Breaking News
Trending Tags

PWI Jabar Ajak Pers Lawan Penipuan AI, Waspadai Tiruan Wajah dan Suara

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

BANDUNG,Mbinews — Pers didorong mengambil peran lebih aktif dalam mencegah kejahatan digital berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), terutama penipuan yang memanfaatkan tiruan wajah dan suara. Di tengah maraknya manipulasi digital dan hoaks, jurnalis dituntut tidak hanya mengungkap kasus, tetapi juga mengedukasi masyarakat dan memastikan setiap informasi terverifikasi.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat, Tantan Sulthon Bukhawan, menegaskan hal tersebut dalam Bandung Digital Safety Forum 2026 di Pendopo Kota Bandung, Kamis (29/10/2026). Forum yang digagas PWI Jawa Barat bersama komunitas Jurnalis Hukum Bandung (JHB) itu bertujuan memperkuat literasi, perlindungan, dan kepercayaan publik di ruang digital.

Menurut Tantan, perkembangan AI menghadirkan tantangan baru bagi keamanan masyarakat. Teknologi yang mampu meniru identitas seseorang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menjalankan penipuan yang semakin sulit dikenali.

Ketua PWI Jabar memberikan penghargaan kepada wali kota bandung Muhammad Farhan sebagai salah satu *kepala daerah yang aktif dalam transformasi digital Tatakelola pemerintahan* yang diwakili pihak Diskominfo Kota Bandung

“Sekarang ada social engineering yang memanfaatkan AI. Suara bahkan wajah seseorang bisa ditiru, sehingga masyarakat berpotensi tertipu,” kata Tantan.

Karena itu, peran pers harus melampaui pemberitaan setelah kejahatan terjadi. Media juga perlu membantu masyarakat mengenali modus penipuan, memeriksa kebenaran informasi, dan meningkatkan kewaspadaan sebelum mengambil keputusan.

Manipulasi AI Hadirkan Ancaman Baru

Pemanfaatan AI membuka peluang bagi pelaku kejahatan untuk memanipulasi informasi dan identitas. Tiruan suara maupun wajah dapat digunakan untuk membangun kepercayaan korban, termasuk melalui modus social engineering.

Ancaman tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga memicu persoalan sosial. Gambar, video, atau rekaman suara hasil manipulasi dapat dipercaya sebagai kenyataan dan digunakan untuk merusak reputasi seseorang.

Ketua JHB, Suyono Widik, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Bandung Digital Safety Forum 2026 merupakan respons terhadap meningkatnya perhatian terhadap kejahatan yang memanfaatkan teknologi AI.

Melalui forum ini, penyelenggara ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko di ruang digital sekaligus mendorong kolaborasi berbagai pihak agar teknologi dimanfaatkan secara aman dan bertanggung jawab.

Staf Ahli Menteri Komdigi Molly Prabawaty menerima cendera mata dari Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon Bukhawan, didampingi Ketua Panitia BDSF 2026 Yedi Supriyadi, di Pendopo Kota Bandung, Kamis (29/10/2026).

Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat tidak bisa lagi menjadikan tampilan visual, suara yang terdengar meyakinkan, atau pesan yang mengatasnamakan seseorang sebagai satu-satunya dasar untuk mempercayai informasi.

Pemeriksaan sumber dan konfirmasi melalui saluran resmi menjadi langkah penting sebelum mempercayai pesan, menyebarkan konten, atau melakukan transaksi.

Pers Harus Menjadi Benteng Terakhir Melawan Hoaks

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, akurasi tetap menjadi fondasi utama kerja jurnalistik. Informasi yang beredar cepat belum tentu benar. Begitu pula konten yang terlihat meyakinkan belum tentu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

Tantan menilai tantangan tersebut semakin besar di tengah maraknya hoaks dan fenomena post-truth, ketika persepsi maupun keyakinan dapat lebih memengaruhi masyarakat dibandingkan fakta yang telah diverifikasi.

“Saya menganggap pers menjadi benteng terakhir bagaimana kita menangkal hoaks,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya verifikasi sebagai bagian dari tanggung jawab pers. Wartawan perlu menguji informasi, meminta konfirmasi kepada pihak terkait, dan memastikan materi pemberitaan tidak menyesatkan publik.

Jurnalis juga perlu berhati-hati ketika menerima rekaman suara, foto, atau video yang belum jelas asal-usulnya. Apabila terdapat indikasi manipulasi, redaksi perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum memublikasikannya.

Selain mengungkap peristiwa, media dapat memperkuat edukasi publik melalui pemberitaan mengenai modus penipuan digital, cara memeriksa sumber informasi, dan langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat.

Dengan demikian, pers tidak hanya menyampaikan apa yang terjadi, tetapi juga membantu masyarakat memahami ancaman dan mengambil keputusan secara lebih bijak.

Literasi Digital dan Kolaborasi Jadi Kunci

Penguatan keamanan digital tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Masyarakat membutuhkan informasi yang akurat, pemerintah berperan dalam mendukung perlindungan data, sedangkan media memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi sekaligus meningkatkan pemahaman publik.

Suyono mengatakan forum tersebut mengusung tema “Ruang Digital Aman di Era AI: Mitigasi Risiko, Perlindungan dan Transaksi Digital dan Penguatan Kepercayaan Publik”.

