Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

30 Kecamatan Di Kota Bandung, 15 Yang Mampu Siapkan Tempat Isolasi Mandiri

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 16 Jun 2021
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Kecamatan harus memiliki tempat isolasi mandiri. Hal ini sebagai langkah agar penanganan Covid-19 lebih cepat.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Bandung, Hendrawan terus mendorong agar kecamatan dan puskesmas terus menjalin koordinasi intensif terkait pengadaan tempat isolasi mandiri.

Hasilnya, dari 30 kecamatan di Kota Bandung saat ini sudah ada 15 kecamatan yang mampu menghadirkan tempat isolasi mandiri dengan standar cukup mumpuni.

“Tempat isoman (isolasi mandiri) di 15 kecamatan ini sudah hasil konfirmasi dengan puskesmas. Pak camat koordinasi dan sudah disebutkan layak, maka itu sudah bisa dipakai oleh masyarakat,” katanya di Balai Kota Bandung, Selasa (15/6/ 2021)

Sedangkan 15 kecamatan lainnya, Hendrawan menyatakan, bukan berarti tidak memiliki tempat isolasi mandiri.

Hanya saja perlu adanya peningkatan kualitas.
Utamanya berkenaan dengan infrastruktur fasilitas penunjang tempat isolasi mandiri.

Untuk pemenuhan sarana dan prasarana tempat isolasi mandiri ini, Hendrawan menyerahkan sepenuhnya kepada kecamatan atas koordinasi dengan puskesmas di wilayah kerjanya.

Hal terpenting adalah fungsinya bisa dimanfaatkan secara optimal.

“Tapi semua kecamatan terus berupaya. Mudah-mudahan antisipasi lonjakan pandemi tempat-tempat ini bisa dipindahkan. Kalau fasilitas yang disediakan sudah penuh ya tempat ini bisa dipakai,” ujarnya.

“Kami meminta kepada para camat untuk terus mengupayakan agar di tiap wilayah menyiapkan tempat isoman,” bebernya.

Sementara itu, Camat Arcamanik, Firman Nugraha menyatakan, keberadaan tempat isolasi mandiri menjadi salah satu prioritas di level kewilayahan.

Pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Paguyuban Camat ini menyebut setiap kecamatan kini tengah dalam proses untuk menyediakan sesuai standar kesehatan.

Walaupun, sambung Firman, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi oleh kewilayahan. Bukan hanya menyangkut penyediaan infrastruktur saja, namun juga dituntut lebih kreatif dalam menghadapi dinamika sosial.

“Walau pun ada penyesuaian istilah, karena kalau namanya rumah isolasi, masyarakat sedikit takut. Jadi namanya kita ganti istilah lain. Tapi secara fungsi kita menyiapkan kedaruratan bagi mereka yang membutuhkan tempat,” ujar Firman.

Sedangkan Kepala Bidang Pembinaan Masyarakat dan Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Chrismarjadi menuturkan, saat ini sebagian besar masyarakat sudah sadar mengenai pentingnya menjaga protokol kesehatan. Hanya saja dalam pelaksanaannya masih kurang optimal.

Menurut Chrismarjadi, di lapangan tak jarang, pelaksanaan protokol kesehatan hanya dianggap sebagai pemenuhan syarat saja. Bukan dipakai karena memerlukan fungsinya sebagai pemenuhan standar protokol kesehatan.

“Saya lihat mungkin karena sudah terbiasa karena menjalani pandemi sudah lama. Mungkin mereka keluar memakai masker tapi di waktu tertentu tidak dipakai dengan betul,” katanya.

“Padahal sebetulnya mereka bawa, tapi tidak dipakai dengan benar,” ungkap Chrismarjadi.

Untuk itu, Chrismarjadi menegaskan, Satpol PP tidak akan bosan untuk terus terjun ke lapangan untuk mengimbau kepada masyarakat mengenai pentingnya melaksanakan protokol kesehatan.

Harapannya, tempat isolasi mandiri di kecamatan tidak terpakai karena masyarakat mampu melindungi diri dari paparan Covid-19.

“Untuk memastikan mereka patuh, kami patroli di beberapa titik keramaian dan potensi kerumunan masyarakat,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Wali Kota Sukabumi Tinjau Penataan PKL Jalan Ciwangi, Harun Kabir dan Ahmad Yani

    Wakil Wali Kota Sukabumi Tinjau Penataan PKL Jalan Ciwangi, Harun Kabir dan Ahmad Yani

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, meninjau penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Ciwangi, Harun Kabir, dan Ahmad Yani. Selasa (29/07/2025). Menurutnya, penataan ini merupakan bagian dari program prioritas Pemkot Sukabumi, yang telah masuk ke dalam timeline resmi kegiatan tahun 2025. Dalam peninjauannya, Bobby Maulana memantau langsung kondisi para pedagang yang berjualan […]

  • Target Tuntas Awal Triwulan Ke Empat, Pemkot Bandung Segera lelang Proyek kolam Retensi  Jalan Bima

    Target Tuntas Awal Triwulan Ke Empat, Pemkot Bandung Segera lelang Proyek kolam Retensi Jalan Bima

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan proses lelang proyek kolam retensi di Jalan Bima segera bergulir. Pasalnya, Pemkot Bandung manargetkan proyek tersebut tuntas di awal triwulan keempat 2021. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan, kolam retensi Jalan Bima sebetulnya sudah bisa berfungsi namun belum optimal. Hal itu karena ada beberapa hal yang […]

  • DPRD Dukung Peningkatan Kinerja Setda Kota Bandung

    DPRD Dukung Peningkatan Kinerja Setda Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Komisi A DPRD Kota Bandung melakukan evaluasi kinerja Triwulan II Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bandung dan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bandung, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Rabu (14/9/2022). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi A, Rizal Khairul, S.IP., M.Si., dan dihadiri Wakil Ketua Komisi A, Khairullah, […]

  • Program Wisata “JAJAP” Hasil Kolaborasi Pemkot Bandung dengan PT PBB

    Program Wisata “JAJAP” Hasil Kolaborasi Pemkot Bandung dengan PT PBB

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Persib Bandung berkolaborasi dengan Pemkot Bandung meluncurkan program tur wisata edukasi baru bernama JAJAP, yang merupakan singkatan dari “Jalan-jalan Persib”. Program ini mengajak Bobotoh dan masyarakat umum untuk menelusuri jejak sejarah klub kebanggaan Jawa Barat ini menggunakan bus ikonik Bandros. Manager Business Development Persib, Ansyah menjelaskan, program yang diinisiasi oleh Wali […]

  • Jelang Akhir Tahun, DPRD Kota Sukabumi  Harus Tuntas Bahas APBD Tahun 2020

    Jelang Akhir Tahun, DPRD Kota Sukabumi Harus Tuntas Bahas APBD Tahun 2020

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tiga agenda DPRD kota Sukabumi yang saat ini tengah di bahas yakni, pembahasan Raperda APBD tahun anggaran 2020, tata terib dan kode etik merupakan sisa pekerjaan yang harus dituntaskan menjelang akhir tahun ini. Raperda APBD tahun 2020 yang merupakan usulan dari eksekutif sudah masuk dalam jawaban wali kota. “Kalau pekerjaan DPRD sendiri, […]

  • Dukung Program Pemerintah Dalam Penyediaan Perumahan, Bank Bjb Jalin Kerja Sama Dengan 26 Pengembang

    Dukung Program Pemerintah Dalam Penyediaan Perumahan, Bank Bjb Jalin Kerja Sama Dengan 26 Pengembang

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bank Bjb melakukan ekspansi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yangditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pengembang. Berbeda dari biasanya, kali ini Penandatanganan PKS dihadiri oleh 26 pengembang dari berbagai wilayah. Acara dihadiri oleh Pimpinan Divisi KPR KKB bank bjb Triastoto Hardjanto Wibowo, CEORegional, para pemimpin cabang, serta dari pihak developer […]

expand_less