Breaking News
Trending Tags

30 Kecamatan Di Kota Bandung, 15 Yang Mampu Siapkan Tempat Isolasi Mandiri

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Kecamatan harus memiliki tempat isolasi mandiri. Hal ini sebagai langkah agar penanganan Covid-19 lebih cepat.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Bandung, Hendrawan terus mendorong agar kecamatan dan puskesmas terus menjalin koordinasi intensif terkait pengadaan tempat isolasi mandiri.

Hasilnya, dari 30 kecamatan di Kota Bandung saat ini sudah ada 15 kecamatan yang mampu menghadirkan tempat isolasi mandiri dengan standar cukup mumpuni.

“Tempat isoman (isolasi mandiri) di 15 kecamatan ini sudah hasil konfirmasi dengan puskesmas. Pak camat koordinasi dan sudah disebutkan layak, maka itu sudah bisa dipakai oleh masyarakat,” katanya di Balai Kota Bandung, Selasa (15/6/ 2021)

Sedangkan 15 kecamatan lainnya, Hendrawan menyatakan, bukan berarti tidak memiliki tempat isolasi mandiri.

Hanya saja perlu adanya peningkatan kualitas.
Utamanya berkenaan dengan infrastruktur fasilitas penunjang tempat isolasi mandiri.

Untuk pemenuhan sarana dan prasarana tempat isolasi mandiri ini, Hendrawan menyerahkan sepenuhnya kepada kecamatan atas koordinasi dengan puskesmas di wilayah kerjanya.

Hal terpenting adalah fungsinya bisa dimanfaatkan secara optimal.

“Tapi semua kecamatan terus berupaya. Mudah-mudahan antisipasi lonjakan pandemi tempat-tempat ini bisa dipindahkan. Kalau fasilitas yang disediakan sudah penuh ya tempat ini bisa dipakai,” ujarnya.

“Kami meminta kepada para camat untuk terus mengupayakan agar di tiap wilayah menyiapkan tempat isoman,” bebernya.

Sementara itu, Camat Arcamanik, Firman Nugraha menyatakan, keberadaan tempat isolasi mandiri menjadi salah satu prioritas di level kewilayahan.

Pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Paguyuban Camat ini menyebut setiap kecamatan kini tengah dalam proses untuk menyediakan sesuai standar kesehatan.

Walaupun, sambung Firman, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi oleh kewilayahan. Bukan hanya menyangkut penyediaan infrastruktur saja, namun juga dituntut lebih kreatif dalam menghadapi dinamika sosial.

“Walau pun ada penyesuaian istilah, karena kalau namanya rumah isolasi, masyarakat sedikit takut. Jadi namanya kita ganti istilah lain. Tapi secara fungsi kita menyiapkan kedaruratan bagi mereka yang membutuhkan tempat,” ujar Firman.

Sedangkan Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat dan Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Chrismarjadi menuturkan, saat ini sebagian besar masyarakat sudah sadar mengenai pentingnya menjaga protokol kesehatan. Hanya saja dalam pelaksanaannya masih kurang optimal.

Menurut Chrismarjadi, di lapangan tak jarang, pelaksanaan protokol kesehatan hanya dianggap sebagai pemenuhan syarat saja. Bukan dipakai karena memerlukan fungsinya sebagai pemenuhan standar protokol kesehatan.

“Saya lihat mungkin karena sudah terbiasa karena menjalani pandemi sudah lama. Mungkin mereka keluar memakai masker tapi di waktu tertentu tidak dipakai dengan betul,” katanya.

“Padahal sebetulnya mereka bawa, tapi tidak dipakai dengan benar,” ungkap Chrismarjadi.

Untuk itu, Chrismarjadi menegaskan, Satpol PP tidak akan bosan untuk terus terjun ke lapangan untuk mengimbau kepada masyarakat mengenai pentingnya melaksanakan protokol kesehatan.

Harapannya, tempat isolasi mandiri di kecamatan tidak terpakai karena masyarakat mampu melindungi diri dari paparan Covid-19.

