Breaking News
Trending Tags

Awal Pekan Tahun, Komoditas Harga cabe Rawit Merah Di Sukabumi Alami Kenaikan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 6 Jan 2020
  • visibility 137
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id –  Harga cabe rawit merah di awal pekan tahun 2020 ini terus meroket, saat ini komoditi tersebut dibandrol Rp70 ribu per kilogramnya. Sebelumnya harga cabe rawit merah berada dikisaran Rp48 ribu per kilonya. Harga tersebut juga tergolong tinggi dari harga normalnya sekitar Rp40 ribu per kilonya.

Kabid  Perdagangan Dinas Koperasi perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi Heri Sihombing mengatakan, adanya kenaikan harga di cabe rawit merah, salah satunya karena faktor cuaca saat ini.

“Salah satu yang mengakibatkan komoditi tersebut alami naik harga, karena faktor cuaca, terutama musim penghujan saat ini,”ujar Heri Senin, (06/01/2019).

Heri juga mengungkapkan, adanya kenaikan harga bukan hanya pada cabe rawit merah saja, tetapi kepada komoditi jenis sayur-sayuran lainya. Seperti, cabe keriting merah semula Rp32 ribu menjadi Rp38 ribu, kemudian cabe keriting hijau dari Rp20 ribu menjadi Rp25 ribu serta cabe rawit hijau dari Rp30 ribu menjadi Rp34 ribu per kilonya. Sedangkan harga bawang merah turun dari Rp32 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogramnya.

“Musim hujan ini bukan hanya cabe rawit merah saja yang naik, tapi cabe-cabe lainya juga ikut naik. Tapi untuk bawang turun harga, termasuk daging ayam broiler juga turun menjadi Rp33 ribu dari Rp35 ribu per kilonya,”ujar Heri.

Meskipun sebagian komoditi alami kenaikan harga, sejauh ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. Berbeda jika barangnya sudah langka harganyapun tinggi.”Yang jelas tidak ada gejolak, dan barang pun ada,”tuturnya.

Sementara itu untuk bahan pokok penting (bapokting) lainya terpantau normal. Seperti beras ciherang Cianjur masih bertahan Rp11.500 per kilogram, begitu juga dengan beras Ciherang dari Sukabumi masih normal Rp9.400 per kilogramnya. Kemudian daging sapi Rp110 ribu per kilogram, minyak goreng (curah) masih bertahan di angka Rp10 ribu dan gula pasir tetap Rp11 ribu per kilogramnya.

“Hasil pendataan di Pasar yang ada di Kota Sukabumi hari ini (kemarin) sebagian bahan pokok penting (bapokting) terpantau stabil,”jelasnya 

Sampai saat ini lanjut Heri, semua stok bapokting dan barang strategis lainya cukup tersedia, serta fluktuasi harga masih dalam batas kewajaran. Begitu juga dengan penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar.”Saat ini semua ketersediaan bapokting dan bahan startegis lainya relatif aman,”pungkasnya.(ardan/MBI)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sadayana Integrasikan Semua Layanan Online Pemkot Bandung

    Sadayana Integrasikan Semua Layanan Online Pemkot Bandung

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengintegrasikan semua layanan digital dalam sebuah aplikasi Bandung Smart City ‘Sadayana’. Aplikasi ini menjadi pelayanan satu pintu untuk mengakses beragam layanan online yang disediakan oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bandung. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, pengintegrasian layanan digital ini sebagai upaya memberikan […]

  • Luncurkan Scoppi Milik Bappeda, Wali Kota Sukabumi Evaluasi Inovasi Daerah

    Luncurkan Scoppi Milik Bappeda, Wali Kota Sukabumi Evaluasi Inovasi Daerah

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melaunching inovasi Scenario Planning untuk Perencanaan Pembangunan Inklusif di Kota Sukabumi (Scoppi). Inovasi yang dimiliki oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) tersebut, dalam rangka mendorong inovasi di setiap perangkat daerah, dan berharap perencanaan pembangunan melibatkan kalangan difable dan pemuda. “Ya, hari ini, kami kumpulkan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah […]

  • Ada 2000 Pohon Siap Ditanam Besok, Sektor 21 Citarum Harum Dan PWI Kota Bandung

    Ada 2000 Pohon Siap Ditanam Besok, Sektor 21 Citarum Harum Dan PWI Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    CIMAHI, MBInews.id – Persiapan penanaman pohon oleh Sektor 21 Citarum Harum Besok Sabtu (22/02/2020) di Cipageran, hampir rampung. “Sarana prasarana sudah mencukupi, ada 2000 pohon yang kita siapkan, lubang-lubang juga sudah kita kasih kompos, acara dimulai pukul 7.30 pagi,” Jelas Dansektor 21 Citarum Harum Kol. Inf. Yusep Sudrajat kepada awak media Jumat (21/02/2020). Selain penanaman […]

  • DPRD Kota Bandung Bahas Raperda tentang Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

    DPRD Kota Bandung Bahas Raperda tentang Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — DPRD Kota Bandung bersama Pemerintah Kota Bandung siap membahas Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Keputusan ini disepakati dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu, 12 Februari 2025 malam. Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua […]

  • UU Penyadang Disabilitas, Riko Wahyudi : Pemerintah perlu Sinergi Antar Lembaga

    UU Penyadang Disabilitas, Riko Wahyudi : Pemerintah perlu Sinergi Antar Lembaga

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – TIM Unit Perumus Undang-Undang DPR Riko Wahyudi, pemerintah perlu adanya sinergitas antar lembaga dalam realisasi undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. ujarnya “Dahulu disabilitas ini sebagai objek sosial dan masalah sosial dimasyarakat yang butuh belas kasihan. Kini dirubah dengan undang-undang No.8 tahun 2016 yang posisinya disamakan dengan masyarakat lainnya baik […]

  • Bentuk Perhatian Kepada Ratu Anggar Asal Sukabumi, Pemkot Akan Gelar Kejuaraan Anggar

    Bentuk Perhatian Kepada Ratu Anggar Asal Sukabumi, Pemkot Akan Gelar Kejuaraan Anggar

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), bekerjasma dengan Pengkot IKASI Sukabumi dan Flodesa Fencing Club Sukabumi, akan menyelenggarakan kejuaraan Anggar Terbuka memerebutkan Pial Wali Kota Sukabumi dan Piala Zus Undap. Agenda tersebut akan digelar pada tangal 29 November hingga 1 Desember 2024. Ketua Pelaksana Yogi Darmawan, mengungkapkan, kejuaraan anggar […]

expand_less