Breaking News
Trending Tags

Awal Pekan Tahun, Komoditas Harga cabe Rawit Merah Di Sukabumi Alami Kenaikan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id –  Harga cabe rawit merah di awal pekan tahun 2020 ini terus meroket, saat ini komoditi tersebut dibandrol Rp70 ribu per kilogramnya. Sebelumnya harga cabe rawit merah berada dikisaran Rp48 ribu per kilonya. Harga tersebut juga tergolong tinggi dari harga normalnya sekitar Rp40 ribu per kilonya.

Kabid  Perdagangan Dinas Koperasi perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Heri Sihombing mengatakan, adanya kenaikan harga di cabe rawit merah, salah satunya karena faktor cuaca saat ini.

“Salah satu yang mengakibatkan komoditi tersebut alami naik harga, karena faktor cuaca, terutama musim penghujan saat ini,”ujar Heri Senin, (06/01/2019).

Heri juga mengungkapkan, adanya kenaikan harga bukan hanya pada cabe rawit merah saja, tetapi kepada komoditi jenis sayur-sayuran lainya. Seperti, cabe keriting merah semula Rp32 ribu menjadi Rp38 ribu, kemudian cabe keriting hijau dari Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu serta cabe rawit hijau dari Rp30 ribu menjadi Rp34 ribu per kilonya. Sedangkan harga bawang merah turun dari Rp32 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogramnya.

“Musim hujan ini bukan hanya cabe rawit merah saja yang naik, tapi cabe-cabe lainya juga ikut naik. Tapi untuk bawang turun harga, termasuk daging ayam broiler juga turun menjadi Rp33 ribu dari Rp35 ribu per kilonya,”ujar Heri.

Meskipun sebagian komoditi alami kenaikan harga, sejauh ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Berbeda jika barangnya sudah langka harganyapun tinggi.”Yang jelas tidak ada gejolak, dan barang pun ada,”tuturnya.

Sementara itu untuk bahan pokok penting (bapokting) lainya terpantau normal. Seperti beras ciherang Cianjur masih bertahan Rp11.500 per kilogram, begitu juga dengan beras Ciherang dari Sukabumi masih normal Rp9.400 per kilogramnya. Kemudian daging sapi Rp110 ribu per kilogram, minyak goreng (curah) masih bertahan di angka Rp10 ribu dan gula pasir tetap Rp11 ribu per kilogramnya.

“Hasil pendataan di Pasar yang ada di Kota Sukabumi hari ini (kemarin) sebagian bahan pokok penting (bapokting) terpantau stabil,”jelasnya 

Sampai saat ini lanjut Heri, semua stok bapokting dan barang strategis lainya cukup tersedia, serta fluktuasi harga masih dalam batas kewajaran. Begitu juga dengan penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar.”Saat ini semua ketersediaan bapokting dan bahan startegis lainya relatif aman,”pungkasnya.(ardan/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalih Kemanusiaan, IMM Minta Pilkada Ditunda Sampai Pandemi Usai

    Dalih Kemanusiaan, IMM Minta Pilkada Ditunda Sampai Pandemi Usai

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Pengurus IMM Cabang Sukabumi Raya

  • Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cecep Suhendar Kunjungi SMPN 3 Rancaekek untuk Program MBG

    Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cecep Suhendar Kunjungi SMPN 3 Rancaekek untuk Program MBG

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Cecep Suhendar, melakukan kunjungan kerja yang penuh makna ke SMPN 3 Rancaekek pada Kamis (11/9/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digalakkan oleh pemerintah. Dalam kesempatan tersebut, Cecep menyaksikan langsung proses distribusi makanan bergizi kepada para siswa. Ratusan […]

  • Destinasi Wisata Alam, Wakil Walikota Bandung : Serlok Bantaran Sudah Berfungsi Dengan Baik

    Destinasi Wisata Alam, Wakil Walikota Bandung : Serlok Bantaran Sudah Berfungsi Dengan Baik

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pembangunan bantaran sungai Serlok Bantaran di sekitar Bukit Jarian, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap mendekati sempurna. Kawasan ini semakin layak menjadi lokasi wisata alam Kota Bandung. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan bahwa Serlok Bantaran sudah berfungsi dengan baik. Terbukti, pengelolaan ikan sudah berjalan, kolam penampungan air serta mata air semakin jernih. […]

  • Luncurkan Scoppi Milik Bappeda, Wali Kota Sukabumi Evaluasi Inovasi Daerah

    Luncurkan Scoppi Milik Bappeda, Wali Kota Sukabumi Evaluasi Inovasi Daerah

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melaunching inovasi Scenario Planning untuk Perencanaan Pembangunan Inklusif di Kota Sukabumi (Scoppi). Inovasi yang dimiliki oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) tersebut, dalam rangka mendorong inovasi di setiap perangkat daerah, dan berharap perencanaan pembangunan melibatkan kalangan difable dan pemuda. “Ya, hari ini, kami kumpulkan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah […]

  • Aliran Dana Korupsi Bandung Smart City ke DPRD Bandung Ditelusuri

    Aliran Dana Korupsi Bandung Smart City ke DPRD Bandung Ditelusuri

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi angkat bicara terkait langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menelusuri adanya dugaan aliran dana ke anggota DPRD Kota Bandung dalam kasus korupsi Bandung Smart City. Hal itu didalami penyidik KPK lewat pemeriksaan pada 4 Desember 2024 kepada Budi Santika, Direktur Komersial PT Manunggaling, Rizki Karyatama Telnics/PT […]

  • DKP3 Kota Sukabumi Jamin Stok Pangan Sampai Akhir Tahun 2019 Aman

    DKP3 Kota Sukabumi Jamin Stok Pangan Sampai Akhir Tahun 2019 Aman

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id –  Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) kota Sukabumi menjamin, jika stok pangan sampai akhir tahun 2019 aman. Meskipun saat ini stok pangan di kota hanya memenuhi 23,88 persen untuk kebutuhan konsumsi, sedangkan kalau beras hanya mampu 39 persen. Sehingga untuk memenuhi kekurangan tersebut, mengandalkan pasokan dari luar. “Kalau pangan asli diproduksi […]

expand_less