Breaking News
Trending Tags

Pers Merdeka Bukan Bebas Memeras, PWI Kota Sukabumi Soroti Dugaan Intimidasi di Sekolah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi, mengecam dugaan tindakan pemerasan dan intimidasi yang dilakukan seseorang yang mengatasnamakan wartawan terhadap Kepala SDN Sukaraja 2, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Dugaan tersebut mencuat setelah Bidang Advokasi PWI Kota Sukabumi, melakukan penelusuran dan meminta keterangan dari pihak sekolah terkait peristiwa yang disebut terjadi saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.

Ketua PWI Kota Sukabumi, Ikbal Zaelani, menegaskan, pemerasan, intimidasi, ancaman, maupun penyalahgunaan identitas wartawan bukan bagian dari praktik jurnalistik.

“Profesi wartawan tidak boleh dijadikan alat untuk melakukan pemerasan, intimidasi, ancaman, atau mencari keuntungan pribadi. Jika seseorang menggunakan identitas wartawan untuk melakukan tindakan tersebut, maka harus dibedakan secara tegas antara kegiatan jurnalistik dan tindakan pribadi yang berpotensi masuk ke ranah hukum,”ujarnya. Selasa, (1/9/2026).

Menurut Ikbal, kemerdekaan pers merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, kebebasan tersebut tetap harus dijalankan dengan tanggung jawab, profesionalisme, serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan Kode Etik Jurnalistik.

Berdasarkan hasil penelusuran Bidang Advokasi PWI Kota Sukabumi, dugaan intimidasi tersebut terjadi di lingkungan SDN Sukaraja 2 ketika proses pembelajaran sedang berlangsung.

Peristiwa itu disebut disaksikan sejumlah siswa dan orangtua murid. Dalam keterangannya kepada PWI, pihak sekolah mengungkapkan adanya dugaan tekanan terhadap Kepala SDN Sukaraja 2, Siti Julaeha, berupa permintaan sejumlah uang yang disertai perkataan bernada tinggi dan intimidatif.

PWI Kota Sukabumi menilai dugaan tersebut perlu ditangani secara serius apabila nantinya ditemukan bukti yang cukup. Selain berpotensi merugikan pihak sekolah, tindakan yang mengatasnamakan profesi wartawan juga dinilai dapat mencoreng kredibilitas insan pers yang menjalankan tugas secara profesional.

“Yang kami sayangkan, dugaan tindakan tersebut terjadi di lingkungan sekolah dan disaksikan oleh peserta didik serta orangtua. Apa pun persoalannya, penyelesaian harus ditempuh melalui mekanisme yang sesuai hukum. Profesi wartawan tidak boleh digunakan sebagai alat untuk menekan atau menakut-nakuti pihak lain,”ucap Ikbal.

Ikbal menegaskan, tugas wartawan adalah mencari, mengolah, memverifikasi, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat berdasarkan fakta dan kepentingan publik.

Dalam menjalankan tugas jurnalistik, wartawan dituntut menjaga independensi, profesionalisme, keberimbangan, serta menghormati pihak yang menjadi objek pemberitaan.

Untuk itu, kata Ikbal, permintaan uang, fasilitas, maupun keuntungan pribadi yang disertai ancaman akan memberitakan seseorang atau lembaga tidak dapat dibenarkan sebagai praktik jurnalistik apabila terbukti dilakukan.

“Pers merdeka bukan berarti bebas melakukan apa saja. Kemerdekaan pers selalu melekat dengan tanggung jawab. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan pribadi,”tegasnya.

PWI Kota Sukabumi juga mengingatkan, identitas wartawan maupun penggunaan nama media tidak dapat menjadi alasan untuk membenarkan dugaan tindak pidana.

Seseorang yang terbukti melakukan tindak pidana dengan mengatasnamakan wartawan atau media, menurut PWI, tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ikbal menambahkan, PWI Kota Sukabumi menyatakan mendukung langkah aparat penegak hukum, apabila laporan mengenai dugaan pemerasan dan intimidasi tersebut diproses secara hukum.

Namun, PWI meminta seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan memastikan proses penanganan dilakukan secara transparan, profesional, serta objektif.

“Kami mendukung aparat penegak hukum mengusut persoalan ini secara profesional dan objektif. Jika memang terdapat unsur pidana, silakan diproses sesuai hukum. Jangan sampai profesi wartawan dijadikan tameng untuk menghindari pertanggungjawaban hukum,”ungkap Ikbal.

PWI juga mengimbau instansi pemerintah, lembaga pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat agar tidak takut menghadapi seseorang yang mengaku sebagai wartawan apabila terdapat dugaan intimidasi atau permintaan uang.

Masyarakat diminta mencatat kejadian dan mengumpulkan bukti yang relevan sebelum melaporkannya kepada pihak berwenang.

“Kalau ada dugaan pelanggaran atau tindak pidana, jangan takut dan jangan menyelesaikannya dengan cara yang justru menimbulkan persoalan baru. Kumpulkan bukti dan laporkan kepada pihak yang berwenang,”tutur Ikbal.

