Breaking News
Trending Tags

Pendapatan Puluhan Juta Per Bulan, Begini Dasar Hukum dan Skema Tunjangan Hingga Representasi Anggota DPRD Kota Bandung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Edwin Senjaya, menyatakan pihaknya setuju bila akan dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tunjangan perumahan anggota DPRD Kota Bandung yang belakangan ini ramai diperbincangkan, yakni mencapai Rp 58 juta per bulan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Wartawan di Ruang kerja pimpinan dewan, Rabu, 10 September 2025.

Menurut Edwin tidak seperti DPR RI yang menggunakan istilah gaji pokok, DPRD dalam hal uang bulanan pimpinan dan anggota dewan memakai istilah uang representasi sesuai dengan kedudukannya sebagai pimpinan dan anggota, yang besaran dan rinciannya diatur dalam peraturan pemerintah dan peraturan daerah.

“Uang representasi dan tunjangan dewan ini regulasinya sudah diatur pemerintah pusat. Jadi kita persepsi sama, semua setuju bilamana dilakukan evaluasi,” ujar Edwin.

Berdasarkan peraturan pemerintah, penghasilan anggota DPRD mencakup uang representasi, tunjangan keluarga, tunjangan beras, uang paket, tunjangan jabatan, tunjangan transportasi, termasuk tunjangan perumahan.

Uang representasi/gaji anggota DPRD kabupaten dan kota telah diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2017 tentang Pengelompokan Kemampuan Keuangan Daerah Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Dana Operasional.

Sementara untuk DPRD Kota Bandung, teknisnya diatur dalam Peraturan Walikota Bandung Nomor 22 Tahun 2024.

“Intinya mengevaluasi seluruh peraturan yang mengatur tunjangan yang diberikan kepada DPRD kita tidak keberatan, karena yang mengatur keuangan kita adalah pemerintah pusat,” imbuhnya.

Tunjangan dewan yang diterima itu memang sudah diatur dalam aturan tersebut. Yang pertama, tentu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Dan yang kedua, juga memenuhi asas kepatutan dan kewajaran.

Edwin menyebut take home pay anggota DPRD Kota Bandung sekitar Rp 90 juta. Namun nominal tersebut belum dipotong oleh Pajak Penghasilan (Pph) yang jumlahnya mencapai Rp 20 juta. Bahkan, kata dia, tidak tertutup kemungkinan akan ada pajak progresif bagi para legislator Kota Bandung di akhir tahun.

“Yang otomatis juga itu akan mengurangi pendapatan total dari anggota DPRD itu sendirinya. Lalu kemudian juga sebagaimana lazimnya, kami juga harus mengeluarkan untuk iuran partai dan fraksi. Dan pengeluaran – pengeluaran lain masing-masing anggota DPRD yang nominalnya berbeda-beda,” jelas Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung ini.

Meski begitu, Edwin menekankan, apa yang diperoleh anggota dewan kembali ke masyarakat. Karena banyak permintaan dari masyarakat yang bersifat urgensi seperti orang sakit yang membutuhkan pengobatan segera, membantu anak-anak stunting yang kekuangan gizi, sampai keperluan seragam, perlengkapan UMKM, alat kesenian, alat kesehatan, dan bantuan untuk berbagai kegiatan seperti peringatan 17 agustus, kegiatan keagamaan, dan lainnya.

“Setiap harinya kami menerima sekali banyak permohonan bantuan dari warga masyarakat. Aspirasi yang disampaikan kepada kami dan harus kami penuhi, yang sebetulnya itu nggak ada anggarannya,” tuturnya.

Edwin menerangkan, seluruh anggota dewan melaksanakan reses sebanyak tiga kali dalam setahun. Dengan rincian setiap kali reses terdapat enam pertemuan dengan masyarakat di masing-masing daerah pemilihan. Dirinya tak menepis agenda reses ini membutuhkan anggaran tak sedikit. Terutama untuk transportasi masyarakat yang juga tidak ada dalam anggaran reses.

“Saat reses banyak permintaan dari masyarakat. Namun, alhamdulilah  dengan segala keterbatasan yang ada kami masih dapat memenuhi permintaan dari warga yang ada di dapil masing-masing anggota dewan,” katanya.

Sementara, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Bandung Kidul Al Rizky Huda mengaku keberadaan anggota dewan di wilayahnya sangat membantu masyarakat, khususnya Edwin Senjaya. Edwin yang berasal dari Dapil 4 (Bandung Kidul, Buahbatu, Rancasari, Gedebage, Panyileukan, dan Cinambo) sering membantu masyarakat mulai dari kesehatan hingga pendidikan.

