Breaking News
Trending Tags

Dari 6.000 Reklame yang Bertebaran di Kota Bandung, 3.000 Diantaranya Ilegal

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Di Kota Bandung terdapat tidak kurang 6.000 Reklame terpasang di berbagai tempat dalam lingkup dunia bisnis, kegiatan publikasi (iklan) sebuah produk merupakan bagian yang tidak dapat dikesampingkan.

Demikian dikatakan Anggota Panitia Khusus (Pansus) 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Asep Robin, SH., MH kepada media MBInews.id disela-sela kegiatannya.

“Hal ini merupakan penyebarluasan informasi, yang diharapkan dapat memberikan dampak ketertarikan masyarakat terhadap sebuah produk. Salah satu wujud publikasi produk yang lazim dilakukan dewasa ini dikenal sebagai media reklame,” katanya.

Asep Robin juga menyampaikan, ada dua macam media reklame yang didasarkan pada penempatannya, yaitu luar ruang (outdoor) dan dalam ruang (indoor).

“Pada umumnya yang sering memperoleh sorotan masyarakat, adalah mengenai media reklame luar ruang. Mengapa demikian? Karena dominan tersebar di berbagai pelosok kota. Mulai dari bentuk spanduk, baliho, umbul-umbul, poster, selebaran, billboard atau pun videotron,” jelas Asep Robin.

Ukurannya pun sangat beragam, lanjutnya, tergantung dari kebutuhan untuk menampilkan pesan, baik berupa gambar atau teks, yang ingin disampaikan.

Menurust Politisi Partai Gerindra ini, penertibkan reklame ilegal dilakukan, dikarenakan menggangu keindahan estetika Kota Bandung, dan kini Pansus 3 DPRD Kota Bandung  sedang membahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Reklame.

“Diharapkan pengaturan, penyebaran  reklame, nantinya  tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Reklame, namun dalam tataran pelaksanaannya terkesan semrawut,” ungkapnya.

Anggota Pansus 3 ini juga mencontohkan pelaksanaan penertiban reklame antara lain penentuan titik berdirinya tiang reklame yang tidak mengindahkan kondisi lingkungan sekitarnya, disamping  itu penyebaran yang sembarangan, tidak menurut  aturan. Dan juga  Konten yang beragam, tidak sesuai dari sisi  aspek sosial maupun kesehatan.

“Akibat dari itu semua, keberadaannya menjadi tidak terkendali. Reklame yang tidak dilengkapi perijinan yang memadai, sehingga kondisinya amburadul,” ujarnya.

Asep  Robin  juga menegaskan, perlu Pembenahan  Reklame Reklame yang ada di Kota Bandung  terutama yang harus menjadi prioritas yaitu 3000 reklame illegal. Sehingga perlu secepatnya dibuat Peraturan Daerah baru tentang penyelenggaraan reklame tersebut. Apalagi, mengenai hal itu sudah pula diatur lewat Peraturan Walikota Nomor 25 Tahun 2023.

“Perlu ada  beberapa  dalam pengaturan  reklame di Kota Bandung, antara lain keberadaan bando jalan mutlak harus ditertibkan, karena  dikhawatirkan dapat menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan  dan bangunan-bangunan jembatan yang melintang jalan, semata-mata diperuntukan bagi pejalan kaki, dan bukan untuk penempatan bidang Reklame,” urai pria berkacamata ini.

Keberadaan bidang reklame, tambahnya, diarahkan untuk masuk persil atau untuk kondisi tertentu menempel pada dinding gedung. Jarak berdirinya tiang reklame ditentukan atas dasar pertimbangan teknis, keindahan Kota Bandung.

Langkah penertiban Reklame dibutuhkan persiapan yang matang yang ditunjang oleh ketersediaan data akurat dan kesiapan personil juga dukungan anggaran yang memadai, agar kegiatan penertiban berjalan lancar, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kedinasannya yaitu Satuan Polisi Pamong Praja.

