Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Wali Kota Sukabumi Ajak Generasi Muda Perjuangkan Kemakmuran Bersama
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 34
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI-Mbinews.id – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, untuk memperkuat peran generasi muda dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengajak, seluruh elemen masyarakat menjadikan semangat persatuan sebagai landasan menghadirkan pembangunan yang adil, merata, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga.
Pesan tersebut disampaikan Ayep, saat memimpin apel peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kota Sukabumi di Plaza Kota Sukabumi, Rabu (28/10/2026).
Dalam kegiatan itu, ia juga menegaskan, perjuangan membangun bangsa tidak cukup hanya dengan menjaga persatuan, tetapi juga harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Ayep, ikrar Sumpah Pemuda pada 1928 telah menjadi tonggak penting dalam memperkuat persatuan bangsa Indonesia. Semangat tersebut kemudian diperkuat melalui Deklarasi Djuanda pada 1957 yang menegaskan kesatuan wilayah Indonesia.
Namun, ia mengingatkan, perjuangan bangsa masih berlanjut, terutama dalam mewujudkan kemakmuran yang dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Persatuan harus mampu menghadirkan keadilan, kesempatan, dan kesejahteraan bagi setiap warga. Semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan melalui kerja nyata untuk membangun masyarakat yang lebih makmur,”demikian pesan yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.
Ayep juga mengajak generasi muda, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Kota Sukabumi. Menurutnya, kota yang maju harus mampu menyediakan ruang bagi anak muda untuk belajar, bekerja, berusaha, dan berkarya tanpa ada kelompok masyarakat yang tertinggal.
Dalam apel tersebut, Ayep membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026.
Sambutan itu menekankan, pentingnya membentuk generasi muda yang patriotik, gigih, dan memiliki empati terhadap lingkungan sosialnya.
Patriotisme, sebagaimana ditekankan dalam sambutan tersebut, tidak hanya ditunjukkan melalui semangat kebangsaan, tetapi juga melalui pengabdian dan tindakan nyata. Sementara itu, kegigihan tercermin dari kemampuan untuk terus berjuang menghadapi tantangan, sedangkan empati diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama.

Generasi muda juga didorong untuk terus meningkatkan pengetahuan, menghasilkan karya, berani mengambil peran kepemimpinan, serta memiliki kemauan untuk melayani masyarakat.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membangun generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam kemampuan, tetapi juga memiliki karakter dan tanggung jawab sosial dalam mendukung kemajuan bangsa.
Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi generasi muda, Ayep menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah pemuda dan pemudi berprestasi pada akhir kegiatan.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi nyata mereka bagi Kota Sukabumi. Selain menjadi bentuk pengakuan, pemberian penghargaan diharapkan dapat mendorong generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi, kreativitas, dan kepedulian sosial.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kota Sukabumi itu turut dihadiri Ketua DPRD Kota Sukabumi beserta Ketua Komisi III, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para staf ahli dan asisten daerah, kepala perangkat daerah, serta pimpinan instansi vertikal dan BUMN maupun BUMD.
Hadir pula para camat dan lurah, pimpinan perguruan tinggi, Ketua DPD KNPI, Ketua MPI KNPI, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.
Melalui momentum peringatan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi berharap semangat persatuan dan kepeloporan pemuda dapat semakin memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah.
Ayep mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Kota Sukabumi sebagai bagian dari gerakan menuju kemakmuran bersama. Keberhasilan pembangunan, menurut pesan yang disampaikannya, tidak hanya diukur dari kemajuan fisik kota, tetapi juga dari peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Semangat itu diharapkan menjadi pijakan bersama dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur, dengan memulai langkah nyata dari Kota Sukabumi untuk Indonesia dan dunia,”pungkasnya.ardan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur



Saat ini belum ada komentar