Breaking News
Trending Tags

Bandung Perangi Zero Dose, Farhan Ajak Semua Pihak Lawan Hoaks Vaksin

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa persoalan anak zero dose atau anak yang belum pernah menerima satu pun imunisasi dasar bukan sekadar persoalan angka statistik, melainkan menyangkut masa depan generasi bangsa yang harus dilindungi bersama.

Hal tersebut disampaikan Farhan saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, dalam kegiatan Kunjungan Lapangan Tematik dan Media Briefing “Mengejar Anak Zero Dose” di UPTD Pelatihan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Selasa (12/5/2026).

“Fenomena anak zero dose bukan sekadar angka statistik. Di balik istilah itu ada masa depan anak-anak yang harus kita jaga bersama,” kata Farhan.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi saat ini bukan hanya akses layanan kesehatan, tetapi juga masih kuatnya penolakan vaksin dan maraknya disinformasi yang berkembang di masyarakat.

Farhan mengakui masih terdapat sebagian kelompok masyarakat yang menolak imunisasi karena perbedaan pandangan maupun terpengaruh informasi yang tidak benar mengenai vaksin.

Karena itu, ia menilai penyelesaian masalah tersebut tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan tenaga kesehatan. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk membangun pemahaman yang benar tentang pentingnya imunisasi bagi anak.

“Kerja sama 360 derajat menjadi sangat penting agar anak-anak kita tidak kehilangan hak mendapatkan imunisasi dasar,” ujarnya.

Ia menyebut tokoh agama, tokoh masyarakat, kader Posyandu, akademisi, media massa, hingga pengurus kewilayahan seperti RT dan RW memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap program imunisasi.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan Indonesia masih menghadapi tantangan serius terkait tingginya jumlah anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap.

Berdasarkan data tahun 2025, terdapat sekitar 2,3 juta anak di Indonesia yang masuk kategori zero dose. Anak-anak tersebut belum memperoleh imunisasi dasar seperti campak, polio, DPT, maupun vaksin penting lainnya.

“Cakupan imunisasi nasional memang sudah mencapai sekitar 80 persen. Namun untuk menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity, diperlukan cakupan minimal 90 persen,” jelas Dante.

Menurutnya, masih ditemukannya kasus campak dan sejumlah penyakit menular lainnya menjadi bukti bahwa masih terdapat celah perlindungan kesehatan bagi anak-anak Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Dante memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berhasil menurunkan jumlah anak zero dose secara signifikan dalam satu tahun terakhir.

Dari sekitar 102 ribu anak pada tahun sebelumnya, jumlah tersebut berhasil ditekan menjadi 67 ribu anak pada 2025.

“Penurunannya hampir 40 ribu anak. Ini capaian yang luar biasa dan menunjukkan kerja keras semua pihak,” ujarnya.

Dante menilai Kota Bandung memiliki potensi besar menjadi model nasional dalam percepatan penanganan anak zero dose melalui inovasi layanan kesehatan, penguatan peran Posyandu, serta kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat.

Ia juga mengajak media massa untuk mengambil peran aktif dalam melawan hoaks dan disinformasi terkait vaksin yang masih banyak beredar di media sosial.

“Media harus menjadi bagian dari solusi dengan menghadirkan informasi yang benar tentang pentingnya imunisasi,” tegasnya.

Di akhir kunjungannya, Dante menekankan bahwa pemenuhan hak kesehatan anak merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Karena itu, ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, media, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar tidak ada lagi anak yang kehilangan hak memperoleh imunisasi dasar.

“Melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa,” pungkasnya.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Anak Nasional BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Sembako dan Sedekah Gizi untuk Santri

    Hari Anak Nasional BAZNAS Jabar Salurkan Bantuan Sembako dan Sedekah Gizi untuk Santri

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Dalam memperingati Hari Anak Nasional, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan untuk para santri dalam kegiatan bertajuk “Berbagi Kebahagiaan Bersama Santri” pada Rabu, 6 Agustus 2025 di Pondok Pesantren Fatih Al-Ayubi, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Melalui kegiatan ini, disalurkan berbagai bentuk bantuan untuk para santri sebagai wujud kepedulian […]

  • Wali Kota Sukabumi Buka Forum Konsultasi Penyusunan RPJMD

    Wali Kota Sukabumi Buka Forum Konsultasi Penyusunan RPJMD

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAppeda) setempat, menggelar Forum Konsultasi Publik untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Acara tersebut dibuka langusng oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan dihadiri juga oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, SKPD, dan unsur pentahelix, di Pusat Kajian Islam (Pukis). Kota […]

  • Melalui ‘Sakedap’ Mempermudah Layanan  NIB

    Melalui ‘Sakedap’ Mempermudah Layanan NIB

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkomitmen untuk meraih 10.000 NIB (Nomor Induk Berusaha) pada tahun 2023 dengan menggunakan layanan Sistem Anggunan Kemudahan Perizinan (Sakedap). Melalui Sakedap, masyarakat mendapatkan pelayanan NIB secara mudah dan pelayanan sertifikasi halal yang bekerja sama dengan Kementerian Agama serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung. Hadirnya Sakedap mendapatkan […]

  • Pedagang Berharap Pemerintah Mengkaji Ulang Rencana Menaikan Harga BBM

    Pedagang Berharap Pemerintah Mengkaji Ulang Rencana Menaikan Harga BBM

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sejumlah pedagang yang berada di Pasar Tipar Gede, Kota Sukabumi mengeluhkan terkait rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pasalnya, dengan naiknya harga BBM nanti, tentunya akan berdampak terhadap harga modal dagangan mereka, sehingga para pedagang juga akan menaikan harga jual barang dagangan mereka. Seperti yang dikatakan Asep Mulyana (40), seorang pedagang […]

  • Usai Pimpin Hardiknas,  Wali Kota Sukabumi Kunjungi Guru Pengajarnya

    Usai Pimpin Hardiknas, Wali Kota Sukabumi Kunjungi Guru Pengajarnya

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setelah memimpin upacara resmi Peringatan Hari Pendidikan NAsional (Hardiknas) di Lapang Apel Sekretariat Daerah, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, menyempatkan diri untuk berkunjung dan bersilaturahmi dengan guru masa kecilnya, Ibu Esih Sukaesih, yang kini tinggal di kawasan Kebonjati, Kecamatan Cikole. Kota Sukabumi. Jumat, (02/05/2025). Ibu Esih Sukaesih adalah guru yang mengajarnya saat duduk […]

  • Jaga Stamina Untuk Hadapi Cuaca Ekstrem

    Jaga Stamina Untuk Hadapi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wilayah Bandung Raya sedang mengalami cuaca ekstrem , dengan suhu terendah berkisar 16-21 derajat dan tertinggi 29-30 derajat. Hal ini berpotensi berbagai penyakit menyerang, sehingga warga dihimbau lebih peduli terhadap kesehatan tubuh. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Deborah Johana Ratu mengatakan, beberapa penyakit yang berpotensi menyerang antara […]

expand_less