“Untuk memastikan mereka patuh, kami patroli di beberapa titik keramaian dan potensi kerumunan masyarakat,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bank bjb bersama Universitas Udayana menandatangani Nota Kesepakatan Jasa Layanan Perbankan

    bank bjb bersama Universitas Udayana menandatangani Nota Kesepakatan Jasa Layanan Perbankan

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BALI, Mbinews – bank bjb memperluas jangkauan kolaborasinya, menggandeng Institusi Pendidikan, guna menciptakan sinergi yang memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa layanan pendidikan dapat diakses dengan lebih mudah melalui dukungan perbankan yang terintegrasi. Kolaborasi ini, diwujudkan Pada Senin, 16 Desember 2024, bank bjb dan Universitas Udayana (UNUD) menandatangani Nota […]

  • Raperda Tarif Retribusi Pada Dinkes Tinggal Paripurna

    Raperda Tarif Retribusi Pada Dinkes Tinggal Paripurna

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Rancangan Peraturan Daerah (raperda) Tarif Retribusi pada Dinas Kesehatan rampung dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Sukabumi. Sehingga, saat ini tinggal menunggu waktu pelaksanaan paripurnanya saja. ” Alhamdulullah, Pansus Raperda Perubahan Tarif Retribusi pada Dinkes selesai dibahas hingga pembulatan. jadi Kita tinggal menunggu untuk paripurna,”ujar Ketua Pansus Raperda Tarif Retribusi, Lukmansyah, melalui pesan […]

  • Perkuat Komitmen, Jamkrindo dan IFG Lakukan Penandatanganan Piagam  Anti Fraud

    Perkuat Komitmen, Jamkrindo dan IFG Lakukan Penandatanganan Piagam Anti Fraud

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sukabumi-Mbinews.id – Indonesia Financial Group (IFG) beserta anggota holdingnya menandatangani Piagam Komitmen Anti Fraud. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk memperkuat implementasi sistem anti fraud di ekosistem holding BUMN asuransi, penjaminan dan investasi tersebut. Penguatan sistem anti fraud ini, sejalan dengan amanat dari Kementerian BUMN agar BUMN terus melakukan implementasi […]

  • Omnibus Law Cara Pemerintah Memanusiakan Manusia

    Omnibus Law Cara Pemerintah Memanusiakan Manusia

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Pemerintah terus berupaya dalam rancangan undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja bisa mengakomodir semua kepentingan rakyat khususnya para pekerja di seluruh Indonesia. Bahkan draf yang sudah disampaikan ke DPR untuk dibahas sudah melalui proses yang panjang walaupun masih ada pertentangan dari para Serikat Pekerja. Hal ini terungkap dalam Indonesia Podcast Show 03 yang […]

  • Achmad Nugraha Ingatkan Pentingnya Jaminan Pendidikan dan Kesehatan Warga

    Achmad Nugraha Ingatkan Pentingnya Jaminan Pendidikan dan Kesehatan Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha D.H., S.H.,mengatakan, pihaknya akan fokus memperjuangkan aspirasi masyarakat. Terutama terkait persoalan yang berkaitan dengan kepentingan umum atau warga. Hal tersebut, ia sampaikan pada Kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2022 di Kawasan Kelurahan Kebonwaru, Kecamatan Batununggal, Bandung, Kamis (25/8/2022). “Kami berupaya terus memperjuangkan aspirasi […]

  • Lutfi Rachman Caleg DPRD Kab Bandung Dari PKS No urut : 4 Bertekad Tingkatkan Kesejahteraan Warga

    Lutfi Rachman Caleg DPRD Kab Bandung Dari PKS No urut : 4 Bertekad Tingkatkan Kesejahteraan Warga

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Pada prinsipnya Konsolidasi saat ini mengokohkan relawan yang memang sudah kami bentuk sudah cukup lama, jadi tiap kecamatan dan desa bahkan sekarang sudah Ke- tingkat RW, tutur Lutfi Rachman Caleg DPRD Kab Bandung no urut :4 dari Partai PKS . Lutfi mengatakan, konsolidasi Caleg PKS yang digelar di GOR PJKA Kec […]

expand_less