Dorong Semangat Literasi Generasi Muda, Komunitas Sukabumi Sukabuku Menggelar Kegiatan ‘Tamasya Literasi’
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
- visibility 12
- comment 0 komentar
- print Cetak

Komunitas Sukabumi Sukabuku saat menggelar kegiatan "Tamasya Literasi" di Santa Sea Waterpark Sukabumi. Selasa (20/08/2024).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI, Mbinews.id -Dongkrak pertumbuhan semangat literasi generasi muda di Kota Sukabumi, Komunitas Sukabumi Sukabuku menggelar kegiatan ‘Tamasya Literasi’ di Wahana Bermain Air, Santa Sea Waterpark Sukabumi, Selasa (20/08/2024).
Sebanyak 138 orang peserta yang terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa, guru dan dosen mengikuti kegiatan yang digelar sejak pagi hari tersebut. Ketua Sukabumi Sukabuku, Ratna Istianah mengatakan, target dari kegiatan ini adalah diterbitkannya buku yang memuat berbagai informasi mengenai Kota Sukabumi Kota Sukabumi yang rencananya akan diluncurkan pada bulan Januari 2025.
Ia melanjutkan pada kegiatan ini disampaikan beberapa materi bagi peserta seperti tips menulis buku dan manajemen reference tool. Diharapkannya kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan literasi dikalangan pelajar.
“Kita akan membuat buku bersama, seperti yang dilakukan tahun lalu. Program hari ini adalah kita menulis Kota Sukabumi dari mulai kuliner, sejarah maupun kisah lainnya.” Jelasnya

Komunitas Sukabumi Sukabuku saat menggelar kegiatan “Tamasya Literasi” di Santa Sea Waterpark Sukabumi. Selasa (20/08/2024).
Sementara itu, salah satu peserta tamasya literasi, Razki yang merupakan mahasiswa STAI Al-Mas’udiyah, ketika diwawancarai menerangkan bahwa motivasinya mengikuti kegiatan ini adalah untuk mendapatkan berbagai wawasan terkait pengembangan kemampuan literasi. Ia juga menyampaikan beberapa materi yang didapatkannya dalam kegiatan ini diantaranya cara menulis cerita fiksi dan berita.
“Pertama ingin mendapatkan motivasi dan wawasan yang lebih soal literasi. Pertama menulis bio narasi dan menulis cerita fiksi, termasuk cara menulis berita. Saya ingin menjadi seorang penulis.” terangnya. (Ardan/Wan/Mbi)
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar