Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Bantu Tangani Covid-19, PT. SGD Luncurkan “MSB” Alat Komunikasi & Penerima Bantuan Sosial

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Mei 2020
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pandemi Covid-19 memberi dampak ancaman resesi ekonomi dan stabilitas pangan di masyarakat. Dibutuhkan suatu infrastruktur teknologi terintegrasi guna memudahkan penyampaian bantuan sosial secara cepat, akurat, dan tepat dari pemangku kebijakan kepada masyarakat penerima manfaat efek wabah ini.

Guna merealisasikan itu dan sebagai bentuk respon ikut menanggulangi wabah Covid-19, PT Sumbu Global Digital (SGD) di Bandung, meluncurkan satu perangkat berbasis IOT (internet of things), dinamai Momen Social Box (MSB)

Perangkat MSB ini dikembangkan dengan dua fungsi utama. Pertama sebagai alat komunikasi dua arah berbasis 2 mode jaringan GSM dan satelit, sehingga alat ini bisa ditempatkan dimana saja untuk kebutuhan komunikasi antara masyarakat pelosok dan pemangku kebijakan di pusat, tanda terkendala letak geografis suatu wilayah.

Kedua, MSB berfungsi sebagai Bank Beras Otomatis. Bagi warga penerima manfaat dari program keluarga harapan (PKH) atau warga kategori miskin baru penerima bantuan sosial dampak pandemi Covid-19, dapat mengambil berasnya melalui alat ini, cukup dengan menggunakan kartu E-KTP yang ditempelkan pada sensor MSB.

CEO PT SGD, Robby Ibong mengatakan, sebenarnya perangkat MSB ini sudah diimplementasikan oleh pihaknya selama 3 tahun (2017) hingga saat ini di kampung-kampung nelayan di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

“Perangkat MSB ini ditempatkan di darat, dan berfungsi sebagai media komunikasi antara nelayan ketika berada d laut dan keluarganya. Sehingga informasi keselamatan nelayan dapat diketahui keluarganya selama 24 jam. Selain itu, keluarga nelayan yang ada di rumah, bisa mengambil jatah beras bulanan mereka dari sedekah donatur melalui alat ini,” ujarnya dalam rilis, rabu (06/05/2020) di Bandung.

Dia menyebutkan, dampak pandemi Covid-19, kini muncul kemiskinan baru karena banyak warga yang tidak bisa bekerja. Hal ini terkait kebijakan PSBB yang harus dipatuhi guna memutus rantai penyebaran virus Corona. Sehingga banyak warga tidak bisa bekerja lagi dan kena PHK.

Atas dasar itu, pihaknya coba ikut membantu melawan wabah ini dengan memanfaatkan fungsi mesin MSB yang tadinya untuk masyarakat pesisir atau nelayan, kini juga bisa diimplementasikan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di perkotaan, pedalaman, pegunungan atau masyarakat di pulau terluar di tanah air.

“Sebenarnya, MSB akan terasa lebih berefek jika ditempatkan di masyarakat pelosok atau pulau-pulau terluar. Karena selain sebagai tempat penyalurkan bantuan beras dari donatur untuk warga kurang mampu, alat MSB juga dilengkapi fasilitas komunikasi yang dibutuhkan warga untuk berkomunikasi. Penempatan MSB bisa di mesjid, atau kantor lurah/desa, sesuai kebutuhan setempat” tukasnya.

Dan pengambilan beras dari donatur, sedekah atau zakat pada mesin MSB ini, sambung Robby, sudah dirancang hanya dapat menggunakan E-KTP. Cukup dengan cara menempelkan atau tapping kartu E-KTP pada sensor mesin. Terutama warga yang sudah terdata oleh pemerintah melalui E-KTP yang bisa mengambil beras pada mesin MSB.

“Selain itu, waktu dan jadwal pengambilan beras oleh setiap warga penerima manfaat, dapat diatur sehingga tidak terjadi penumpukan atau antrean. Dan bagi masyarakat yang memiliki kelebihan, bisa menyumbangkan beras dan disalurkan melalui MSB. Dengan demikian, hubungan sosial dan kesetiakawanan di masyarakat tumbuh,” ucapnya lagi.

Bahkan dia memaparkan, fungsi perangkat MSB ini sebagai alat komunikasi akan terasa maksimal jika memanfaatkan seluruh fasilitas yang ditanamkan pada engine berbasis IOT itu. Selain memiliki fasilitas WiFi gratis, tablet ukuran 9,7 inc yang ditanam pada perangkat MSB, sangat multifungsi.