“Saya sebagai Ketua LPM yang memang notabene mengawal pembangunan yang ada di wilayah, hampir 98 persen reses yang dilaksanakan oleh Pak Haji Edwin itu diserap dan memang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi warga,” ucapnya.

Dirinya memiliki harapan seluruh anggota dewan tak hanya di wilayahnya namun Kota Bandung terjun langsung menyerap aspirasi dan membaca permasalahan yang dialami oleh warga. Bagaimanapun, anggota DPRD tingkat kota lebih terasa kinerjanya karena langsung menyentuh ke akar rumput.

“Bukan berarti dewan provinsi atau DPR RI tidak bekerja atau menafikan kinerja mereka, tapi yang langsung menyentuh masyarakat di akar rumput adalah para anggota dewan kota ataupun kabupaten,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Penanggulangan HIV/AIDS, Dewan Usulkan Pasangan akan Menikah Wajib Melakukan Screening Pranikah

    Upaya Penanggulangan HIV/AIDS, Dewan Usulkan Pasangan akan Menikah Wajib Melakukan Screening Pranikah

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM., menjadi narasumber dalam kegiatan Pertemuan Ketua Forum Warga Peduli AIDS (WPA) Kecamatan, yang dilaksanakan di Auditorium Balai Kota Bandung, pada Senin, 13 Oktober 2025. Dalam kegiatan yang membahas tentang kebijakan Program Penanggulangan […]

  • Bappeda Kota Sukabumi Finalisasi Program Enam Pokja Penanganan Pengangguran

    Bappeda Kota Sukabumi Finalisasi Program Enam Pokja Penanganan Pengangguran

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 773
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memperkuat upaya penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) melalui kerja lintas sektor. Langkah tersebut diwujudkan dengan memfinalisasi program kerja enam Kelompok Kerja (Pokja) Tim Penanganan TPT Kota Sukabumi. Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam (PSDA) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Erni Agus Riyani, mengatakan, pembentukan dan penguatan enam […]

  • Putri Tanjung Maskot Kaum Milenial yang Akan Meriahkan HPN 2020

    Putri Tanjung Maskot Kaum Milenial yang Akan Meriahkan HPN 2020

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  – Staf Khusus Presiden Joko Widodo yang juga CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, bertemu Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari di Kantor PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Kamis (23/1/2020). Didampingi Sekjen Mirza Zulhadi , Auri Jaya Ketua Panitia HPN,Abdul Aziz Wakil Ketua Bidang Luar Negeri PWI Pusat,Wasekjen PWI […]

  • Kunker ke DPRD DKI Jakarta, Komisi I DPRD Jabar Serap Informasi Terkait Kerjasama Luar Negeri 

    Kunker ke DPRD DKI Jakarta, Komisi I DPRD Jabar Serap Informasi Terkait Kerjasama Luar Negeri 

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DKI JAKARTA, MBInewa.id – Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat lakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi DKI Jakarta pada Selasa (15/11/2022). Adapun kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka pembahasan kerjasama luar negeri. Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Sadar Muslihat menyebut,  Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memiliki beberapa potensi kerja sama dengan […]

  • Komoditas Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Di Pasar Tradisional Kota Sukabumi

    Komoditas Cabai Rawit Kembali Alami Kenaikan Di Pasar Tradisional Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Komoditas cabai rawit merah kembali alami penaikan harga di beberapa Pasar tradisional yang terdapat di Kota Sukabumi, komoditi jenis sayur-sayuran tersebut saat ini dibandrol Rp80 ribu per kilogramnya. “Hasil monitoring kami di lapangan, cabai rawit merah kembali naik harga menjadi Rp80 ribu per kilogramnya,”terang Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) […]

  • Tahun Baru, RSKIA Resmi Di Buka Oleh Wali Kota Bandung

    Tahun Baru, RSKIA Resmi Di Buka Oleh Wali Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota Bandung memberikan kado istimewa kepada warganya jelang pergantian tahun. Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) baru yang terletak di Jalan K.H. Wahid Hasyim (Jalan Kopo) No. 311 Kota Bandung resmi dibuka oleh Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Selasa (31/12/2019). “Alhamdulillah di penghujung tahun 2019 menuju tahun 2020 merupakan […]

expand_less