Ayep Zaki Tekankan Peran ASN dalam Sukseskan Program T-Samsat
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi untuk menjadi pelopor dalam pemanfaatan program Tabungan Samsat (T-Samsat). Imbauan itu disampaikannya saat membuka sosialisasi program T-Samsat di Kantor Bank BJB Sukabumi, Selasa (12/5/2026).
Program T-Samsat merupakan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara berkala, melalui sistem tabungan dengan mekanisme debit otomatis saat jatuh tempo pembayaran pajak. Program ini digagas oleh Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat bersama Bank BJB untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak kendaraan.
Dalam sambutannya, Ayep meminta ASN tidak hanya menjadi pengguna layanan, tetapi juga ikut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu.
“ASN harus menjadi contoh sekaligus pelopor dalam pemanfaatan T-Samsat. Program ini memudahkan masyarakat karena pembayaran pajak dilakukan otomatis melalui tabungan, sehingga tepat waktu dan tepat jumlah,”ujarnya.
Ia menegaskan, pendapatan dari pajak kendaraan bermotor memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, hasil pajak akan kembali dirasakan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur hingga pelayanan publik.
“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan jalan, pelayanan pendidikan, kesehatan, dan program lainnya yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,”katanya.
Ayep juga mengapresiasi sinergi antara Bank BJB, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, dan UP3DW Samsat Kota Sukabumi, dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Saya berharap T-Samsat mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, sekaligus mendorong optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pajak kendaraan,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar