Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

APPETRA Jabar Mengeluh tarif SSTU dan Tarif Sewa Tempat Usaha. Memberatkan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Komisi B DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional (APPETRA) Jawa Barat, di ruang komisi B, Senin, 7 Oktober 2024. Para pedagang pasar mengadu kepada Komisi B terkait keberatan mereka atas pemberlakukan surat sewa tempat usaha (SSTU) dan tarif sewa tempat usaha.

APPETRA Jawa Barat diterima Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., bersama sekretaris serta para anggota komisi B. Hadir pula perwakilan dari Perumda Pasar Juara Kota Bandung dan Bagian Perekonomian Pemkot Bandung.

Sekretaris Jenderal APPETRA Jawa Barat, Muslim Arif mengaku berterima kasih kepada komisi B DPRD Kota Bandung yang telah menerima audiensi dan menyerap aspirasi para pedagang pasar terkait kebijakan Perumda Pasar Juara Kota Bandung yang dikeluhkan para pedagang pasar.
Atas nama pedagang pasar di Kota Bandung mengucapkan terima kasih sudah diterima oleh Komisi B DPRD Kota Bandung dan dipertemukan dengan Perumda Pasar yang sebelumnya sudah coba kami ajak untuk berdiskusi namun belum ada jawaban. Sebab, kami ingin menyampaikan keluhan terkait kebijakan yang dibuat oleh Perumda Pasar Kota Bandung , yang menurutnya bertentangan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 20 Tahun 2012 tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional, lalu UU No. 7 tentang Perdagangan,” kata Muslim.

Para pedagang dengan tegas menolak pemberlakukan SSTU dan tarif sewa tempat usaha yang dinilai tidak pas dan diperparah dengan kondisi perekonomian yang belum seutuhnya pulih pasca pandemi covid-19. Apalagi, kondisi pasar di Kota Bandung yang memerlukan perbaikan saat ini dibiayai oleh para pedagang tanpa ada bantuan dari Pemerintah Kota Bandung .

Para pedagang sepakat menolak kebijakan dari Perumda Pasar Juara Kota Bandung. Apalagi saat ini kondisi ekonomi belum membaik dan kondisi pasar pun seperti ada yang bocor dan perlu perbaikan saat ini dibiayai mandiri oleh pedagang pasar,” katanya.

Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung, Pradana Aditya Wicaksana mengklaim pihaknya sudah berkomunikasi dengan sejumlah pedagang pasar lainnya terkait kebijakan SSTU dan tarif sewa tempat usaha. Selain itu, kebijakan ini pun sudah berdasarkan kajian serta aturan yang berlaku.

Kebijakan berdasarkan kajian. Perumda sudah diskusi dengan beberapa pedagang jadi kami tidak serta merta menerapkan ini. Karena respons dari beberapa pedagang positif dan mereka sampaikan jika ada payung hukum mereka ikut, karena mereka juga ingin ada perubahan, sebab saat kami tinjau ke lapangan banyak pungli yang kerap terjadi di lapangan, jadi itu merupakan salah satu langkah agar uangnya tidak lari ke oknum-oknum tertentu karena itu berdasarkan laporan dari tim Saber Pungli,” katanya.

Menanggapi hal itu, Aries pun merekomendasikan agar kedua belah pihak segera melakukan pertemuan intens agar ada solusi dari keluhan para pedagang pasar. Ia pun bersama anggota komisi B akan melakukan kunjungan ke 37 pasar tradisional Kota Bandung untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan.

“Harus dilakukan musyawarah mufakat dengan pendekatan sosiologis dan harapannya ada win-win solution dari masalah ini. Kami akan melakukan pendalaman dalam bentuk pengawasan terharap Perumda Pasar juga agar ke depannya kinerja Perumda Pasar dapat dioptimalkan dan dirasakan kehadirannya oleh para pedagang pasar,” ucapnya.