“Diharapkan ke depan keberadaan reklame Kota Bandung, menjadi penentu keindahan kota, tapi juga sebagai salah satu penopang Pendapatan Asli Daerah atau PAD,” tutupnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refleksi Kemerdekaan, Pemuda Membangun Bangsa.

    Refleksi Kemerdekaan, Pemuda Membangun Bangsa.

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dewan Mahasiswa Institusi Agama Islam Sukabumi (IAIS) stadium general secara online dalam rangka merefleksi kemerdekaan republik Indonesia ke-75 dengan tema peran pemuda dalam membangun bangsa. Selasa (25/08/2020). Untuk merefleksikan kemerdekaan, pada kesempatan tersebut, IAIS menghadirkan tokoh-tokoh nasional diantara ketua umum DPP PGK Bursah Zubunbi, Angelo Wake Kako selaku anggota DPD RI, Beni […]

  • Antisipasi Lonjakan Nataru 2022, DPRD Jabar Usulkan Penguatan Tracing Masyarakat

    Antisipasi Lonjakan Nataru 2022, DPRD Jabar Usulkan Penguatan Tracing Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemprov Jabar mendukung penerapan PPKM Level 3 untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan Covid-19 dan untuk memperketat penerapan protokol kesehatan Jelang Natal dan Tahun Baru (NATARU) Namun, DPRD Jabar lebih setuju apabila Pemprov menguatkan tracing masyarakat dibandingkan menerapkan PPKM Level 3. Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Jabar, Yunandar Rukhiadi Eka Perwira. Ia mengatakan jika Pemprov harus […]

  • Optimalkan Pengelolaan Keuangan, BPKPD Kota Sukabumi Gelar Bimtek SIPKD

    Optimalkan Pengelolaan Keuangan, BPKPD Kota Sukabumi Gelar Bimtek SIPKD

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Optimalkan pengelolaan keuangan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabum menggelar kegiatan bimbingan teknis Peningkatan Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD), Selasa (19/12). Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji membuka langsung, kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kasubag Keuangan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Sukabumi tersebut. “Penyusunan laporan […]

  • Masa Orientasi Pendidikan Tinggi Stikindo di lapang Graha Wirakarya Ciparay Kab Bandung

    Masa Orientasi Pendidikan Tinggi Stikindo di lapang Graha Wirakarya Ciparay Kab Bandung

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id- Pembukaan masa orientasi Pendidikan tinggi kesehatan Stikindo Wirautama Tahun Akademik 2024-2025. Masa Pengenalan lingkungan Kampus Stikindo Wirautama Ciparay Graha Wirakarya pada. Rabu, (25/9/2024) Jalan Raya Laswi Kec Ciparay Kabupaten Bandung. Kegiatan Pembukaan MOPT (Masa Orientasi Perguruan Tinggi) Stikindo Wirautama dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Pembangunan Generasi Muda Indonesia (YPPGMI), H.Asep Ikhsan.SE.Spd.MM. Di dampingi […]

  • Bupati Dadang Supriatna Sebut Badawang Ciri Khas Kesenian Kabupaten Bandung

    Bupati Dadang Supriatna Sebut Badawang Ciri Khas Kesenian Kabupaten Bandung

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengenalkan warisan budaya dan seni badawang serta wayang golek yang saat ini terus dilestarikan masyarakat Kabupaten Bandung, saat silaturahmi dan pengambilan foto untuk penerbitan majalah “Anugerah PWI” serta pembuatan video penerima anugerah dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Kantor PWI  Pusat Gedung Dewan Pusat Lt. […]

  • Peristiwa Tragis Kabupaten Sukabumi, Seorang Balita  Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa Di Kolam Depan Rumah

    Peristiwa Tragis Kabupaten Sukabumi, Seorang Balita Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa Di Kolam Depan Rumah

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Akbar Fauzi (11 Bln) anak laki – laki pasangan Ilham (32) dan Melia (29) mengapung di kolam depan rumahnya di kampung Tenjolaya RT 01, RW 13 Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jumat (03/01/19). Kapolsek Sukabumi AKP Dedi Suryadi mengatakan, jasad anak ke dua dari pasangan suami istri itu, ditemukan sudah tidak […]

expand_less