pandemi Covid-19, kini muncul kemiskinan baru karena banyak warga yang tidak bisa bekerja. Hal ini terkait kebijakan PSBB yang harus dipatuhi guna memutus rantai penyebaran virus Corona. Sehingga banyak warga tidak bisa bekerja lagi dan kena PHK.

Atas dasar itu, pihaknya coba ikut membantu melawan wabah ini dengan memanfaatkan fungsi mesin MSB yang tadinya untuk masyarakat pesisir atau nelayan, kini juga bisa diimplementasikan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di perkotaan, pedalaman, pegunungan atau masyarakat di pulau terluar di tanah air.

“Sebenarnya, MSB akan terasa lebih berefek jika ditempatkan di masyarakat pelosok atau pulau-pulau terluar. Karena selain sebagai tempat penyalurkan bantuan beras dari donatur untuk warga kurang mampu, alat MSB juga dilengkapi fasilitas komunikasi yang dibutuhkan warga untuk berkomunikasi. Penempatan MSB bisa di mesjid, atau kantor lurah/desa, sesuai kebutuhan setempat” tukasnya.

Dan pengambilan beras dari donatur, sedekah atau zakat pada mesin MSB ini, sambung Robby, sudah dirancang hanya dapat menggunakan E-KTP. Cukup dengan cara menempelkan atau tapping kartu E-KTP pada sensor mesin. Terutama warga yang sudah terdata oleh pemerintah melalui E-KTP yang bisa mengambil beras pada mesin MSB.

“Selain itu, waktu dan jadwal pengambilan beras oleh setiap warga penerima manfaat, dapat diatur sehingga tidak terjadi penumpukan atau antrean. Dan bagi masyarakat yang memiliki kelebihan, bisa menyumbangkan beras dan disalurkan melalui MSB. Dengan demikian, hubungan sosial dan kesetiakawanan di masyarakat tumbuh,” ucapnya lagi.

Bahkan dia memaparkan, fungsi perangkat MSB ini sebagai alat komunikasi akan terasa maksimal jika memanfaatkan seluruh fasilitas yang ditanamkan pada engine berbasis IOT itu. Selain memiliki fasilitas WiFi gratis, tablet ukuran 9,7 inc yang ditanam pada perangkat MSB, sangat multifungsi.

Antara lain dapat digunakan untuk Video Call/Video tele conference antara warga ke pusat, layanan emergency call, Mitigasi Bencana Covid-19, monitoring wabah Covid 19 yang muncul di pelosok, Treceability/pelacakan kasus ODP/PDP Covid 19) di masyarakat, Weather Forecast (cuaca), monitoring polusi udara, layanan pembelajaran jarak jauh, dan benteng pertahanan teritorial digital di pelosok.

“Sehingga manfaat MSB bisa dirasakan lebih, tidak hanya sekadar bank beras semata, tetapi juga sebagai alat komunikasi berbasis IOT. Dan diharapkan keberadaan MSB di masyarakat, bisa ikut membantu penanggulangan dan pencegahan wabah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (red)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program HAMBK, Tingkatkan Kinerja PDAM Tirta Raharja Melalui Inovasi Teknologi Digital

    Program HAMBK, Tingkatkan Kinerja PDAM Tirta Raharja Melalui Inovasi Teknologi Digital

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBInews id – Dalam rangka keikutsertaan Perumda Air Minum Tirta Raharja pada program hibah air minum berbasis kinerja (HAMBK) khusus penanganan covid-19 bantuan pemerintah Australia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR). Dalam rangka meningkatkan komunikasi informasi edukasi kepada masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat maka diagendakan talkshow penutup pada hari […]

  • Rampingkan Birokrasi, Pemkot Bandung Lantik 28 Pejabat Fungsional

    Rampingkan Birokrasi, Pemkot Bandung Lantik 28 Pejabat Fungsional

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai upaya memberikan pelayanan prima, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melantik sejumlah jabatan fungsional. Di antaranya jabatan fungsional kesehatan, pendidikan, perencanaan, hingga CPNS sebagai pengangkatan pertama. Pelantikan langsung dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna juga Kepala BKPSDM, Adi Djundjunan. “Ini untuk meningkatkan […]

  • Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Jawa Barat Kunjungi Kota Sukabumi: Uji Kelayakan Tiga Bangunan Bersejarah

    Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Jawa Barat Kunjungi Kota Sukabumi: Uji Kelayakan Tiga Bangunan Bersejarah

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menerima kunjungan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Jawa Barat di Ruang utama Balai Kota Sukabumi, Kamis (18/7/2024). “Alhamdulillah hari ini kami kedatangan tim dari TACB Provinsi Jawa Barat, ada tiga objek bagunan cagar budaya yang diusulkan Pemkot Sukabumi, yakni gedung Balai Kota Sukabumi, Gereja Sidang […]

  • Pergantian Antarwaktu Masa Bakti 2019-2024, Yana Jadi Ketua Mabicab Kota Bandung

    Pergantian Antarwaktu Masa Bakti 2019-2024, Yana Jadi Ketua Mabicab Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 25 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jabar, Atalia Praratya melantik Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kota Bandung, Yana Mulyana pergantian antarwaktu masa bakti 2019-2024 pada Kamis, 25 Agustus 2022. Sepeninggal almarhum Oded M. Danial, posisi Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kota Bandung mengalami kekosongan kekuasaan. Melalui pelantikan ini, Yana berharap, bisa meneruskan sisa masa […]

  • Komisi II Soroti Penurunan Hasil Budidaya Perikanan

    Komisi II Soroti Penurunan Hasil Budidaya Perikanan

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    TASIKMALAYA, Mbinews.id – Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat soroti turunnya hasil budidaya bibit perikanan, penurunan jumlah hasil pembibitan tersebut terjadi karena menurunnya pasokan pakan ikan di tengah pandemi covid-19. Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Faizal Hafan Farid saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang Dinas Perikanan dan Kelautan Wilayah […]

  • BPBD Kota Sukabumi Catat, Selama Semester Satu Terjadi 104 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

    BPBD Kota Sukabumi Catat, Selama Semester Satu Terjadi 104 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Sepanjang periode Januari hingga Juni 2021 (semseter satu), Badan penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat, jumlah bencana di Kota Sukabumi mencapai 104 kejadian, yang menyebar di tujuh kecamatan. “Berdasarkan catatatan kami, sebanyak 104 kejadian menimpa Kota Suakbumi sepanjang Januari hingga Juni 2021,”ujar Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnaen Barhami, melalui […]

expand_less