Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Dalih Kemanusiaan, IMM Minta Pilkada Ditunda Sampai Pandemi Usai

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2020
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Berlangsungnya perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sukabumi menuai sorotan berbagai elemen mahasiswa di Sukabumi.

Seperti halnya yang jelaskan oleh Sekretaris Umum PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sukabumi Raya Ahmad Taopik, menilai pelaksanaan Pilkada 2020 dalam kondisi pandemi Covid-19 cukup beresiko tinggi. Apalagi tiap harinya siklus penambahan terkonfirmasi positif di kabupaten Sukabumi semakin bertambah.

“Berdasarkan update GTPP Kabupaten Sukabumi saja hari ini dari 159 terkonfirmasi positif, 26 orang dalam perawatan. Kemudian angka kematian menunjukkan 34 Probabel dan 4 dalam kondisi positif. Ini menunjukkan virus Covid-19 di Kabupaten belum terkendali dan sangat berbahaya. jelasnya, Sabtu (26/09/2020).

Selain dari itu jelas Ahmad Taopik, tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan pun tampak diacuhkan oleh sebagian masyarakat, sehingga pemerintah gubernur jabar mengeluarkan Pergub Nomor 60 Tahun 2020 tentang sanksi administrasi bagi warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di seluruh kabupaten dan Kota di Jawa Barat.

“Gencarnya patroli yang dilakukan tim gabungan terkait protokol kesehatan masih banyak yang melanggar. Kemudian kemarin pada saat deklarasi koalsi beberapa pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati pun sangat tidak mengindahkan protokol kesehatan. Ini jelas sangat rawan penyebaran” tegasnya.

Atas dasar tersebut, secara tegas IMM Cabang Sukabumi Raya menolak berlangsungnya Pilkada 2020 dalam situasi pandemi Covid-19 dan lebih baik ditunda terlebih dahulu.

” Atas dasar itulah, kami segenap pengurus IMM Cabang Sukabumi menolak keras berlangsungnya Pilkada di masa pandemi Covid-19 ini. Lebih baik di undur sampai pandemi ini usai”, ujar Ahmad Taopik yang akrab disapa Atop.

Penolakan tersebut, kata Atop bukan tanpa alasan, melainkan mementingkan sisi kemanusiaan dari hal-hal yang akan merugikan semua pihak.

“Tentunya bukan berarti melawan atas hak demokrasi, akan tetapi demi menetralisir berkerumunan masa. Jadi lebih baik pemilihan ini diundur” pungkasnya. (Dian/Mbi).

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah kota Sukabumi berkomitmen menekan timbulnya kasus stunting baru.

    Targetkan Zero New Stunting, Pemerintah Kota Sukabumi Terus Melakukan Intervensi di Berbagai Lini

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus melakukan intervensi dalam penanganan kasus stunting. Hal tersebut sejalan dengan program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terkait penanganan kasus stunting saat ini. Kali ini melalui kegiatan rembuk stunting yang diadakan, selain diikuti oleh unsur Forkopimda Kota Sukabumi, turut pula diikuti oleh organisasi dan lembaga terkait lainnya […]

  • Puluhan Ormas Garis Geruduk Kantor DPRD Kota Sukabumi

    Puluhan Ormas Garis Geruduk Kantor DPRD Kota Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Puluhan massa ormas Gerakan Reformis Islam mendatangi kantor DPRD Kota Sukabumi, di Jalan Ir. Djuanda Kota Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, ormas garis menanyakan kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan terutama pendidikan jarak jauh. Pasalnya menurut Ketua GARIS Sukabumi Raya Ust. Asep Saefullah, pelaksanaan belajar daring seolah-olah tidak disikapi pemerintah dengan serius, termasuk kendala […]

  • Kecelakaan  Maut Di Jembatan Cikundul Ciloto Cianjur, Satu Pemotor Tewas

    Kecelakaan Maut Di Jembatan Cikundul Ciloto Cianjur, Satu Pemotor Tewas

    • calendar_month Senin, 2 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    CIANJUR, MBInews.id –  Kecelakaan maut yang menewaskan pengemudi sepeda motor honda E 5622 HO  pengemudi motor Langsung jatuh ke bawah jembatan dan meninggal dunia di tempat kejadian,Kecelakaan maut terjadi di Jembatan Cikundul, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupatn Cianjur, Minggu (1/12/2019). Paur Subbag Humas Polres Cianjur, Ipda Budi Setiayuda, mengatakan kecelakaan di Jembatan Cikundul Ciloto itu […]

  • Ribuan Santri Ikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasioanal 2022 Tingkat Kota Sukabumi

    Ribuan Santri Ikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasioanal 2022 Tingkat Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 22 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren mengikuti upacara peringatan Hari Santri Nasioanal 2022 tingkat Kota Sukabumi. Dalam upacara yang dipusatkan di Lapang Merdeka Kota Sukabumi. Sabtu, (22/10/2022). Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menjadi Pembina Upacara sekaligus membacakan secara utuh sambutan Menteri Agama. “Alhamdulillah peringatan hari santri tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya, dan […]

  • Ledakan Minimarket Modern di Kota Sukabumi, Ayep Zaki Siapkan Opsi Moratorium Lagi?

    Ledakan Minimarket Modern di Kota Sukabumi, Ayep Zaki Siapkan Opsi Moratorium Lagi?

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Maraknya pendirian minimarket modern di berbagai sudut Kota Sukabumi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, terutama jika berdampak pada keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak utama ekonomi lokal. Ayep Zaki mengungkapkan, lonjakan jumlah minimarket modern […]

  • Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Bandung Pastikan Inflasi Terkendali

    Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Bandung Pastikan Inflasi Terkendali

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan inflasi tetap terkendali sekaligus memperkuat langkah antisipasi di sektor pangan. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut inflasi di Kota Bandung pada Agustus 2025 justru mencatat deflasi sebesar 0,14 persen month-to-month, terutama karena turunnya harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau. “Alhamdulillah, kondisi inflasi di Kota Bandung […]

expand_less