Breaking News
Trending Tags

Masuki Musim Kemarau Basah, Curah Hujan di Kota Bandung Masih Signifikan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pancaroba menuju kemarau sudah mulai terasa memasuki awal Juli ini. Meski memang pada kemarau tahun ini curah hujan di Kota Bandung masih tetap signifikan. Fenomena ini disebut sebagai kemarau basah.

Staf data dan Informasi Bandan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) Kota Bandung, Yuni Yulianti menjelaskan, kemarau basah ditandai dengan dominannya tiupan angin muson Australia atau angin muson timur. Kemudian, posisi matahari pun sudah mulai bergerak ke arah utara.

“Suhu di pagi hari sudah mulai dingin di antara 17,4-19 derajat celcius diakibatkan dari angin tersebut yang membawa masa udara yang kering dan dingin. Tapi, siangnya cukup terik antara 29-30 derajat celcius,” jelas Yuni kepada Humas Kota Bandung, Senin, 4 Juli 2022.

Selain itu, ia juga menjelaskan, tutupan awan sudah mulai berkurang, sehingga panas matahari akan lebih cepat dilepaskan. Namun, secara kondisi dinamika atmosfir laut terpantau masih hangat.

“Suhu permukaan lautnya masih cukup hangat, sehingga masih menyuplai uap air yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan awan-awan hujan. Maka di sore menjelang malam hari pada sebagian wilayah Jawa Barat termasuk di Kota Bandung kerap terjadi hujan walau sudah masuk kemarau,” ungkapnya.

Meski masih signifikan, Yuni mengatakan, berdasarkan perhitungan BMKG, selama dasarian atau 10 hari berturut-turut terakhir, curah hujan sudah mulai kurang dari 50 mm. Sehingga telah dikategorikan memasuki awal musim kemarau.

Ia menambahkan, terjadi variabilitas musim atau pergeseran musim yang mengakibatkan waktu dan durasi cuaca mulai berganti. Dulu, pada April-September biasanya sudah masuk pada kategori musim kemarau. Lalu, Oktober-Maret memasuki musim hujan.

“Tapi, ke depan ini sudah mulai mengalami pergeseran musim. Tentu terkait dengan banyak faktor ya, seperti banyak terbentuknya pusat tekanan rendah, terbentuknya sirkulasi siklonik,” jelasnya.

“Kemudian juga sedikit banyak ada pemanasan global yang memengaruhi cuaca atau iklim secara keseluruhan,” papar Yuni.

Pada musim pancaroba ini, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai. Selain potensi hujan yang masih ada, potensi bencana hidrometeorologi juga bisa terjadi terkait dengan perubahan suhu yang cukup signifikan.

“Tiupan angin juga cukup kencang, antara 7-20 km per jam. Dampak terhadap kesehatan juga perlu diwaspadai di masa pancaroba ini,” tuturnya. (din)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Over Kapasitas, Belasan Napi Lapas Nyomplong Dipindahkan

    Over Kapasitas, Belasan Napi Lapas Nyomplong Dipindahkan

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak 14 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi, dipindahkan ke Lapas Warung Kiara, (25/11/2021). Hal tersebut dilakukan, mengingat saat ini kondisi Lapas Kelas II-B Sukabumi sudah sangat over kapasitas. Seperti yang dikatakan Kalapas Christo Victor Nixon Toar melalui pesan singkatnya. “Saat ini jumlah WBP yang ada di dalam […]

  • Pansus III DPRD Jawa Barat Konsultasikan 2 Ranperda ke Dirjen Otda Kemendagri RI

    Pansus III DPRD Jawa Barat Konsultasikan 2 Ranperda ke Dirjen Otda Kemendagri RI

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    DKI Jakarta – Pimpinan dan Anggota Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Jakarta, Rabu (3/5/2023). Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka  pembahasan 2 Rancangan Perda (Ranperda) tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 21 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan […]

  • Oded Optimis Ekonomi Kota Bandung Bisa Pulih

    Oded Optimis Ekonomi Kota Bandung Bisa Pulih

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial optimis pemulihan ekonomi di Kota Bandung bisa berjalan cepat. Hal itu seiring dengan semakin melandainya kasus Covid-19 di Kota Bandung. Kendati demikian, Oded berharap, masyarakat juga tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan baik agar bisa kebiasaan baru. “Kota Bandung dalam pemulihan ekonomi akan cepat. Ini terlihat dari […]

  • Ditengah Pademi Covid-19, Mahasiswa KPI UIN Bandung Raih Juara Umum Lomba Vidio Inspirasi Zakat

    Ditengah Pademi Covid-19, Mahasiswa KPI UIN Bandung Raih Juara Umum Lomba Vidio Inspirasi Zakat

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    BANDUNG, Di tengah pandemi Covid-19, mahasiswa UIN SGD Bandung tidak berkurang kreativitas dan  kemampuannya dalam berkarya, salah satunya ditunjukkan oleh Mohammad Afif. Mahasiswa KPI UIN SGD Bandung semester 2 ini berhasil meraih juara umum dalam lomba video Inspiratif tentang zakat yang diselenggarakan oleh zakatcare.id Dalam pengumumannya di akun Instagram Zakatcare.id lomba ini diselenggarakan dalam rangka […]

  • Paslon Farhan dan Erwin akan Bangun Kota Bandung Yang Terbuka dan Amanah

    Paslon Farhan dan Erwin akan Bangun Kota Bandung Yang Terbuka dan Amanah

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan wakil Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan dan H. Erwin siap memenangi pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bandung. Punya visi dan misi yang sama membangun Kota Bandung maju dan berkembang . Dan yang pasti kita dipertemukan tanpa ada mahar politik,” aku Farhan dihadapan awak media saat mengenalkan […]

  • Hingga Oktober 2021, Sebanyak 149 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

    Hingga Oktober 2021, Sebanyak 149 Kejadian Bencana di Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sepanjang Periode Januari sampai Oktober 2021, Jumlah bencana yang menimpa wilayah Kota Sukabumi sebanyak 149 kejadian. Dengan luas yang terdampak mencapai 52,34 hektare, dan jumlah kerugian mencapai RpRp5.758.562.500. “Hingga Oktober tahun ini, kejadian bencana yang menimpa di seluruh tujuh kecamatan yang ada di Kota Sukabumi mencapai 149 kejadian,”ujar Kepala Pelakasana Badan Penaggulangan Bencana Daaeah […]

expand_less