Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Oded Kembali Buka-Bukaan Terkait Yana Dan Ema

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial lagi-lagi angkat suara terkait strategi rahasianya dalam memimpin pemerintahan. Dia buka-bukaan terkait sepak terjang wakilnya, Yana Mulyana dan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna yang dianggap kasak-kusuk mengincar panggung politik.

Menanggapi hal itu Oded justru hanya tersenyum. Secara terang-terangan dia mengungkapkan, gerak dan langkah Yana beserta Ema selama ini justru berada di bawah arahannya.

Ia pun mengungkapkan sejumlah momen menggelitik.

Oded mengungkapkan, setiap individu, termasuk Yana dan Ema memiliki potensinya masing-masing. Sehingga dia memberikan kepercayaan penuh kepada dua orang tersebut untuk berbagi peran guna mengatasi sejumlah persoalan strategis.

“Kebijakan strategis membangun Bandung itu terletak pada kata silaturahim dan kolaborasi. Makanya saya sering saya tugaskan Pak Wakil, memberikan disposisi untuk pergi kemana-mana,” ucap Oded di Balai Kota Bandung, Senin, 27 September 2021.

Praktis, Oded hanya tersenyum ketika ada anggapan, Wakil Wali Kota Bandung tengah bermanuver mencari panggung politik. Padahal, setiap langkah Yana merupakan instruksinya langsung.

“Jadi kalau Pak Yana sedang ke sana ke mari bukan karena ‘mijah’, tapi itu perintah saya. Termasuk ketika Pak Wakil sudah banyak terjun ke lapangan,” tegasnya.

Termasuk dengan sepak terjang Ema saat ini. Oded mengungkap momen cukup menggelitik ketika Ema khawatir dipandang tengah menggalang kekuatan. Lagi-lagi, dia memberikan kepercayaan kepada Ema untuk memegang kegiatan strategis.

“Sebetulnya, saya perintahkan pak Ema. Jadi pak Ema khawatir juga karena sebagai ASN takutnya dipandang buruk. Karena latar belakang beliau adalah sebagai seorang birokrat,” ulasnya.

Oded menyebutkan, salah satu keunggulan Yana adalah memahami persoalan ekonomi dengan berbekal pengalamannya sebagai pengusaha. Sementara sosok Ema, dia sudah tak meragukan lagi kemampuannya di tataran birokrasi.

Baik terhadap Yana ataupun Ema, keduanya sama-sama diberi mandat oleh Oded dengan satu titipan khusus. Yakni jangan sampai direpotkan oleh pandangan orang lain, dan fokus menjalankan tugas secara maksimal.

“Saya sampaikan, sudah jangan mikirin apa-apa. Terpenting bekerja aja dengan ikhlas,” tutur Oded.

Sebuah kunci penting diutarakan oleh Oded. Ia memberikan kepercayaan penuh kepada Yana dan Ema. Sebagai ganjarannya, Oded lantas mendapatkan loyalitas dari keduanya.

“Dalam manajemen kepemimpinan itu hayu kita saling percaya. Yang penting jangan ada khianat dan yang sudah percaya tidak ada lagi keraguan,” ulasnya.

Bagi Yana Mulyana, selama tiga tahun terakhir menjadi Wakil Wali Kota Bandung dirinya masih memegang instruksi awal Oded. Yakni untuk berkonsentrasi pada tugas dan mengedepankan silaturahmi sebagai kebijakan strategis guna menunjang kelancaran selama proses agar menunjukan hasil optimal.

Namun Yana sangat bersyukur kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendapat apresiasi seperti Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sudah dinantikan dalam belasan tahun. Bahkan, torehan tersebut dipertahankan dalam tiga tahun berturut-turut.

“Prinsip waktu itu Pak Wali yang penting kerja dulu lah, tapi pada perjalannya, ada yang mengapresiasi dari orang lain. Tentunya ini menunjukan hal yang dilakukan oleh kita itu sudah on the track,” ujar Yana.

“Dalam tiga tahun kami itu kurang lebih 270 penghargaan. Itu bukan tujuan, tapi memberikan spirit apa yang kita lakukan sudah relatif baik,” beber Yana.

Dari 270 penghargaan yang diraih oleh Oded-Yana ini, sebanyak 111 apresiasi berskala regional, 152 penghargaan level nasional dan 7 penghargaan internasional.

Meski sudah mengantongi banyak apresiasi, Yana enggan terlena dan berpuas diri dengan capaian kinerjanya bersama Oded dalam tiga tahun terlewat.

Saat ini dia tengah mendapat mandat dari Oded untuk fokus berkoordinasi dan menjalankan sejumlah program reguler di samping penanganan pandemi Covid-19.

“Meskipun beberapa hal sudah tercapai karena tapi masih banyak pekerjaan rumah yang bisa dilakukan. Tapi karena keterbatasan, kita tidak bisa menyelesaikan sendiri. Kami yakin masyarakat Kota Bandung ‘mah guyubnya’ luar biasa selama diajak. Makanya kita sering turun ke bawah,” paparnya.

