Breaking News
Trending Tags

Walikota Sukabumi: Tahun depan, Dana Transfer Daerah Dari Pusat Akan Berkurang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Tahun depan, Pemerintah Kota Sukabumi akan alami pengurangan dalam penerimaan dana transfer daerah dari Pemerintah pusat. Kondisi itu, tentunya akan sangat berpengaruh kedepanya.

“Iya, kami mendapatkan infromasi, jika dana transfer daerah yang akan diberikan oleh pemeirntah pusat di tahun depan untuk Kota Sukabumi akan terjadi penurunan,”ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, usai Rapat Paripurna tentang jawaban Wali Kota Sukabumi atas Pemandangan Umum terhadap Fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020, di Geudng DPRD Kota Sukabumi. Selasa, (9/11/2021).

Meskipun informasi tersebut belum pasti, kata Fahmi, pihaknya berharap dalam pembahasan dengan pihak Pansus dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), bisa menyeimbangkan dari asumsi yang awalnya besar tiba-tiba alami pengurangan.

“Nanti dalam pembahasan raperda APBD 2022, Pansus dengan TAPD akan mencari bagaimana membalancekan (menyeimbangkan) anggaran dana transfer daerah yang alami pengurangan tersebut,”ujar Fahmi.

Ketua DPRD kota Sukabumi Kamal Suherman

Sementara itu Ketua DPRD kota Sukabumi Kamal Suherman mengungkapkan, raperda APBD tahun anggaran 2022, nantinya akan dibahas oleh Pansus sekitar dua minggu kedepan. Dalam pemabahasan ini, kata Kamal, tentunya akan diprioritaskan terhadap pengentasan kemiskinan.”Raperda APBD tahun 2022 pembahasanya akan dipertajam oleh pansus,”ujar Kamal.

Dalam waktu dua minggu kedepan, lanjut Kamal, pansus juga melakukan kunjungan ke berbagai daerah untuk mencari bahan sebagai pembanding untuk menyeimbangkan raperda APBD 2022 ini. Terutama adanya pengurangan dana transfer daerah dari pemerintah pusat.

“Dikarenakan adanya pengurangan dana transfer daerah, makanya perlu juga melakukan studi ke daerah lain. Yang jelas tujuanya APBD ini untuk kepentingan masyarakat, terutama dalam pengentasan kemiskinan,”pungkas Kamal.ardan/wan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refina Meydinahawa : Paskibraka Untuk Berprestasi

    Refina Meydinahawa : Paskibraka Untuk Berprestasi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tidaklah mudah. Tak hanya mahir baris berbaris, namun membutuhkan mental dan fisik yang kuat. Hal ini juga yang dirasakan oleh Refina Meydinahawa, salah seorang Anggota Paskibraka Kota Bandung 2019. Ia harus berlatih sejak pukul 08.00 WIB hingga menjelang Magrib. Tak hanya kesiapan fisik, ia juga […]

  • DPRD Kota Bandung, Sambut Walikota Periode 2025 -2030 untuk Bekerja

    DPRD Kota Bandung, Sambut Walikota Periode 2025 -2030 untuk Bekerja

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyampaikan tanggapannya setelah Rapat Paripurna pasca dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Periode 2025-2030. D menyoroti pidato pertama Wali Kota Bandung tersebut. DPRD Kota Bandung memiliki harapan besar terhadap Wali Kota terpilih. telah memaparkan beberapa program yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan […]

  • ACT Jabar Gandeng PWI Peduli Kota Bandung Gelar Operasi Pangan Murah

    ACT Jabar Gandeng PWI Peduli Kota Bandung Gelar Operasi Pangan Murah

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jabar dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melalui sayapnya PWI Peduli Kota Bandung, berkolaborasi menggelar Operasi Pangan Murah (OPM). Aksi sosial tersebut, mengawali kerjasama antara ACT dan PWI Peduli Kota Bandung yang digelar di Sekretariat PWI Kota Bandung Jln Ahamad Yani 262 Kawasan Sidolig Bandung. ‘Kegiatan hari ini, merupakan […]

  • Sosialisasi Perwal KBS Tingkat RT RW di Kecamatan Regol Kota Bandung

    Sosialisasi Perwal KBS Tingkat RT RW di Kecamatan Regol Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., menghadiri serta membuka kegiatan Pembinaan RT dan RW terkait Sosialisasi Perwal Nomor 11 Tahun 2024 dan RW Kawasan Bebas Sampah (KBS) di Lingkungan Kecamatan Regol Kota Bandung, di Auditorium Kecamatan Regol, Rabu, 23 Juli Hadir Anggota DPRD Kota Bandung dari Daerah […]

  • Wali Kota Sukabumi Akui, Program P2RW Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

    Wali Kota Sukabumi Akui, Program P2RW Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berencana menaikan anggaran Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) di tahun depan. Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, usai melaunching P2RW tahun 2022 di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. Kamis, (23/6/2022). “Karena hasil evaluasi setiap tahunya sangat bagus, terutama dalam partisipasi masyarakat meningkat, kita akan coba naikan kembali […]

  • Jarak Minimarket dengan Pasar Rakyat minimal 0,5 KM

    Jarak Minimarket dengan Pasar Rakyat minimal 0,5 KM

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –– Raperda (Rancangan Peraturan Daerah)  tentang Toko Swalayan sudah Dibahas Pansus 5 DPRD Kota Bandung, yaitu Minimarket Minimal 0,5 Km dari Pasar Rakyat. Raperda Pedoman Pengembangan, Penataan, dan Pembinaan Toko Swalayan dan Pusat Perbelanjaan sudah tuntas dibahas Pansus 5 DPRD Kota Bandung tersebut  tinggal menunggu Sidang Paripurna DPRD Kota Bandung. Anggota Pansus 5 […]

expand_less