Berdasarkan kesepakatan dalam rapat audiensi, pertemuan antara APPETRA bersama Perumda Pasar Juara Kota Bandung akan dilaksanakan pada Rabu, 9 Oktober 2024 mendatang. Aries pun meminta agar perwakilan Pemerintah Kota Bandung bidang Ekonomi dan Hukum turut hadir dalam pertemuan tersebut. Aries bersama seluruh anggota komisi B pun berharap permasalahan ini dapat segera teratasi dan perekonomian di lingkungan pasar dapat kembali menunjukan grafik positif.**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Budidaya Maggot Buruan Sae Kota Bandung Raih Penghargaan Special Mention di MPA 2025

    Inovasi Budidaya Maggot Buruan Sae Kota Bandung Raih Penghargaan Special Mention di MPA 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Kota Bandung kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Praktik Baik bertajuk “Ekonomi Sirkular Buruan Sae: Budidaya Maggot sebagai Penggerak Inovatif Sirkularitas dan Reduksi Limbah Pangan dalam Model Buruan Sae di Kota Bandung” berhasil meraih pengakuan istimewa berupa Special Mention dalam kategori Food Waste pada ajang bergengsi Milan Pact Award (MPA) 2025. […]

  • Dua Tahun Kinerja Pemkot Bandung, Oded: Fokus Genjot Sektor Ekonomi

    Dua Tahun Kinerja Pemkot Bandung, Oded: Fokus Genjot Sektor Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBUnews.id- Kinerja Pemerintahan Kota Bandung selama dua tahun terakhir dievaluasi oleh Jaringan Survei Pemuda & Pelajar (JSPP) bekerja sama dengan Bandung Kolaborasi. Terdapat sejumlah catatan baik torehan positif maupun kritik atas program yang belum optimal seperti pemulihan sektor ekonomi akibat terdampak pandemi Covid-19. Survei JSPP ini dilakukan pada 5-12 Januari 2021 dengan dengan melibatkan […]

  • Pemkot Bandung Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat dengan Pemerataan  Pembangunan

    Pemkot Bandung Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat dengan Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG – Aparatur Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus terus fokus meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan cara meningkatkan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektivitas serta akses infrastruktur yang baik. “Lakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah. Di sini pembuktian kemampuan leadership dan entrepreneurship (kewirausahaan) untuk menangkap […]

  • BPD Terbesar di Indonesia, Bank bjb Dorong Pembentukan Holding

    BPD Terbesar di Indonesia, Bank bjb Dorong Pembentukan Holding

    • calendar_month Senin, 14 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) terus menancapkan pengaruhnya menjadi bank besar di Indonesia. Berbagai program jangka menengah dan panjang tengah dirancang untuk menjadi raksasa BPD di Indonesia. Hal itu disampaikan jajaran direksi bank bjb saat hadir menjadi pembicara live Youtube Mirae Asset “Kamu Beli Saham Apa”, […]

  • Multi-Brand Virtual Restaurant Pertama Di Indonesia  “ Hangry”Hadir Di Kota Bandung

    Multi-Brand Virtual Restaurant Pertama Di Indonesia “ Hangry”Hadir Di Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 15 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Kini hadir di Bandung, multi-brand virtual restaurant pertama di Indonesia,  dengan outlet pertamanya yang berlokasi di Dipati Ukur. Kehadiran Hangry di Bandung menandai pencapaiannya yang lebih luas untuk membuka outlet di luar Jabodetabek. Dalam proses bisnisnya, Hangry terinspirasi dari model cloud kitchen di mana terdapat satu lokasi dapur yang digunakan oleh beberapa […]

  • Sekretaris DPRD Jabar : Arus Pendek Listrik Picu Terbakarnya Ruang Arsip DPRD

    Sekretaris DPRD Jabar : Arus Pendek Listrik Picu Terbakarnya Ruang Arsip DPRD

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Minggu (21/8/2022) pagi, ruangan arsip yang terletak di lantai 3 Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dilaporkan terbakar. Diduga tebakarnya ruang arsip di Gedung DPRD Jabar tersebut diakibatkan oleh arus pendek listrik. Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat Ida Wahida Hidayati mengungkapkan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya insiden terbakarnya ruangan […]

expand_less