Koordinasi intensif yang dijalin Oded-Yana juga membuahkan hasil dengan hadirnya dua jembatan layang atau fly over. Yakni di Jalan Laswi melintang Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Terusan Jakarta menyambung ke Jalan Supratman melintasi Jalan Ahmad Yani.

Kebijakan strategis Oded-Yana dalam mengedepankan silaturahmi juga dirasakan Ema Sumarna. Sekda Kota Bandung ini sering mendapat tugas khusus untuk menjalin komunikasi berbagai persoalan strategis di Kota Bandung, termasuk merealisasi fly over.

“Fly over sudah ada dua. Tahun ini kita sedang berproses di Soekarno Hatta tepatnya di Jalan Kopo. Mudah-mudahan tahun depan hadir lagi di depan Samsat provinsi (Kiaracondong-Soekarno Hatta),” kata Ema.

“Sepertinya akan menjadi jalan fly over yang panjang, karena melintasi dua intersection (sampai ke Batununggal),” tambahnya.

Ema mengaku sangat beruntung karena mendapatkan kepercayaan penuh dalam menjalankan instruksi kebijakan dari pimpinan. Sebab, baik Oded ataupun Yana sudah lebih dulu membuka koordinasi guna memberikan ruang, sehingga ia hanya mengeksekusinya.

“Di birokrat yang memiliki tupoksi melaksanakan kebijakan pimpinan, kita ingin menjabarkan bagaimana visi misi pimpinan tercapai melalui program kegiatan,” katanya.(asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Penanganan Masalah Minuman Beralkohol Secara Serius

    Pentingnya Penanganan Masalah Minuman Beralkohol Secara Serius

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Assoc. Prof. Dr. H. Radea Respati Paramudhita, S.H., M.H., menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi dua peraturan daerah (Perda), di Hotel Grand Pasundan, Selasa, 3 Juni 2025. Perda itu yakni Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol, dan Perda Kota Bandung Nomor 11 […]

  • Pemkot Bandung Kontrak kerjasama Dengan 17 Perusahaan E- Katalog

    Pemkot Bandung Kontrak kerjasama Dengan 17 Perusahaan E- Katalog

    • calendar_month Kamis, 7 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengembangkan Katalog Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Daerah melalui sistem e-Katalog lokal Kota Bandung dan e-Purchasing Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Hal itu diwujudkan melalui penandatanganan 26 perjanjian kontrak antara Pemkot Bandung dengan 17 perusahaan penyedia barang dan jasa melalui sistem e-Katalog. Pengembangannya yang masuk dalam […]

  • Peringati Hari Santri, Yana Titip Tingkatkan Cinta Tanah Air

    Peringati Hari Santri, Yana Titip Tingkatkan Cinta Tanah Air

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta kepada para santri agar lebih mencintai bangsa dan Tanah Air. Pesan itu Yana sampaikan saat upacara Peringatan Hari Santri di Balai Kota Bandung, Jumat 22 Oktober 2021. “Mudah-mudahan peringatan ini bisa terus meningkatkan rasa nasionalisme, sehingga kebangsaan semangat terus bisa dijaga,” tutur Yana. Peringatan tahun […]

  • Dishub Kota Sukabumi Ajukan Penurunan Target Restribusi Parkir

    Dishub Kota Sukabumi Ajukan Penurunan Target Restribusi Parkir

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi kehilangan restribusi parkir di tiga ruas jalan. Ketiga ruas jalan tersebut, yakni, jalan Otista yang merupakan jalan nasional, kemudian dua jalan lagi milik PJKA, yakni jalan statsiun barat, dan letu bakri. Dengan hilangnya ketiga ruas jalan tersebut, tentu saja pihaknya tidak bisa mengambil retribusi parkirnya.”Untuk jalan Otista keluar pemberlakukanya […]

  • Boles Dan Ngogotong Lisung Asal Kota Sukabumi  Resmi Miliki HAKI

    Boles Dan Ngogotong Lisung Asal Kota Sukabumi Resmi Miliki HAKI

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Olahraga tradisional Bola Lengen Seuneu (Boles/Bola Api) dan Ngagotong Lisung hasil buah karya Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Kota SUkabumi, KH. Fajar Laksana, akhirnya resmi memiliki Hak Cipta kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementrian Hukum dan HAM.”Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, kesenian ikon Kota Sukabumi, Boles dan Ngagotong Lisung telah mendapatkan sertifikat hak cipta dari […]

  • Jalur Afirmasi RMP Tidak Tergantung Penerimaan Bansos dalam SPMB 2025 – 2026

    Jalur Afirmasi RMP Tidak Tergantung Penerimaan Bansos dalam SPMB 2025 – 2026

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menegaskan bahwa status sebagai penerima bantuan sosial (bansos) bukanlah syarat mutlak untuk mendaftar melalui jalur Afirmasi Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026. Pelaksana Tugas Kepala Disdik Kota Bandung, Dani Nurahman menjelaskan, yang menjadi syarat utama untuk jalur Afirmasi RMP adalah […]

expand_less