“Tujuannya menciptakan ekosistem digital yang aman di Kota Bandung, sehingga masyarakat dapat menggunakan layanan digital, terutama teknologi AI, dengan rasa aman,” ujar Suyono.

Melalui pendekatan lintas sektor, forum ini diharapkan memperkuat kesadaran bersama mengenai penggunaan teknologi secara aman. Upaya tersebut mencakup peningkatan literasi digital, kewaspadaan terhadap manipulasi AI, serta penguatan kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang beredar.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turut mengapresiasi penyelenggaraan forum yang digagas PWI Jawa Barat dan JHB tersebut.

Meski tidak dapat hadir secara langsung karena memiliki agenda kegiatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Serang, Banten, Farhan berharap kegiatan tersebut berlangsung lancar dan mampu meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan ruang digital.

Dukungan tersebut diharapkan mendorong edukasi dan perlindungan digital tidak berhenti pada diskusi. Masyarakat perlu memperoleh pemahaman praktis untuk mengenali risiko, sementara berbagai pihak perlu memperkuat koordinasi dalam menghadapi penyalahgunaan teknologi.

Dukungan Lintas Sektor Perkuat Keamanan Digital

Bandung Digital Safety Forum 2026 mendapat dukungan lintas sektor dari unsur pemerintah, perbankan, regulator, dan dunia usaha. Sejumlah pihak yang terlibat di antaranya Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Kabupaten Sumedang, BRI, Dinas Perhubungan Jawa Barat, bank bjb, Bank Indonesia (BI), BJB Syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), MUJ, dan Semen Kujang.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan literasi digital, mendorong keamanan transaksi, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap risiko kejahatan digital berbasis kecerdasan buatan.

Melalui sinergi antara pers, pemerintah, sektor keuangan, dan dunia usaha, ruang digital diharapkan menjadi lebih aman dan tepercaya. Di tengah teknologi yang semakin canggih, kemampuan memverifikasi informasi dan menjaga kewaspadaan menjadi perlindungan penting bagi masyarakat.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pos Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Ajang ICEA 2022

    Pos Indonesia Raih Tiga Penghargaan di Ajang ICEA 2022

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT Pos Indonesia (Persero) mendapatkan penghargaan tiga dalam ajang Indonesia CSR Execellent Award 2022 (ICEA 2022). Dalam ajang tersebut, Jakarta, 9 Maret 2022 PT Pos Indonesia (Persero) meraih penghargaan Excellence Community Program Award; The Most Excellence CSR Company 2022 dan The Best Leadership Focus on CSR Program yang diterima oleh Direktur PT […]

  • Proses PAW Fraksi PDI Perjuangan, Tinggal Menunggu SK

    Proses PAW Fraksi PDI Perjuangan, Tinggal Menunggu SK

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi sudah menerima surat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat mengenai Pergantian Antar Waktu (PAW), anggota DPRD Kota Sukabumi periode 2019-2024 atas nama Didin Supriadin Norow dari Fraksi PDI Perjuangan, yang meninggal sekitar bulan Januari lalu. Saat ini surat dari KPU tersebut sudah diproses oleh bagian Tata Pemerintahan […]

  • 276 Napi Terima Remisi HUT RI Ke-76

    276 Napi Terima Remisi HUT RI Ke-76

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Lembaga Pemasyarakatan (lapas) kelas 2B Sukabumi, memberikan remisi umum tahun 2021 terkait peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76, Selasa (17/8/2021) siang. Sebanyak 276 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas kelas 2B Sukabumi, mendapatkan remisi umum berupa potongan masa tahanan mulai dari 1 bulan hinga 6 bulan. Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi hadir […]

  • Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78, Walikota Hadiri Upacara Pemeberian Remisi Kepada 366 Napi

    Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78, Walikota Hadiri Upacara Pemeberian Remisi Kepada 366 Napi

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi menghadiri langsung upacara pemberian remisi terhadap 366 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Kamis (17/08). Dalam kegiatan yang digelar di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi tersebut, turut diikuti pula oleh unsur Forkopimda Kota Sukabumi, serta instansi terkait lainnya. “Semoga dengan pemberian remisi […]

  • Tim PH Dadan Tri Yudianto Bantah Soal Penyitaan Kendaraan Mewah

    Tim PH Dadan Tri Yudianto Bantah Soal Penyitaan Kendaraan Mewah

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Bandung, MBInews.id — Seperti dilansir dari beberapa media, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita mobil sport mewah diantaranya McLaren MP4, Ferarri California dan Land Cruiser yang katanya dari tangan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan. Namun kabar penyitaan mobil-mobil mewah dari tangan Sekretaris MA Hasbi Hasan terkait suap pengaturan kasasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana […]

  • Adanya Wabah Covid-19 Kota Sukabumi, RAPERDA Tahun 2020 Ditunda

    Adanya Wabah Covid-19 Kota Sukabumi, RAPERDA Tahun 2020 Ditunda

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (raperda) tahun 2020 yang sudah dijadwalkan harus tertunda sampai batas waktu  yang belum ditentukan. Penundaan itu tentu saja diakibatkan adanya wabah cobid-19 saat ini.”Iya kita tunda dulu pembahasan raperda di tahun 2020, karena ada covid-19,”tutur Kasubag Dokumentasi dan Informasi Hukum Bagian Hukum Setda Kota Sukabumi Tri Sari Setiati,  […]

expand_less