Breaking News
Trending Tags

Ema: Ganjil Genap Agar Pengendalian Covid-19 Di Kota Bandung Lebih Baik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, pengaturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan merupakan bagian dari upaya pengendalian mobilitas.

Karena, kendati kasus Covid-19 tengah menurun, namun penanganan tak lantas mengendur.

Meski level kewaspadaan Kota Bandung kini zona oranye, Ema menegaskan, Kota Bandung masih dalam kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Sehingga pengaturan mobilitas ini menjadi upaya agar tidak terlena dalam menjalankan mobilitas.

“Jajaran Kepolisian bersinergi dengan Pemerintah Kota mengambil kebijakan untuk dilakukan uji coba ganjil genap di ruas jalan yang selama ini intensitas kendaraan cukup tinggi,” ucap Ema saat memantau pelaksanaan ganjil genap di Jalan Asia Afrika, Sabtu, 14 Agustus 2021.

Perlu diketahui, pengaturan ganjil genap berlaku di dua ruas jalan. Pertama di Jalan Asia Afrika mulai dari simpang Jalan Tamblong hingga ke perempatan Jalan Otto Iskandar Dinata.

Kedua di Jalan Ir. H. Djuanda mulai dari perempatan Cikapayang hingga simpang Jalan Dipati Ukur.

Pengaturan ganjil genap hanya berlaku pada jam tertentu. Yakni di pagi hari pukul 08.00-10.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-18.00 WIB.

Secara kasat mata, Ema melihat pengaturan ganjil genap berjalan lancar. Karena mobilitas kendaraan di Kota Bandung saat ini memang tidak terlalu padat seperti ketika sebelum pandemi Covid-19.

“Mungkin mereka sudah tahu karena informasi ganjil genap sudah masif. Kedua, masyarakat sudah menyadari kalau memang hanya sebatas jalan-jalan sekarang tidak jadi pilihan. Kecuali ada kegiatan mendesak,” bebernya.

Meski begitu, Ema tetap meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) agar mengevaluasi secara terperinci. Sehingga kesimpulan dari efektivitas pengaturan ini bisa didukung oleh data.

“Indikatornya saya sudah minta kepada Dishub. Dalam jam yang sama berapa volume kendaraan? Kemudian dibandingkan dengan sekarang ganjil genap. Secara kasat mata yakin ada penurunan, tapi tetap harus terukur,” jelasnya.

Ema mengungkapkan, dalam pelaksanaan kebijakan ganjil genap juga harus humanis. Pengecualian tidak hanya untuk aparatur pemerintahan yang bertugas, tetapi juga masyarakat umum yang berkepentingan.

“Harus humanis dan ada fleksibilitas. Seperti ada pengecualian angkutan umum, angkutan daring, angkutan barang, itu kan bebas. Kemudian penghuni, selama menunjukan identitas. Atau pengunjung hotel selama ada informasi, tidak ada masalah,” katanya. (asp-pipi)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Sekadar Job Fair, USB Fair 2026 Jadi Pusat Kolaborasi Talenta Masa Depan

    Tak Sekadar Job Fair, USB Fair 2026 Jadi Pusat Kolaborasi Talenta Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan siap bersaing di tingkat global melalui penyelenggaraan USB Fair 2026. Mengusung tema “Turning Ambition Into Action”, kegiatan ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan mahasiswa, alumni, dunia usaha, dunia industri, instansi pemerintah, hingga mitra internasional dalam satu ekosistem […]

  • Raih Peringkat ke-6, Kota Sukabumi Raih Penghargaan Kota Toleran Versi SETARA Institute

    Raih Peringkat ke-6, Kota Sukabumi Raih Penghargaan Kota Toleran Versi SETARA Institute

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kota Sukabumi meraih penghargaan peringkat ke-6 secara nasional, dalam Indeks Kota Toleran (IKT) tahun 2024 yang diselenggarakan oleh SETARA Institute. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki di acara peluncuran dan penganugerahan IKT 2024 yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, belum lama ini. “Alhamdulillah, kita menerima penghargaan sebagai salah satu kota […]

  • Yana Berharap Hipmi Dan Pemkot Bandung Kolaborasi Untuk Pulihkan Ekonomi

    Yana Berharap Hipmi Dan Pemkot Bandung Kolaborasi Untuk Pulihkan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana berharap Pemkot Bandung dapat berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bandung dan Jawa Barat dalam upaya pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Hal itu disampaikannya usai menghadiri Pembukaan Rakerda XVI BPD Hipmi Jawa Barat di The Papandayan Hotel, Sabtu 12 Maret 2022. Ia berharap transisi dari […]

  • DPRD Jabar Terima Kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri Lemhannas RI

    DPRD Jabar Terima Kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri Lemhannas RI

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII Tahun 2021 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia Bertempat di Ruang Rapat Paripurna, Selasa (6/4/2021). Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat beserta Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa […]

  • Ema: Hati-hati Penipuan Terkait Status Pegawai

    Ema: Hati-hati Penipuan Terkait Status Pegawai

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus menyiapkan langkah-langkah terkait penghapusan tenaga honorer sesuai rencana pemerintah pusat. Atas hal itu juga, Pemkot Bandung tengah memvalidasi para pegawai yang ada. “Kita sedang terus memvalidasi data. Tidak boleh tiba-tiba ada pegawai baru. Karena sekarang pun ada isu istilahnya pegawai non ASN (Aparatur Sipil Negara) otomatis jadi […]

  • PANSUS Bahas Rancangan Peraturan DPRD Terkait Tata Tertib DPRD Kota Bandung

    PANSUS Bahas Rancangan Peraturan DPRD Terkait Tata Tertib DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Mbinews.id, Bandung – Rapat Paripurna Pembentukan Pansus Yang Menyusun dan Membahas Rancangan Peraturan DPRD Kota Bandung Tentang Tata Tertib DPRD di Ruang Paripurna DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi 30 Bandung, Jumat, 16/8/19. Rapat Paripurna Pembentukan Pansus Tata Tertib DPRD berdasarkan hasil Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD yang sebelumnya dilaksanakan anggota Dewan. Maksud dan Tujuan Pembentukan […]

expand_less