Breaking News
Trending Tags

Maret 2025, Kota Sukabumi Alami Inflasi Y-0n-Y Sebesar 1,77 Persen

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Maret 2025, Kota Sukabumi alami Inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 1,77 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,30. Dan inflasi month-to-month (m-to-m) Kota sukabumi sebesar 1,61 persen

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkot Sukabumi. Erni Agus Riyani, mengatakan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, inflasi tersebut, dipicu karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

Diantaranya, Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,94 persen. Kelompok kesehatan sebesar 4,42 persen, Kelompok kesehatan sebesar 4,42 persen, dan Kelompok transportasi sebesar 1,03 persen.

“Untuk inflasi y-on-y tertinggi berada di kelompok pengeluaran perawatan pribadi dan jasa lainya sebesar 10,04 dan terendah di kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar -7,47,”terang Erni, Senin, (14/04/2025).

Begitu juga kata Erni, berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, menunjukan pada bulan Maret 2025, menunjukan sebagian komoditas alami kenaikan harga. Diantaranya, cabai hijau, cabai rawit, dan telur ayam.

“Rata-rata sebagian besar Maret 2025, sebagian komoditas terjadi kenaikan harga,”terangnya.

Dalam pengendalian inflasi, pihaknya bersama dinas dan lembaga lainya akan terus melakukan analisa terhadap sumber atau potensi tekanan, serta melakukan inventarisasi data dan informasi perkembangan harga barang dan jasa secara umum.

“Termasuk, menganalisis stabilitas permasalahan perekonomian daerah, yang dapat mengganggu stabilitas harga dan keterjangkauan barang dan jasa,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabag Humas Apresiasi PWI Kota Bandung Terapkan Protokol Kesehatan  Di Tengah AKB

    Kabag Humas Apresiasi PWI Kota Bandung Terapkan Protokol Kesehatan Di Tengah AKB

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Selama pandemi Covid 19, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bandung ikut serta mendukung program Pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan ketat. Di lingkungan sekretariat organisasi awak media itu sendiri, terdapat hand sanitezer tepat di pintu masuk, dan sabun cuci tangan di dalam toilet. Tidak hanya itu, setiap anggota maupun tamu […]

  • Jajang Rohana Jaring Aspirasi Masyarakat Kabupaten Bandung saat Reses I

    Jajang Rohana Jaring Aspirasi Masyarakat Kabupaten Bandung saat Reses I

    • calendar_month Sabtu, 4 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan II ( Kabupaten Bandung ) H.Jajang Rohana.S.Pd.I melaksanakan Reses I Tahun Sidang 2021 – 2022 Di Rumah Makan Riung Panyaungan ,Jl. Raya Banjaran, Soreang, Kabupaten Bandung.Jumat 3 Desember 2021 Jajang Rohana yang juga anggota Komisi IV DPRD Jabar mengatakan, banyak dari masyarakat yang mengeluhkan […]

  • Masyarakat Butuh Transparansi UU Cipta Kerja. KI Jabar : Kalau Bersih Kenapa Harus Risih?

    Masyarakat Butuh Transparansi UU Cipta Kerja. KI Jabar : Kalau Bersih Kenapa Harus Risih?

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInewa.id – Ketua Komisi Infomasi (KI) Jabar Ijang Faisal/ IF, meminta pemerintah untuk segera membuka akses terhadap undang-undang Cipta kerja. Menur utnya masyarakat butuh mengakses undang-undang tersebut untuk menghilangkan keraguan yang selama ini menjadi polemik. Menurut IF, hoaks yang disangkakan pemerintah dan DPR saat ini bisa jadi karena tertutupnya akses publik. “Padahal UU nomor […]

  • RAPBN 2020: Pemerintah Sediakan 818 Ribu KIP Kuliah dan Inisiasi Kartu Pra Kerja

    RAPBN 2020: Pemerintah Sediakan 818 Ribu KIP Kuliah dan Inisiasi Kartu Pra Kerja

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    MBInews.id, Jakarta – Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berfoto bersama pimpinan DPR dan DPD RI 2014-2019 usai menyampaikan RAPBN 2020 Beserta Nota Keuangannya, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019) siang. Sesuai dengan amanat konstitusi, pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20% dari belanja negara, atau sebesar Rp505,8 triliun, meningkat 29,6% dibandingkan realisasi anggaran […]

  • Jadwal Vaksin Kota Bandung Belum Diketahui, Oded Siap Disuntik Vaksin Covid-19

    Jadwal Vaksin Kota Bandung Belum Diketahui, Oded Siap Disuntik Vaksin Covid-19

    • calendar_month Kamis, 7 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    BANDUNG, Wali Kota Bandung Oded M. Danial menyatakan siap menjadi penerima vaksin Covid-19. Hal itu agar warga Kota Bandung lainnya percaya dan yakin untuk juga divaksin. “Harus siap lah,” tegasnya usai meresmikan Instalasi Pengelohan Air Limbah (IPAL) Komunal di Kelurahan Pasanggarahan Kecamatan Ujungberung, Bandung , Rabu (6/12/ 2021). Kendati demikian, Oded mengaku belum mengetahui jadwal […]

  • DPRD Jabar Meminta Pemprov Agar Lakukan Pemetaan Ulang Kondisi Lingkungan

    DPRD Jabar Meminta Pemprov Agar Lakukan Pemetaan Ulang Kondisi Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id — DPRD Jawa Barat meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pemetaan ulang terkait dengan kondisi lingkungan yang ada di wilayah Jawa Barat. Mengingat saat ini memasuki cuaca ekstrem melanda beberapa daerah di Jabar yang mengakibatkan berbagai bencana seperti banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Hal tersebut diungkapkan Wakil […]

expand_less