Kasus tersebut , smabung Ikbal, sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh insan pers agar tidak menyalahgunakan kemerdekaan pers untuk kepentingan pribadi.

PWI Kota Sukabumi mengajak wartawan untuk terus menjaga independensi, profesionalisme, integritas, keberimbangan, dan etika dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Jangan sampai tindakan segelintir oknum membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap wartawan yang bekerja secara profesional. Marwah profesi harus kita jaga bersama,”terangnya.

PWI Kota Sukabumi menegaskan komitmennya, untuk mendorong kehidupan pers yang sehat dan bermartabat. Setiap persoalan yang berkaitan dengan profesi wartawan, kata Ikbal, harus ditempatkan secara proporsional melalui mekanisme organisasi maupun jalur hukum apabila terdapat dugaan tindak pidana.

“Profesionalisme, integritas, independensi, dan tanggung jawab harus menjadi pegangan setiap wartawan. Kebebasan pers harus kita jaga bersama, tetapi kebebasan itu tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kembangkan Cashless Society, bank bjb Gandeng Baznas Provinsi Jawa Barat dan Grab

    Kembangkan Cashless Society, bank bjb Gandeng Baznas Provinsi Jawa Barat dan Grab

    • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, bank bjb terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder guna meningkatkan digitalisasi keuangan melalui lmplementasi QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). Salah satu upaya yang dilakukan adalah beradaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini, termasuk dalam berinfak dan bersedekah. Untuk itu, bank bjb bersama Baznas Provinsi Jawa Barat dan PT Grab Teknologi Indonesia […]

  • Tekan Lonjakan Kasus Covid-19 Yang Meningkat, Pemkot Cimahi Tetapkan PPKM Darurat

    Tekan Lonjakan Kasus Covid-19 Yang Meningkat, Pemkot Cimahi Tetapkan PPKM Darurat

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    CIMAHI,  Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi memutuskan  segera menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 – 20 Juli 2021. Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi Ngatiyana usai memimpin rapat pelaksanaan PPKM Darurat dengan Forkopimda di Aula Gedung A dan juga sebelumnya memimpin Rapat Dinas Pelaksanaan PPKM Darurat Kota Cimahi dengan seluruh jajarannya […]

  • Dengan Modena Water Dispenser DD 67 SUV, Konsumsi Air Putih Bebas Dari Bakteri

    Dengan Modena Water Dispenser DD 67 SUV, Konsumsi Air Putih Bebas Dari Bakteri

    • calendar_month Sabtu, 28 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pentingnya konsumsi air putih bagi tubuh, MODENA kembali tunjukkan eksistensinya dengan luncurkan produk Water Dispenser DD 67 SUV yang kini telah tersedia di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Melalui peluncuran produk kali ini, MODENA menghadirkan berbagai fitur menarik yang mendukung produksi air putih bebas bakteri untuk konsumsi tubuh yang lebih baik. “Dengan produk Water Dispenser […]

  • Tega, Ayah Setubuhi Anaknya Hingga Berbulan-bulan

    Tega, Ayah Setubuhi Anaknya Hingga Berbulan-bulan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Aksi biadab yang dilakukan ayah terhadap anaknya kembali terjadi di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi. Pelaku N (47) tega menyetubuhi anaknya sendiri yang masih berusia 12 Tahun, hingga berkali-kali dirumahnya, diketahui aksi bejad yang dilakukan ayahnya sudah 3 bulan lamanya. “Setiap kali melakukan aksinya, pelaku seringkali mengancam akan mengurung dan mencekik. Bahkan akan […]

  • Lomba seni dan Olahraga Meriahkan HJKB ke 213

    Lomba seni dan Olahraga Meriahkan HJKB ke 213

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Raja Dangdut, Rhoma Irama menggoyang para penggemarnya di Balai Kota Bandung, Rabu 13 September 2023. Membawakan lagu Mirasantika dan Judi, Ia tampil untuk memeriahkan Hari Jadi ke-213 Kota Bandung. “Dalam rangka bagaimana menyelamatkan generasi muda di Kota Bandung, kami akan membawakan lagu Mirasantika,” ujarnya yang disambut meriah masyarakat yang hadir. Lagu tersebut […]

  • BNPB Peringati Hari Pramuka dan Puncak Destana Tsunami di Serang

    BNPB Peringati Hari Pramuka dan Puncak Destana Tsunami di Serang

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    MBInews.id, Serang – Kepala BNPB bersama pejabat tinggi BNPB memperingati Hari Pramuka ke-58 di Kabupaten Serang, Banten (14/8/19). Dihadiri seribuan Pramuka dari berbagai daerah bersama relawan penanggulangan bencana. Dalam sambutannya Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan peristiwa Alam merupakan kejadian alam yang terjadi berulang pada periode yang akan datang. Mengenali ancamannya, siapkan strateginya dan tangguh menyelamatkan […]

expand_less