Program “Cau Asak” Berangkatkan Petugas Satlinmas, Kang Asmul: Wujud Nyata Gotong Royong Warga
- account_circle MBI Admin
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG,Mbinews – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menghadiri sekaligus menyerahkan secara simbolis paket umrah kepada Petugas Satlinmas Kelurahan Caringin, Kecamatan Bandung Kulon, di Kantor Kelurahan Caringin, Senin (11/5/2026).
Paket umrah tersebut merupakan hasil urunan warga melalui program “Cau Asak” (Caringin Angkat Umrah Angkat Sadaya Karena Allah), sebuah inisiatif gotong royong masyarakat yang telah berjalan selama lima tahun terakhir untuk membantu warga kurang mampu berangkat ke Tanah Suci.
Pada tahun ini, paket umrah diberikan kepada Pak Darno, petugas Satlinmas Kelurahan Caringin yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam pelayanan masyarakat.
Kang Asmul mengapresiasi program tersebut karena mencerminkan kuatnya nilai gotong royong di tengah masyarakat. Menurutnya, inisiatif seperti ini menjadi contoh nyata kolaborasi warga dalam membantu sesama.
“Ini program yang sangat baik karena berbasis kebersamaan dan kepedulian sosial. Masyarakat yang memiliki kemampuan lebih bisa ikut berkontribusi untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menilai terpilihnya Pak Darno sebagai penerima umrah merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian dan kontribusinya selama bertahun-tahun di lingkungan Kelurahan Caringin.
Selain itu, Kang Asmul menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana urunan masyarakat agar program tetap berjalan baik dan dapat dipercaya.
“Pengelolaan dana harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kang Asmul juga menyaksikan pelantikan ketua RT dan RW di Kelurahan Caringin. Ia berpesan agar para pengurus lingkungan dapat menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat.
“RT dan RW harus hadir di tengah warga, menjadi teladan, serta mampu menyelesaikan persoalan secara musyawarah demi menjaga kerukunan dan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.
Saat ini belum ada komentar