Antara lain dapat digunakan untuk Video Call/Video tele conference antara warga ke pusat, layanan emergency call, Mitigasi Bencana Covid-19, monitoring wabah Covid 19 yang muncul di pelosok, Treceability/pelacakan kasus ODP/PDP Covid 19) di masyarakat, Weather Forecast (cuaca), monitoring polusi udara, layanan pembelajaran jarak jauh, dan benteng pertahanan teritorial digital di pelosok.

“Sehingga manfaat MSB bisa dirasakan lebih, tidak hanya sekadar bank beras semata, tetapi juga sebagai alat komunikasi berbasis IOT. Dan diharapkan keberadaan MSB di masyarakat, bisa ikut membantu penanggulangan dan pencegahan wabah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (red)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Random Sampling Saat Libur Lebaran 2021, Dinkes Kota Bandung: 36 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan

    Hasil Random Sampling Saat Libur Lebaran 2021, Dinkes Kota Bandung: 36 Kasus Positif Covid-19 Ditemukan

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengungkapkan ada temuan 36 kasus positif hasil random sampling menggunakan rapid antigen saat libur lebaran 2021 lalu. Ahyani menuturkan, pengujian secara acak ini dilakukan di 14 lokasi. Yakni 8 titik posko cek poin serta 6 tempat wisata yang terjadi peningkatan pengunjung saat libur pascalebaran. […]

  • Perlu Banyak Terobosan Untuk Selesaikan Permasalahan KTMDU

    Perlu Banyak Terobosan Untuk Selesaikan Permasalahan KTMDU

    • calendar_month Rabu, 18 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    PURWAKARTA, MBInews.id – mPermasalahan Kendaraan Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) sampai saat ini masih menjadi permasalahan yang belum dapat terselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menanggapi permasalahan tersebut Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Hasim Adnan mendorong, Pemdaprov Jabar melakukan sejumlah terobosan guna menekan pertumbuhan jumlah KTMDU. Sebab menurutnya permasalahan KTMDU tersebut merupakan permasalahan […]

  • Sempat Ditolak, Acara Asyura di Bandung Berjalan Lancar

    Sempat Ditolak, Acara Asyura di Bandung Berjalan Lancar

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, Peringatan Asyura yang dilakukan Muslim Syiah di Bandung sempat mendapat penolakan dari ormas radikal, namun tetap berjalan lancar. Acara yang digelar di Majelis Shalawat jalan H. Mukti, Ciwastra, kota Bandung, Senin malam (9/9/19), tersebut dijaga ketat kepolisian karena ada sekelompok orang berunjuk rasa menolak acara tersebut. Sekitar 100 orang massa yang mengatasnamakan Forum Umat […]

  • H. Asep Ikhsan Anggota DPRD Kab Bandung : Masa Reses Masa Bertemu Konstituen

    H. Asep Ikhsan Anggota DPRD Kab Bandung : Masa Reses Masa Bertemu Konstituen

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Ketua Fraksi Partai Demokrat Anggota DPRD kabupaten Bandung H.Asep Ikhsan S.E.,S.Pd.,M.M dalam masa reses sidang I tahun 2024 kunjungi konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil ) 6 di tiga Kecamatan yaitu Kec Ciparay, Pacet dan juga kecamatan Kertasari. Dihadiri para relawan Baik ( Balad Asep Ikhsan ) Wilayah Ciparay. Kapolsek Ciparay Iptu […]

  • Selama PSBB Proporsional, Ketua Harian Gugus Tugas : ODP & PDP Di Kota Bandung Terjadi Penurunan

    Selama PSBB Proporsional, Ketua Harian Gugus Tugas : ODP & PDP Di Kota Bandung Terjadi Penurunan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan Kota Bandung mengalami penurunan kasus Covid-19 selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. Penurunan terjadi untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif Covid-19. Saat PSBB proporsional dimulai pada 13 Juni 2020 lalu tercatat 138 kasus positif yang masih […]

  • GARIS Sukabumi Raya Minta Boikot dan Putuskan Hubungan Bilateral Dengan Prancis

    GARIS Sukabumi Raya Minta Boikot dan Putuskan Hubungan Bilateral Dengan Prancis

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInewa.id – Ratusan massa Gerakan Reformis Islam (GARIS) Sukabumi Raya serukan boikot produk-pruduk Prancis kepada pemerintah. Dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di Balaikota Kota Sukabumi, Rabu (04/11/20). ” Kami meminta kepada pemerintah Kota dan Kabupaten Sukabumi untuk menyampaikan aspirasi kepada Gubernur dan Presiden untuk memboikot produk-produk Prancis. Bila perlu memutus hubungan Bilateral dengan […]

expand_less