Breaking News
Trending Tags

Cibaduyut Bangun Fondasi Smart IKM, Menjaga Warisan Sekaligus Menjemput Masa Depan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews  – Sentra industri alas kaki legendaris Cibaduyut tengah bersiap menghadapi tantangan era digital dan persaingan global melalui pendekatan ilmiah berbasis riset. Langkah tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Formulasi Model Kesiapan Smart Industri Kecil Menengah Melalui Craftsmanship Skills Index dan Komitmen Manajerial untuk Penguatan UMKM Sepatu Tradisional” yang digelar di Bandung, Rabu (24/6/2026).

Upaya tersebut diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Formulasi Model Kesiapan Smart Industri Kecil Menengah Melalui Craftsmanship Skills Index dan Komitmen Manajerial untuk Penguatan UMKM Sepatu Tradisional” yang digelar di Bandung, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Hibah Kemendiktisaintek 2026 itu menjadi forum penting untuk merumuskan peta jalan transformasi industri alas kaki tradisional menuju Smart IKM tanpa menghilangkan nilai-nilai keterampilan tangan yang menjadi ciri khas pengrajin Indonesia.

Ketua Peneliti, Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P., menegaskan bahwa penelitian ini lahir dari keinginan untuk mendokumentasikan sekaligus memperkuat kompetensi para pengrajin yang selama puluhan tahun menjadi tulang punggung industri sepatu nasional.

“Kami datang bukan untuk menguji. Kami justru ingin belajar dari para empu dan pelaku usaha yang selama ini hidup dari industri sepatu. Pengalaman mereka adalah sumber ilmu yang sangat berharga,” ujar Nurhaeni.

Industri yang Menghidupi Ribuan Keluarga

Diskusi berlangsung hangat ketika para pengrajin menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Mulai dari tingginya harga bahan baku, persaingan dengan produk impor, hingga tantangan regenerasi tenaga kerja terampil.

Tokoh masyarakat sekaligus pengrajin senior, Gun Gun Ruhiyadi, menyampaikan kalimat sederhana yang menggambarkan betapa pentingnya industri alas kaki bagi kehidupan masyarakat.

“Saya hidup dari sepatu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mewakili ribuan pelaku UMKM yang menggantungkan mata pencaharian pada industri alas kaki, tidak hanya di Cibaduyut tetapi juga di berbagai sentra produksi lainnya di Jawa Barat.

Menurut Gun Gun, keberlangsungan industri sepatu tradisional harus menjadi perhatian bersama. Pengrajin membutuhkan dukungan nyata berupa pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, hingga akses pasar yang lebih luas agar mampu bertahan menghadapi perubahan zaman.

Ancaman Nyata di Tengah Persaingan Global

Perwakilan IKM, Ikin Sodikin, mengingatkan bahwa nama besar Cibaduyut tidak boleh membuat para pelaku usaha terlena.

Menurutnya, tantangan industri saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan beberapa dekade lalu. Ketergantungan terhadap bahan baku impor dan membanjirnya produk luar negeri menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan usaha para pengrajin lokal.

“Cibaduyut memiliki sejarah panjang dan reputasi yang kuat. Tetapi kalau tidak berinovasi dan meningkatkan kualitas, kita bisa tertinggal,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ikin menyampaikan pesan yang langsung menyita perhatian peserta FGD.

“Jangan sampai Sepatu Cibaduyut tinggal nama saja, seperti dinosaurus,” tegasnya.

Pernyataan itu menjadi pengingat bahwa eksistensi industri sepatu tradisional harus terus dijaga melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.

Menyusun Standar Kompetensi Pengrajin

Salah satu fokus utama penelitian ini adalah penyusunan Craftsmanship Skills Index (CSI) atau Indeks Keterampilan Kriya yang akan menjadi instrumen untuk mengukur sekaligus memperkuat kompetensi pengrajin sepatu.

Tim peneliti memvalidasi delapan kompetensi utama yang mencakup seluruh proses produksi, mulai dari desain pola, pemilihan material, konstruksi dan penjahitan upper, lasting, pemasangan sol tradisional, finishing, pengendalian kualitas, hingga transfer pengetahuan kepada generasi penerus.

Selain keterampilan produksi, aspek digitalisasi juga menjadi perhatian utama. Pengrajin didorong untuk mulai memanfaatkan teknologi dan platform digital dalam operasional usaha maupun pemasaran produk.

Melalui pendekatan tersebut, Smart IKM diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi usaha, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal.

Harapan Besar untuk Masa Depan Cibaduyut

Dari hasil diskusi, para peserta menyepakati sejumlah rekomendasi penting untuk mendukung keberlanjutan industri alas kaki tradisional.

