Breaking News
Trending Tags

Suami Meninggal Akibat Pelayanan RS, Keluarga Eks Pasien Gugat RS Melinda 2 Di PN Bandung

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id –  Rumah Sakit Melinda 2 Bandung digugat melakukan Perbuatan Melawan Hukum oleh keluarga eks pasiennya alm dr. Miftahurachman, Sp. PD., KEMD., M. Kes., FINASIM. Gugatan ini digelar di Pengadilan Negeri Bandung sebagaimana dalam perkara nomor 171/ Pdt.G/202 PN Bdg. Gugatan ditujukan kepada dr. Ancilla Lina L., M.M., M.Kes., M.HKes., selaku

Direktur Utama Rumah Sakit Melinda 2, beralamat di Jalan Dr. Cipto No. 1 Kota Bandung. Persidangan perdana pada hari Kamis 11 Juni 2020 dipimpin oleh Hakim ketua Haran Tarigan SH, anggota Pendeni Mustikawati SH dan Erry Iriawan SH dan dihadiri para kuasa hukum, dan sidang akan dilanjutkan Selasa depan tanggal 16 Juni 2020 dengan acara mediasi yang menghadirkan pihak rumah Sakit Melinda 2 Bandung dan keluarga pasien.
Keluarga pasien diwakili oleh dr. Ira Febri Yani  Sp.OG., M.Kes selaku istri pasien menuntut RS karena dalam pelayanan rumah sakit kepada suaminya selama dirawat hingga meninggal dunia tidak ada keterbukaan dan terdapat ketidakberesan pihak manajemen rumah sakit.

Misalnya pengambilan tindakan yang tidak memberitahukan dan meminta persetujuan pasien/keluarga, pembayaran yang harus dibayarkan dengan yang digunakan sesuai  keterangan dokter ternyata berbeda, dan ketika ditanyakan ke rumah sakit bahwa pembayaran tersebut adalah kebijakan dari manajemen dalam hal ini direktur serta jajarannya, termasuk para pemilik Rumah Sakit.

Menurut Kuasa Hukum Penggugat H.M. Yos Faizal Husni, S.H., M.Hum., sebelum melakukan upaya hukum, istri pasien beberapa kali mendatangi dan menanyakan ke Rumah Sakit Melinda 2 Bandung dengan itikad baik untuk menyelesaikan secara kekeluargaan setelah kematian suaminya. Mulanya hanya ingin meminta kejelasan dan kejujuran apa yang terjadi dengan peristiwa kematian suaminya, menanyakan penyebab yang sebenarnya kematian suaminya.

“Namun selalu mendapatkan jawaban tidak jelas dan tidak ada kepastian,” ujar Yos.

Ketika melakukan pembayaran dan mendapatkan data apa saja yang harus dibayar, istri pasien kaget ada beberapa data pembayaran tindakan yang tidak diberitahukan sebelumnya dan tidak diminta persetujuan kepada istri pasien.  Kemudian istri pasien mempertanyakan lagi kepada pihak RS Melinda 2, kenapa tidak ada persetujuan tindakan tehadap beberapa tindakan pada suaminya dan tidak ada pemberitahuan hasil pemeriksaan sebagai istri pasien dan selalu mendapatkan jawaban yang tidak jelas.

Menurut Yos, hal tersebut menunjukkan pihak RS tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan persoalan ini. Ditambah lagi pihak RS melibatkan pihak-pihak lain di luar manajemen untuk menghubungi istri pasien agar  menerima apa yang pihak RS inginkan dan menyebarkan informasi kepada pihak lain yang tidak berhak tentang penyebab kematian suaminya. Perjalanan  sangat panjang dalam mencari keadilan dan kebenaran dalam mendapatkan penyebab kematian suaminya, hingga istri pasien mencari tahu ke dokter sebelumnya yang merawat suaminya di salah satu RS Singapore, untuk konsultasi dan meminta pendapat lain.

Berdasarkan semua data-data laboratorium dan data-data item pembayaran, akhirnya dilakukan analisa oleh dokter di Singapore penyebab kematian suaminya, dari sinilah terkuak ketidak beresan dari Rumah Sakit Melinda2 Bandung. Karena Istri dan almarhum suaminya, keduanya adalah tenaga medis serta keluarganya banyak dari kalangan tenga medis, terus mempelajari lebih lanjut data-data yang berasal dari RS dengan pendapat yang dikemukakan dokter Singapore tentang penyebab kematian suaminya.    

Dengan itikad baik istri pasien tetap melakukan upaya mediasi kepada RS, dengan menyurati pihak-pihak yang kompeten dalam bidang medis manajemen RS untuk membantu mediasi, tetapi ada keberpihakan dalam prosesnya dengan harus menuruti yang dikehendaki pihak RS, kecuali Biro Hukum Organisasi Profesi tetapi tidak tuntas karena hambatan birokrasi internal.

“Agar tidak terjadi lagi kejadian yang dialami suaminya kepada pasien lain, akhirnya keluarga yang di wakili istri pasien mengajukan gugatan,” pungkas Yos.

(Red.)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adaptasi Kebiasaan Baru, Pelaku Pasar Modern Ataupun Tradisional Siap Hadapi New Normal

    Adaptasi Kebiasaan Baru, Pelaku Pasar Modern Ataupun Tradisional Siap Hadapi New Normal

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pelaku Pasar Modern ataupun tradisional dinyatakan siap dalam menghadapi Persiapan new normal atau adaptasi kebiadaan Baru (AKB) di wilayah Kota Sukabumi yang akan diterapkan pada hari Sabtu 6 Juni 2020 besok. Sehingga menurut Plt. Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Didin Syarifudin, mereka sudah tidka perlu lagi mengajukan, karena […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Tekan Inflasi

    Pemerintah Kota Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Tekan Inflasi

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id  – Dalam upaya menanggulangi inflasi yang tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Barat pada akhir tahun 2024, Pemerintah Kota Sukabumi terus berinovasi dengan berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), yang kali ini dilaksanakan di Lapang Renyah, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, pada Senin (20/01/2025). Penjabat Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, […]

  • Daddy Rohanady: Anak Bangsa Sebagai Aset Bangsa

    Daddy Rohanady: Anak Bangsa Sebagai Aset Bangsa

    • calendar_month Kamis, 1 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BANDUNG MBInews.id – Anak merupakan titipan kepada umat manusia yang harus dilindungi. Mereka adalah penerus setiap generasi yang akan mempertahankan kelangsungan hidup bangsanya. “Mereka akan menjadi penerus cita-cita para pendiri bangsanya. Mereka juga akan mewujudkan mimpi-mimpi yang tertanam dalam setiap pikirannya,” ujar Anggota DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady. Itulah sekilas gambaran yang disampaikan Daddy Rohanady […]

  • Beredar Viral Video Dugaan Money Politik di Tempat Ibadah, Warga: Kami Sangat Kecewa

    Beredar Viral Video Dugaan Money Politik di Tempat Ibadah, Warga: Kami Sangat Kecewa

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id  – Sebuah video yang viral di media sosial memicu perbincangan hangat di kalangan masyarakat, terkait dugaan tindakan money politik dalam kegiatan pengajian ibu-ibu di Masjid Al Jihad, RT 02 RW 04, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Video tersebut memperlihatkan dugaan beberapa indikasi pelanggaran diantaranya, kampanye di luar jadwal, penggunaan rumah ibadah sebagai […]

  • Pemkot Bandung Hibahkan Lahan 5.058 Meter Persegi Untuk Atasi Kemacetan

    Pemkot Bandung Hibahkan Lahan 5.058 Meter Persegi Untuk Atasi Kemacetan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Mbinews, BANDUNG, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menghibahkan 124 bidang lahan atau sekitar 5.058 meter persegi kepada Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Senin 9 Januari 2023. Serah terima lahan ini tertuang dalam Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Tanah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) dari Pemkot Bandung kepada Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI. Wali […]

  • DPD Partai Nasdem Kota Bandung Berikan Bantuan Program S1 Bagi Masyarakat Yang Terdampak Covid-19

    DPD Partai Nasdem Kota Bandung Berikan Bantuan Program S1 Bagi Masyarakat Yang Terdampak Covid-19

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Partai NasDem Kota Bandung menyadari bahwa dalam kondisi pandemi ini, banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan berimbas terhadap segala bidang kehidupan, salah satunya adalah bidang pendidikan Rendiana Awangga, atau sering disapa Kang Awang selaku ketua DPD Partai NasDem Kota Bandung menyampaikan hal itu dalam acara Pemberian Beasiswa S1 Bagi masyarakat terdampak […]

expand_less