Breaking News
Trending Tags

Soal Pengelolaan Sampah, Insenerator Masih Tahap Uji Coba

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung masih terus mencari teknologi yang efektif dan aman untuk penanganan sampah di Kota Bandung. Oleh karenanya, Pemkot Bandung masih terus mengujicoba sejumlah teknologi termasuk insenerator.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menuturkan, sampah masih menjadi permasalahan bagi Kota Bandung. Setiap hari Kota Bandung memproduksi 1.500 ton sampah.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persennya sampah organik. Sedangkan sisanya, 30 persen sampah anorganik dan 10 persen residu.

“Memang sampah ekonomis itu relatif selesai di rumah masing-masing. Namun yang masih jadi masalah itu organik dan residu,” tutur Wakil Wali Kota Bandung dalam kegiatan peninjauan Pengelolaan sampah menggunakan insenerator di Pusat Daur Ulang Cicabe, Selasa 5 Oktober 2021.

Perlu diketahui, insenerator di Pusat Daur Ulang Cicabe merupakan hasil kerja sama Pemkot Bandung dengan Kota Kawasaki Jepang. Kerja sama ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Kota Bandung.

Yana mengakui, dengan teknologi insenarator yang dikembangkan mampu menyelesaikan sampah residu. Sehingga tidak ada sampah yang diangkut ke TPA.

“Dengan teknologi dikembangkan ini bisa menyelesaikan residu sehingga betul-betul tidak ada sampah yang terangkut ke TPA. Karena bisa bayangkan jika Sarimukti itu ditutup dan tidak diperpanjang. Bisa kita bayangkan, 1.500 ton itu sampah setara 1 lapangan sepak bola tingginya 75 cm,” ungkapnya.

“Kami saat ini belum menemukan metode lain selain insenerator untuk residu. Pemkot Bandung membuka siapapun yang bisa membantu menyelesaikan sampah di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Yana mengatakan, jika level kewilayahan mampu meresidu sampah sekelas TPS maka tidak perlu lagi untuk membuang ke TPA.

“Karena dengan mesin kecil dan skala kecil. Kalau per hari tonasenya besar dan tinggi kita bisa level TPS saja. Sekitar 150 TPS kita punya di Kota Bandung. Itu kita tempatkan, sehingga selesai tidak ada sampah yang masuk ke TPA,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Peneliti Kolaborasi Universitas Islam Bandung dan Hiraki Shoji, Mohamad Satori mengatakan, insenerator ini diawali dengan keinginan Wali Kota Bandung ketika berkunjung ke Kota Kawasaki.

“Ada satu alternatif untuk memusnahkan residu. Maka merespon itu mencari beberapa alternatif. Kerjasama dengan perguruan tinggi salah satunya dengan Unisba. Kami mencoba meneliti dan harus mengujicoba dan memverivikasi secara teknis maupun ekologis,” bebernya.

Insenerator tersebut memiliki kapasitas 30-35 kg setiap jamnya dengan pengoperasiannya masih dalam observasi.

“Untuk pengoperasiannya, listrik itu untuk menyalakan panel serta juga BBM digunakan. Untuk pengematannya, starting itu harus pakai bahan mudah terbakar seperti batok atau kayu,” tuturnya.(yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aspirasi tentang Pengelolaan dan Tarif Sewa Pasar Gedebage Disampaikan ke Perumda Pasar Kota Bandung

    Aspirasi tentang Pengelolaan dan Tarif Sewa Pasar Gedebage Disampaikan ke Perumda Pasar Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung, H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., menerima audiensi dari Aliansi Solidaritas (Peduli Pedagang Tradisional) terkait Permasalahan Pasar Tradisional Gedebage, bersama Bagian Ekonomi, Bagian Hukum Setda Kota Bandung, dan Perumda Pasar Juara, di Ruang Komisi II DPRD Kota Bandung, Rabu, 26 Februari 2025. Aries Supriyatna SH MH menjelaskan, […]

  • Junjung Toleransi Beragama, Kasetukpa Lemdiklat Polri Resmikan Vihara Karuna Paramita

    Junjung Toleransi Beragama, Kasetukpa Lemdiklat Polri Resmikan Vihara Karuna Paramita

    • calendar_month Minggu, 2 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat), Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, meresmikan langsung Vihara Karuna Paramita, sebagai sarana ibadah umat Budha di Setukpa Lemdiklat Polri. Peresmian tersebut berlangsung pada hari Sabtu (01/10), yang juga dihadiri oleh pejabat utama Setukpa, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Sukabumi, Pembimbing Masyarakat (Pabinmas) […]

  • Pekan Depan Bandung Raya  Lakukan PSBB, Oded : Inyaallah Kita Sangat Siap

    Pekan Depan Bandung Raya Lakukan PSBB, Oded : Inyaallah Kita Sangat Siap

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kota Bandung bersama dengan kota/kabupaten tetangga bakal melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Rabu, 22 April mendatang. Wilayah di Bandung Raya juga sepakat untuk mengajukan permohonan PSBB ke Menteri Kesehatan melalui Gubernur Jawa Barat, pada Rabu (15/4/2020) besok. Hal itu terungkap saat Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menggelar telekonferensi dengan […]

  • Bandung Perangi Zero Dose, Farhan Ajak Semua Pihak Lawan Hoaks Vaksin

    Bandung Perangi Zero Dose, Farhan Ajak Semua Pihak Lawan Hoaks Vaksin

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa persoalan anak zero dose atau anak yang belum pernah menerima satu pun imunisasi dasar bukan sekadar persoalan angka statistik, melainkan menyangkut masa depan generasi bangsa yang harus dilindungi bersama. Hal tersebut disampaikan Farhan saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, dalam kegiatan […]

  • Jembatan Rp12 Miliar Penentu Nasib Pusat Pemerintahan Baru Sukabumi

    Jembatan Rp12 Miliar Penentu Nasib Pusat Pemerintahan Baru Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memastikan rencana pemindahan pusat pemerintahan ke kawasan Cibeureum mulai digerakkan pada 2026. Kuncinya ada pada pembangunan jembatan penghubung senilai lebih dari Rp12 miliar yang dinilai sebagai akses vital menuju kawasan tersebut. Proyek itu telah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 dan menjadi prioritas kepala daerah. Selain jembatan, […]

  • Kota Sukabumi Masih Berstatus Darurat Kekeringan

    Kota Sukabumi Masih Berstatus Darurat Kekeringan

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI- Meskipun beberapa hari sudah dirasakan turunya hujan dengan intesitas sedang, namun Kota Sukabumi masih ditetapkan berstatus kedalam darurat kekeringan dan kebakaran hutan sampai dengan bulan Oktober mendatang.”Sesuai dengan SK Gubenur Provinsi Jawa Barat, Kota Sukabumi masih memasuki kedalam darurat kekeringan dan kebakaran,”ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Imran Wardhani. Senin, […]

expand_less