Salah satunya adalah perlunya program pelatihan yang lebih aplikatif dan berkelanjutan, sehingga pengrajin dapat langsung menerapkan materi yang diperoleh dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Selain itu, para pelaku usaha berharap adanya program subsidi bahan baku guna menekan biaya produksi yang terus meningkat. Dukungan pemasaran dan pendampingan usaha juga dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar UMKM alas kaki mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah, praktisi, dan pengrajin, sentra alas kaki Cibaduyut kini berupaya menata masa depannya. Bukan sekadar mempertahankan warisan industri yang telah melegenda, tetapi juga membangun fondasi baru agar sepatu tradisional Indonesia tetap relevan, kompetitif, dan menjadi sumber penghidupan bagi generasi mendatang.

Dengan semangat transformasi menuju Smart IKM, harapan besar pun tumbuh: Cibaduyut tidak hanya dikenang sebagai sejarah kejayaan masa lalu, melainkan terus melangkah sebagai sentra industri alas kaki yang hidup, berkembang, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat, Percepat Herd Immunity, Cicendo Dan Cibeunying Kidul Adakan Vaksinasi Massal

    Semangat, Percepat Herd Immunity, Cicendo Dan Cibeunying Kidul Adakan Vaksinasi Massal

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (pemkot) Bandung terus mempercepat pembentukan herd immunity. Salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi massal di tiap wilayah. Sampai saat ini, total sasaran pemberikan vaksinasi yaitu 1.952.358. untuk total vaksinasi dosis pertama mencapai 1.423.517 (74 persen). Dosis kedua 927.201 (47,49 persen). Sementara untuk remaja dengan sasaran 238.139, pada dosis pertama telah mencapai […]

  • Bupati Bandung Sebut Uang yang Beredar di Desa dan Kelurahan Capai  Rp 5 Triliun

    Bupati Bandung Sebut Uang yang Beredar di Desa dan Kelurahan Capai  Rp 5 Triliun

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung melihat uang yang beredar di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung totalnya mencapai kurang lebih sekitar Rp 5 triliun pada setiap tahunnya. Ia menyebutkan uang triliunan rupiah yang beredar ke desa maupun kelurahan itu digulirkan melalui program APBD Kabupaten Bandung maupun […]

  • Pemkot Bandung Ubah RPJMD 2018-2023 Akibat Pandemi Covid-19

    Pemkot Bandung Ubah RPJMD 2018-2023 Akibat Pandemi Covid-19

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terpaksa mengubah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJPMD) 2018-2023. Hal itu agar pembangunan sesuai dengan kebutuhan Kota Bandung yang juga terdampak Covid-19. Hal itu diakui oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) secara daring di Pendopo, Kamis, 19 Agustus […]

  • bank bjb Gelar Promo Beli Paket Pakai DIGI Dapat Tambahan Pulsa

    bank bjb Gelar Promo Beli Paket Pakai DIGI Dapat Tambahan Pulsa

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG , Mbinews – bank bjb terus berkomitmen memberikan layanan perbankan terbaik kepada para nasabah. Sebagai bagian dari upaya menjaga loyalitas nasabah, bank bjb rutin menghadirkan berbagai promo menarik yang dirancang untuk memberikan manfaat lebih bagi pengguna layanan digitalnya. Salah satu promo terbaru yang diluncurkan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) […]

  • Februari, Terjadi Delapan Bencana di Kota Sukabumi

    Februari, Terjadi Delapan Bencana di Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id – Sepanjang bulan Februari 2021, jumlah kejadian bencana di Kota Sukabumi sebanyak delapan bencana. Dari jumlah tersebut, nilai kerugainya mencapai sekitar 192 juta. “Dari delapan kejadian bencana yang menerjang Kota Sukabumi di bulan Februari itu, nilai kerugianya sekitar Rp192 juta,”ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami. Selasa, (2/3/2021). Zulkarnain […]

  • Ditetapkan 90 nama Struktur Pengurus PWI Pusat Hasil KLB

    Ditetapkan 90 nama Struktur Pengurus PWI Pusat Hasil KLB

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    JAKARTA , Mbinews – Ketua Umum PWI Pusat H Zulmansyah Sekedang dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat H Sasongko Tedjo, mengumumkan secara resmi struktur baru kepengurusan baru PWI Pusat sisa masa bakti 2023-2028 hasil Kongres Luar Biasa (KLB) PWI yang digelar di Jakarta, 18 Agustus lalu. Kepengurusan baru PWI Pusat berdasarkan hasil musyawarah dan kesepakatan […]

expand_less