Breaking News
Trending Tags

Abah Anton, Pencipta Lagu ‘Jayanti’ yang Viral Berharap Ada Royalti

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Minggu, 24 Mar 2024
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kab. Bandung, MBINews.id – Banyak lagu-lagu pop sunda yang sedang naik daun saat ini. Saking tenarnya, lagu ini pun kerap dibawakan oleh sejumlah artis kenamaan.

Sebut saja lagu “Jayanti” saat dibawakan artis Ade Astrid. Di sejumlah media sosial, lagu ini ditonton hingga ratusan ribu bahkan jutaan. Namun demikian, pencipta lagu “Jayanti” Abah Anton merasakan tidak pernah menerima royalti.

Saat ditemui wartawan di Twins Coffee, jalan raya Soreang-Banjaran, Sekretaris Pasebban Kabupaten Bandung ini mengaku senang.

“Saya senang lagu saya yang diciptakan tahun 2007 bisa meledak di tahun 2024 ini. Bahkan sejak tahun 2023 lagu ini memang sudah naik daun kok. Makanya wajar kalau lagu ini kerap dibawakan artis ternama. Ade Astri saja waktu manggung di sejumlah daerah membawakan lagu ini karena permintaan penontonnya. Pada intinya saya bersyukur lagu saya bisa meledak juga,” papar Abah yang juga kerap disapa Anton Wik Wiw ini, kemarin malam.

Meski tidak pernah secara langsung datang ke destinasi wisata Jayanti, di Kabupaten Garut, namun ide penciptaan lagu “Jayanti” mengalir deras. Hingga akhirnya lagu ini viral di berbagai platform media sosial.

Dalam album lagu Jayanti, terang Abah Anton, terdapat delapan lagu. Diantaranya “Bungbulang”, “Bangbara Ringrang”, “Pugag” dan “Panutan”. Dengan banyaknya pendengar, penonton, yang suka terhadap lagu ciptaannya, maka harapannya hanya satu, yakni dibarengi dengan mengalirnya uang.

“Ya boleh dibilang sukses seorang pencipta lagu manakala, lagunya itu meledak diiringi uangnya yang diterima si penciptanya. Harapan saya hanya itu,”tegasnya.

Karena alasan tidak sedikit lagu yang diciptakan seseorang viral, jadi saling klaim. Makanya Abah Anton punya ide untuk ngajak kumpul para pencipta lagu dengan tujuan agar mereka bisa tahu aturan main dan tidak ditipu orang. Atau bahkan agar tidak terjadi saling klaim satu sama lain atas lagu populer yang diciptakannya tersebut.

“Ya pokoknya dalam waktu dekatlah kita mau ajak kumpul para pencipta lagu ini.Pada intinya demi kesejahteraan mereka juga,”pungkas Abah Anton. (Aph)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Sepeda Sedunia: Roda Dispora Gowes Bersama

    Hari Sepeda Sedunia: Roda Dispora Gowes Bersama

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Memeriahkan Hari Sepeda Sedunia, sekitar 50 anggota komunitas sepeda Roda Dinas Pemuda dan Olahraha (Dispora) Kota Bandung menggelar gowes bersama, Jumat, 3 Juni 2022. Rutenya yaitu Jalan Taman Sari menuju Kiara Artha Park. Kegiatan ini bertujuan untuk mengampanyekan bersepeda itu menyenangkan dan bermanfaat. “Mengajak masyarakat untuk bersepeda supaya kita sehat. Karena bersepeda […]

  • Sidak Dishub, Oded : Alhamdulilah Layanan Uji KIR Bersih Tidak Ada Pungutan Liar

    Sidak Dishub, Oded : Alhamdulilah Layanan Uji KIR Bersih Tidak Ada Pungutan Liar

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sidak, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial melakukan inspeksi mendadak ke kantor Dinas Perhubungan (Dishub). Dia ingin memastikan langsung proses uji kir oleh Dishub Kota Bandung berjalan lancar. Oded pun lantas memantau setiap proses yang dilalui oleh kendaraan dalam proses uji kir. Selain mengamati pelayanan, dia juga menyempatkan berdialog bersama sejumlah sopir […]

  • STEFES German Berikan Pelatihan Di Bidang Pertanian Kepada Para Petani

    STEFES German Berikan Pelatihan Di Bidang Pertanian Kepada Para Petani

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – STEFES GMbH salah satu perusahaan asal Jerman yang bergerak di bidang Agulture(Pertanian) berencana akan memberikan pelatihan bertani (sustainable agriculture) agar petani bisa menghasilkan sayuran atau buah-buahan berkualitas dengan menggunakan pupuk dari bahan herbal ataupun organic. Rencananya pelatihan tersebut meliputi para petani lokal yang ada di wilayah Lembang Kabupaten Bandung Barat dan sekitarnya. […]

  • Bulan mei, Kota Sukabumi Berlakukan Wajib Pakai Masker

    Bulan mei, Kota Sukabumi Berlakukan Wajib Pakai Masker

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tingkat kesadaran masyarakat akan menggunakan masker di situasi pandemi covdi-19 tergolong masih rendah. Pasalnya, masih saja ditemukan masyarakat yang tidak pakai masker.”Iya, kesadaran masyarakat akan menggunakan masker masih rendah,”ujar Fahmi usai menggelar sosialisasi wajib menggunakan masker ketika memasuki wilayah Kota Sukabumi di Jalan Ahmad Yani. Rabu, (29/04/2020). Dalam aksi sosialisasi dan edukasi […]

  • Tropical Floral Pattern

    Tropical Floral Pattern

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • Ini Pembahasan Raperda APBD Perubahan Tahun 2021 Kota Sukabumi

    Ini Pembahasan Raperda APBD Perubahan Tahun 2021 Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Rancangan Peraturan Daerah (raperda) tentang perubahan APBD tahun anggaran 2021, yang akan dibahas oleh Badan Anggaran DPRD Kota Sukabumi, sudah memasuki tahapan penjelasan Wali Kota Sukabumi. Sehingga, pembahasan yang dijadwalkan tuntas sampai dengan akhir bulan ini oleh anggota dewan bisa sesuai dengan target. “Iya, tadi pembahasan Raperda APBD perubahan tahun 2021 sudah masuk […]

expand_less