Utusan Khusus Presiden Prabowo Kunjungi Sukabumi, Gandeng Pesantren Jaga Persatuan
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 106
- comment 0 komentar
- print Cetak

{"source_type":"vicut","data":{"client_key":"aw889s25wozf8s7e","source_type":"vicut","source_platform":"mobile_2","appVersion":"19.0.0","enterFrom":"cover","os":"android","product":"vicut","editType":"image_edit","region":"ID","picture_id":"2L9X3GO4-Q30L-NMHA-HURD-7UJX1OB6ISMZ","pictureId":"2L9X3GO4-Q30L-NMHA-HURD-7UJX1OB6ISMZ","capability_name":"capcut_photo_editor"},"tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"client_key":"aw889s25wozf8s7e","source_type":"vicut","source_platform":"mobile_2","appVersion":"19.0.0","enterFrom":"cover","os":"android","product":"vicut","editType":"image_edit","region":"ID","picture_id":"2L9X3GO4-Q30L-NMHA-HURD-7UJX1OB6ISMZ","pictureId":"2L9X3GO4-Q30L-NMHA-HURD-7UJX1OB6ISMZ","capability_name":"capcut_photo_editor"}"}
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI, Mbinews.id — Utusan khusus Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid, kembali melakukan kunjungan ke Kota Sukabumi. Kali ini, Fauka menyambangi Pondok Pesantren Modern Dzikir Al Fath, Minggu (16/08/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergitas antara pemerintah pusat dengan masyarakat di daerah, khususnya kalangan pondok pesantren. Dalam kesempatan itu, Fauka juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi hoaks maupun isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Pimpinan Pondok Pesantren Modern Dzikir Al Fath, KH Fajar Laksana, mengatakan kunjungan Fauka memiliki makna tersendiri. Selain dalam kapasitasnya sebagai utusan khusus Presiden RI, kunjungan tersebut juga menjadi napak tilas hubungan baik yang telah terjalin antara dirinya dengan Fauka selama belasan tahun.
“Kita sudah kenal lama. Beliau ini dulu adalah ajudan Bapak Prabowo sebelum menjadi presiden, yang juga dulu sempat berkunjung ke pondok pesantren ini. Beliau juga sudah mengetahui dan terus memantau perkembangan pondok pesantren ini,” ujar Fajar, Minggu (16/8/2026).
Menurut Fajar, kehadiran utusan khusus Presiden RI di Kota Sukabumi juga membawa pesan penting mengenai persatuan. Masyarakat, kata dia, diharapkan tidak mudah terpecah akibat isu negatif maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Dalam kunjungan tersebut, turut digelar kegiatan bakti sosial, salah satunya pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang berada di lingkungan pondok pesantren.
Fajar menyebut kegiatan sosial tersebut juga berkaitan dengan program yang dijalankan Garda Mawar besutan Fauka. Menurutnya, program tersebut turut menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu serta mereka yang terdampak bencana.
“Jadi tadi juga ada kegiatan bakti sosial yang dilakukan, salah satunya menyantuni anak yatim piatu dan dhuafa yang ada di pondok pesantren. Garda Mawar besutan Pak Fauka ini juga mencari anak-anak yang kurang mampu, seperti halnya kemarin terhadap korban bencana alam di Bandung. Anak-anak penyintas ada yang diambil dan diberikan beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan,” jelasnya.
Sosialisasikan Program Pemerintah
Fajar menambahkan, kunjungan utusan khusus Presiden ke pondok pesantrennya juga menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat secara langsung.
Ia menilai komunikasi langsung antara pemerintah dengan masyarakat penting dilakukan agar informasi mengenai kebijakan dan program pemerintah dapat diterima secara utuh, sekaligus mencegah masyarakat mudah terpengaruh informasi yang tidak benar.
“Beliau turun ke daerah menyampaikan langsung program Pak Presiden, sehingga masyarakat di daerah mengetahui langsung dan jangan sampai kita terbawa berita hoaks atau terprovokasi,” kata Fajar.
Fajar juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal program pemerintah selama masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Karena harus kita pahami bersama, bagaimanapun juga Pak Prabowo ini adalah presiden kita. Maka wajib kita dukung sama-sama untuk menuntaskan masa jabatannya sesuai dengan konstitusi yang berlaku di negara kita. Mari kita bantu menyukseskan seluruh programnya,” ujarnya.
Fauka: Pesantren Jangan Mudah Terprovokasi
Sementara itu, Mayjen (Purn) Fauka Noor Farid mengatakan kunjungannya ke Pondok Pesantren Modern Dzikir Al Fath merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dengan kalangan pesantren.
Menurut Fauka, kunjungan langsung ke daerah diperlukan agar pemerintah dapat menyampaikan informasi sekaligus memperoleh gambaran mengenai kondisi masyarakat secara langsung.
“Kita memberikan masukan. Seperti yang kita ketahui, saat ini kondisi bangsa Indonesia sedang terjadi gonjang-ganjing. Jadi saya meminta bantuan kalangan pesantren agar tidak terpengaruh dan terprovokasi isu yang sedang ramai. Saya pribadi tidak ingin kalangan pesantren dibawa kepada isu-isu tersebut yang menginginkan Indonesia pecah belah,” jelas Fauka.
Fauka juga menjelaskan alasan Kota Sukabumi menjadi salah satu daerah yang dikunjungi dalam rangka menyampaikan program-program pemerintah.
Menurutnya, Sukabumi memiliki nilai historis dan strategis. Ia menyebut Sukabumi memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pemerintahan di Jawa Barat.
“Kita sama-sama mengetahui Kota Sukabumi ini merupakan kota yang legendaris. Dulu zaman Pajajaran saja, bukan hanya Bogor, Sukabumi ini menjadi titik pusat pemerintahan. Jadi kalau bicara Jawa Barat, Bogor itu termasuk wilayah pemerintahan Sukabumi juga pada dulunya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pondok Pesantren Modern Dzikir Al Fath juga memiliki karakter tersendiri karena menggabungkan pendidikan keagamaan dengan berbagai ilmu kehidupan.
“Sukabumi ini adalah tonggak pemerintahan. Sama seperti dulu awalnya saya mendatangkan Pak Prabowo ke Pesantren Al Fath ini, karena pesantren ini menggabungkan berbagai ilmu, mulai dari ilmu keagamaan hingga ilmu-ilmu kehidupan lainnya,” kata Fauka.
Masyarakat Diminta Tak Mudah Percaya Hoaks
Dalam kesempatan tersebut, Fauka kembali mengimbau masyarakat, khususnya di Kota Sukabumi, agar tidak mudah terpengaruh oleh isu maupun informasi yang belum terverifikasi.
Ia meminta masyarakat dapat menyikapi berbagai informasi secara kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang berusaha disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.
Fauka juga menyampaikan pandangannya mengenai berbagai program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai program-program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, perbedaan pandangan terhadap kebijakan pemerintah merupakan hal yang dapat terjadi. Namun, masyarakat diharapkan tetap menjaga persatuan dan tidak menjadikan perbedaan tersebut sebagai alasan untuk saling memecah belah.
“Tapi biarlah rakyat yang menilai. Kita perlu ingat bahwa Pak Prabowo sudah mengorbankan dirinya untuk dihina, dicaci maki, yang penting beliau bisa tetap teguh untuk mensejahterakan rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Kunjungan utusan khusus Presiden RI tersebut turut dihadiri Kapolres Sukabumi Kota dan Wakapolres Sukabumi Kota. (Ardan/Wan/Mbi)
- Penulis: mbiredaktur


Saat ini belum ada komentar