Breaking News
Trending Tags

Masuki Musim Kemarau Basah, Curah Hujan di Kota Bandung Masih Signifikan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pancaroba menuju kemarau sudah mulai terasa memasuki awal Juli ini. Meski memang pada kemarau tahun ini curah hujan di Kota Bandung masih tetap signifikan. Fenomena ini disebut sebagai kemarau basah.

Staf data dan Informasi Bandan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika (BMKG) Kota Bandung, Yuni Yulianti menjelaskan, kemarau basah ditandai dengan dominannya tiupan angin muson Australia atau angin muson timur. Kemudian, posisi matahari pun sudah mulai bergerak ke arah utara.

“Suhu di pagi hari sudah mulai dingin di antara 17,4-19 derajat celcius diakibatkan dari angin tersebut yang membawa masa udara yang kering dan dingin. Tapi, siangnya cukup terik antara 29-30 derajat celcius,” jelas Yuni kepada Humas Kota Bandung, Senin, 4 Juli 2022.

Selain itu, ia juga menjelaskan, tutupan awan sudah mulai berkurang, sehingga panas matahari akan lebih cepat dilepaskan. Namun, secara kondisi dinamika atmosfir laut terpantau masih hangat.

“Suhu permukaan lautnya masih cukup hangat, sehingga masih menyuplai uap air yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan awan-awan hujan. Maka di sore menjelang malam hari pada sebagian wilayah Jawa Barat termasuk di Kota Bandung kerap terjadi hujan walau sudah masuk kemarau,” ungkapnya.

Meski masih signifikan, Yuni mengatakan, berdasarkan perhitungan BMKG, selama dasarian atau 10 hari berturut-turut terakhir, curah hujan sudah mulai kurang dari 50 mm. Sehingga telah dikategorikan memasuki awal musim kemarau.

Ia menambahkan, terjadi variabilitas musim atau pergeseran musim yang mengakibatkan waktu dan durasi cuaca mulai berganti. Dulu, pada April-September biasanya sudah masuk pada kategori musim kemarau. Lalu, Oktober-Maret memasuki musim hujan.

“Tapi, ke depan ini sudah mulai mengalami pergeseran musim. Tentu terkait dengan banyak faktor ya, seperti banyak terbentuknya pusat tekanan rendah, terbentuknya sirkulasi siklonik,” jelasnya.

“Kemudian juga sedikit banyak ada pemanasan global yang memengaruhi cuaca atau iklim secara keseluruhan,” papar Yuni.

Pada musim pancaroba ini, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai. Selain potensi hujan yang masih ada, potensi bencana hidrometeorologi juga bisa terjadi terkait dengan perubahan suhu yang cukup signifikan.

“Tiupan angin juga cukup kencang, antara 7-20 km per jam. Dampak terhadap kesehatan juga perlu diwaspadai di masa pancaroba ini,” tuturnya. (din)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mini Lab Food Security Kota Bandung Masuk Jajaran 15 Besar Kompetisi Inovasi Terbaik Indonesia

    Mini Lab Food Security Kota Bandung Masuk Jajaran 15 Besar Kompetisi Inovasi Terbaik Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Mini Lab Food Security masuk jajaran 15 besar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).. Inovasi di bidang pangan itu kini dilengkapi dengan aplikasi e-wasmut. Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan, inovasi ini sebagai solusi atas kekhawatiran Pemerintah Kota (Pemkot) terhadap kualitas […]

  • April 2025, Pemkot  Sukabumi Terima 14 Aduan

    April 2025, Pemkot Sukabumi Terima 14 Aduan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Sebanyak 14 aduan dari masyarakat masuk ke Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Dimana aduan yang paling banyak ditujukan kepada Satpol PP dengan lima aduna, sisanya tersebar di Dishub, Dinas PUTR, Kecamatan Cibueruem, Dinkes dan Kecamatan Gunungpuyuh. Belasan aduan yang masuk melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional / Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N […]

  • PWI Kabupaten Bandung

    Sekretariat Dewan Gelar Silaturahmi dengan Wartawan

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam rangka peningkatan sinergitas antara Setwan DPRD Kabupaten Bandung dengan awak media, Setwan DPRD H.Uwais Qorni memimpin acara silaturahmi yang dilaksakan di Ruang Banmus gedung DPRD Kabupaten Bandung pada, Jum’at 5/12/2024. Pada pertemuan itu, Uwais, mengatakan selain untuk meningkatkan silaturahmi juga mengharapkan ada sharing dengan tujuan untuk memperbaiki kinerja Setwan yang […]

  • PWI Pusat Cabut Pembekuan Pengurus PWI Jawa Barat

    PWI Pusat Cabut Pembekuan Pengurus PWI Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mencabut pembekuan Pengurus PWI Provinsi Jawa Barat Masa Bakti 2021-2026. Pencabutan pembekuan tertuang dalam SK No. 373-PLP/PP-PWI/2025 tentang Pencabutan Surat Keputusan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia No. 320.PLP/PP-PWI tentang Pembekuan Pengurus PWI Provinsi Jawa Barat Masa Bakti 2021-2026 dan Seluruh Perubahannya. SK tertanggal 1 Agustus 2025 […]

  • Kisah Ariel NOAH Setelah Di Suntik Vaksin Covid-19

    Kisah Ariel NOAH Setelah Di Suntik Vaksin Covid-19

    • calendar_month Kamis, 28 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Dua minggu usai penyuntikan vaksin yang pertama, Vokalis band Noah, Ariel tak merasakan efek samping apapun. Kini Ariel kembali ikut penyuntikan vaksin kedua di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung, Kamis, 28 Januari 2021. Ariel sempat kaget ketika bangun tidur usai penyuntikan pertama merasakan sesuatu yang tidak biasa. Setelah […]

  • Tingkatkan Tata Ruang Kota Sukabumi, Fahmi : Peran Aktif Masyarakat Dan Kerjasama Segala Sektor

    Tingkatkan Tata Ruang Kota Sukabumi, Fahmi : Peran Aktif Masyarakat Dan Kerjasama Segala Sektor

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUKABUMI MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus melakukan langkah-langkah penataan ruang wilayahnya ke arah lebih baik. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentu perlu adanya kerjasama yang baik dengan segala sektor, termasuk dengan masyarakat. Seperti dikatakan oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, dalam meningkatkan tata ruang di kota Sukabumi diperlukan peran aktif masyarakat. Apalagi, kata Fahmi undang-undang […]

expand_less