Penataan Cicadas Tuai Apresiasi, Warga Sebut Bandung Kini Lebih Rapi dan Nyaman
- account_circle MBI Admin
- calendar_month Senin, 8 Jun 2026
- visibility 46
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG,MBINEWS – Penataan kawasan Cicadas yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung mulai menunjukkan hasil positif. Kawasan yang selama puluhan tahun dikenal padat aktivitas dan semrawut itu kini tampil lebih tertata, terang, dan nyaman, sehingga mendapat dukungan dari warga maupun pedagang setempat.
Proses penataan yang berlangsung aman dan kondusif tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta para pedagang yang selama ini menjadi bagian dari denyut ekonomi kawasan Cicadas.
Abang Jahit, seorang penjahit yang telah 35 tahun menggantungkan hidupnya di kawasan Cicadas, mengaku merasakan langsung perubahan yang terjadi setelah penataan dilakukan.
“Saya terus terang senang dengan keadaan saat ini, rapi dan terang. Terima kasih untuk Pak Gubernur dan Pak Wali Kota. Cuma ya diusahakan tetap perhatikan para pedagang supaya tetap bisa mencari rezeki,” ujarnya.
Dukungan serupa disampaikan Ketua PKL Cicadas, Suherman. Meski mendukung upaya penataan kota, ia berharap pemerintah juga menyiapkan solusi yang berpihak kepada para pedagang yang telah lama berjualan di kawasan tersebut.
“Pedagang di sini sudah puluhan tahun. Semoga segera ada solusi, entah itu berupa lapangan pekerjaan baru atau relokasi tempat jualan, agar tetap enak untuk kami para pedagang dan pemerintah juga,” katanya.
Suherman mengaku sempat muncul kekhawatiran di kalangan pedagang dan pemilik toko saat proses penataan dimulai. Namun, kondisi yang kondusif selama pelaksanaan membuat kekhawatiran tersebut tidak terbukti.
“Awalnya pemilik toko di sini juga was-was takut terjadi kerusuhan, tapi alhamdulillah semua berjalan dengan baik. Tapi dari sudut pandang sebagai warga Bandung saya sangat setuju, karena saya ingin Bandung lebih baik, rapi, dan nyaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Abah Ajat, warga asli Cicadas, mengaku terharu melihat perubahan yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.
“Saya sebagai orang asli sini sangat senang, seperti melihat Cicadas zaman dulu, namun lebih rapi. Ada pohon juga jadi teduh,” tuturnya.
Pemerintah Kota Bandung menegaskan bahwa penataan kawasan tidak hanya bertujuan menciptakan ruang publik yang tertib dan nyaman, tetapi juga memastikan para pedagang tetap memiliki kesempatan untuk menjalankan aktivitas ekonominya.
Karena itu, proses penataan akan terus dilakukan melalui pendekatan dialog, pendampingan, serta pencarian solusi terbaik bersama para pedagang agar tercipta keseimbangan antara penataan kota dan keberlangsungan usaha masyarakat.
Dengan wajah baru yang lebih tertata, Cicadas diharapkan dapat kembali menjadi kawasan yang nyaman bagi warga, mendukung aktivitas ekonomi, sekaligus memperkuat kualitas ruang publik di Kota Bandung.
Saat ini belum ada komentar