Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Retribusi Non Tunai, Pasar Tradisional Kota Bandung Mulai Digitalisasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memulai program digitalisasi pasar tradisional. Sebagai langkah awalnya, transaksi pembayaran retribusi para pedagang kini dibuat dengan sistem non tunai.

Pada digitalisasi ini, Perumda Pasar Juara menggandeng Bank BJB sebagai mitra. Sebagai proyek perdana, retribusi non tunai ini diberlakukan di Pasar Sadangserang dan Pasar Simpang Dago.

Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, digitalisasi pasar menjadi keniscayaan dalam menyesuaikan pasar tradisional dengan perubahan zaman.

Selain itu, digitalisasi ini merupakan strategi yang harus dijalankan saat situasi pandemi Covid-19.

“Perumda Pasar Juara punya 37 pasar tradisional dengan kurang lebih 17 ribu pedagang. Di tengah pandemi covid-19 ini tentunya kalau bisa interaksi antara petugas pasar dengan para pedagang untuk mengumpulkan retribusi sebisa mungkin dikurangi. Sehingga pilihannya adalah digitalisasi,” ucap Yana usai penandatangan MoU di Pasar Sadangserang Bandung, Rabu, 22 Desember 2021.

Di samping beradaptasi dengan pandemi, Yana mengatakan, digitalisasi merupakan keharusan agar layanan pemerintah bisa semakin memudahkan masyarakat. Hal ini juga turut menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Selebihnya, Yana mengungkapkan program digitalisasi juga sebagai upaya transparansi layanan pemerintah. Sehingga pelayanan retribusi juga semakin optimal.

“Harapannya 17 ribu pedagang terdata dengan baik dan retribusinya lebih tertib karena itu potensi, dioptimalkan lewat teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Juara, Herry Hermawan menuturkan. dengan kerja sama ini para pedagang di Pasar Sadang Serang dan Simpang Dago dibekali dengan QRIS sebagai kode identifikasi. Nantinya transaksi pembayaran retribusi bisa melalui DIGICash Bank BJB.

“Nanti tetap ada petugas tapi hanya tinggal nge-tap QRIS saja. Jadi tidak perlu ribet saat transaksi tunai. Sekarang pilot project Sadang Serang 400-an pedagang dan Pasar Simpang 90-an pedagang,” kata Herry.

Herry mengungkapkan, sistem pembayaran retribusi ini menjadi langkah awal sebelum digitalisasi ke tahap berikutnya. Yaitu pengembangan marketplace ataupun big data.

Namun tantangannya paling besarnya yaitu mengubah kebiasaan pembayaran sistem tunai ke non tunai.

“Dilihat dulu before after, memang harus ada pendapatan. Memang tantangannya adalah mengalihkan pedagang yang biasanya tunai menjadi nontunai,” paparnya.

Namun, Herry menuturkan, digitalisasi pasar juga sebagai upaya agar administrasi semakin tertib dan transparan. Sehingga mampu mengoptimalisasi pendapatan.

“Jadi pakai QR dulu, kemudian pembayaran retribusinya digital, sehingga ketahuan berapa pendapatan per harinya. Minimal mengurangi kebocoran dan selisih data,” jelasnya.

Sementara Deputi Head of Digital BJB, Anton Pribadi Hadimulyono mengungkapkan, sekitar 6.000an pedagang sudah diakuisi QRIS.

Pihaknya juga memberikan program BINGAH, yakni bagi pembeli mendapatkan hadiah berupa minyak goreng dan bagi pedagang yang bertransaksi bisa mendapat logam mulia. Namun dengan syarat dan ketentuan yang berlaku yakni bertransaksi secara digital menggunakan layanan Bank BJB.

“Memang dalam pengelolaannya ada sekitar 17 ribu tapi di sekililingnya masih ada potensi pedagang dan pelaku UMKM sekitar 31 ribuan. Akan kami dorong agar lebih menggeliatkan pereknomian,” kata Anton. (asp-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survey Gunakan Metode RSI, Lebih Takut Kehilangan Pekerjaan Dibandingkan Tertular Covid-19

    Survey Gunakan Metode RSI, Lebih Takut Kehilangan Pekerjaan Dibandingkan Tertular Covid-19

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebagian orang ternyata lebih khawatir kehilangan pekerjaan dibandingkan terpapar Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19). Hal ini terungkap melalui survei yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung. Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung, Khairul Rizal, survei ini menggunakan metode Road Side Interview […]

  • KPU Kota Bandung Luncurkan Tahapan Pilwalkot 2024

    KPU Kota Bandung Luncurkan Tahapan Pilwalkot 2024

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung resmi meluncurkan Tahapan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Bandung (Pilwalkot 2024) di Harris Convention Center, Minggu 9 Juni 2024 malam. Tren Partisipasi Pemilih Kota Bandung pada Pilpres 2024 Februari silam lebih tinggi dibandingkan Kota Kabupaten lainnya di Jawa Barat dan Nasional. Angka partisipasi pemilih di […]

  • Anggota Komisi III, Dorong Pemkot Bandung Punya Blueprint Penanganan Banjir

    Anggota Komisi III, Dorong Pemkot Bandung Punya Blueprint Penanganan Banjir

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung Andri Rusmana mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memiliki blueprint atau cetak biru penanganan banjir. Hal itu dikatakan Andri Rusmana menanggapi banjir yang menggenang Pasteur dan sekitarnya Jumat (24/01/2025) sore. Di Pasteur, banjir terjadi dari pertigaan Jalan Sukamulya hingga Jalan Dr. Djunjunan, depan mall D’Botanica. Banjir disana […]

  • Cegah Penyebaran AIDS/HIV,  KPA Kota Bandung : Minta Lembaga Pendidikan Memberikan Edukasi Kepada Siswa Sejak Dini

    Cegah Penyebaran AIDS/HIV, KPA Kota Bandung : Minta Lembaga Pendidikan Memberikan Edukasi Kepada Siswa Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 2 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Untuk mencegah penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), Komisi Penangulangan AIDS (KPA) Kota Bandung berharap lembaga pendidikan memberikan mengedukasi para siswa mengenai sejak dini. Hal itu diyakini bisa menekan penyebaran HIV/AIDS. “Harus disosialisasaikan mulai umur 15-24 tahun atau mulai jenjang SMP. Itu perlu dimasifkan agar semua siswa […]

  • Istri walikota Bandung Hadiri Pelantikan IKWI kota Bandung

    Istri walikota Bandung Hadiri Pelantikan IKWI kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Bandung, MBInews.id – Pelantikan Ikatan keluarga wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bandung dihadiri istri walikota Bandung dan ketua umum IKWI PWI pusat dan IKWI Jabar bertempat di lokasi hotel amorosa, jalan Aceh kota Bandung, (3/11/2019) Dilanjutkan sambutanya ketua IKWI kota Bandung, Reni Haryati memaparkan para pengurus dan anggota PWI kota Bandung. “Keluarga adalah madrasah pertama bagi […]

  • Tahun Ini, Pemkot Sukabumi Diganjar DBHCHT Sebesar Lima Miliar Lebih

    Tahun Ini, Pemkot Sukabumi Diganjar DBHCHT Sebesar Lima Miliar Lebih

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kebagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari Pemerintah pusat sebesar Rp5 miliar lebih. Anggaran sebesar itu, akan dimanfaatkan oleh tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Yakni, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Bagian Perekenomian, Dinas […]

expand_less