Breaking News
Trending Tags

Marlan Sebut Program Strategis Bupati Bandung Memberikan Andil Penurunan Angka Kemiskinan

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Daerah  Kabupaten Bandung menyebutkan  angka kemiskinan di Kabupaten Bandung setiap tahunnya mulai dari tahun 2021, 2022, dan 2023 mengalami penurunan. Pada tahun 2021 yaitu mencapai 7,15 persen, tahun 2022 menjadi 6,8 persen dan tahun 2023 menjadi 6,4 persen penurunan angka kemiskinan tersebut.

“Ini terjadi penurunan (angka kemiskinan) karena memang ada beberapa program strategis Bapak Bupati Bandung Dadang Supriatna yang memberikan andil terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Bandung,” kata Kepala Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan Riset Dan Inovasi Daerah) Kabupaten Bandung H. Marlan. S.I.P., M.S.I., dalam keterangannya di Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (3/7/2024).

Di antaranya ada beberapa program prioritas Bupati Bandung, imbuh Marlan, seperti program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.

“Dengan adanya program ini, di mana salah satunya bisa membuka lapangan usaha bagi masyarakat yang memang punya skill dan kemampuan, tetapi tidak punya modal usaha. Dengan uang Rp 2 juta tanpa bunga dan tanpa jaminan selama 12 bulan dicicil, itu dapat memberikan andil mengurangi angka kemiskinan melalui pembukaan lapangan kerja,” tutur Marlan.

Marlan mengungkapkan dari beberapa indikator yang ada, ternyata para peminjam atau nasabah ini rata-rata bisa mengembalikan dalam jangka waktu kurang dari 12 bulan.

“Oleh BPR Kerta Raharja ini diberikan kebijakan untuk peminjaman kedua itu bisa sampai Rp 5 juta. Itu salah satu hal yang patut diapresiasi,” jelasnya.

Marlan mengatakan program pinjaman dana bergulir itu, sampai sekarang Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung sudah menggulirkan sekitar Rp 70 miliar. Dari anggaran Rp 70 miliar itu ada yang sudah bergulir dua sampai tiga kali pinjaman yang dilakukan oleh para debitur atau peminjam.

“Kemudian, dana sebesar Rp 70 miliar  itu sudah terserap oleh masyarakat  sekitar 26.000 peminjam atau debitur. Rencananya Bapak Bupati Bandung ingin di tahun  2025 mendatang digenapkan dana bergulir itu sampai Rp 100 miliar,” tuturnya.

Menurutnya, program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan itu, dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan memerangi bank emok di Kabupaten Bandung. Selain itu pinjol (pinjaman online), yang sekarang cukup marak karena sangat mudah untuk mendapatkannya.

“Tetapi dengan bunga yang sangat tinggi, sehingga ini juga memberatkan terhadap masyarakat,” katanya.

Kemudian, imbuh Marlan, banyak program yang dilakukan oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Bandung lainnya, mulai dari kegiatan latihan dan kegiatan yang memberikan andil terhadap pembukaan lapangan kerja.

“Contoh misalnya di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung, itu setiap tahun kita melakukan pelatihan kepada anak-anak muda antara 400 sampai 500 orang untuk  dilatih dan dipekerjakan di luar negeri. Itu ada yang ke Jepang dan Korea,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengecekan ketika mereka diberangkatkan ke luar negeri, katanya, selain mereka mendapatkan upah yang cukup lumayan besar. “Mereka juga bisa sekolah di sana (Korea dan Jepang),” katanya.

Menurutnya, program-program lainnya yang sering dilontarkan oleh Bupati Bandung, berkaitan dengan program Besti (Beasiswa Ti Bupati) untuk anak-anak yang akan melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi.

“Itu kemarin sudah hampir 120 orang. Rencana pada tahun 2024 ini, ada sekitar 250 orang yang akan dibiayai dari dana program Besti itu,” ujarnya.

Di luar itu, katanya, sekarang ada Beasiswa Indonesia Emas Daerah. “Itu juga ada sekitar 50 orang yang akan disekolahkan dan dikerjasamakan dengan Apkasi untuk anak-anak yang akan melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi,” sebutnya.

Kemudian dalam rangka mengentaskan kemiskinan, imbuh Marlan, yaitu program bantuan sosial yang tersebar di beberapa perangkat daerah dengan nilai nominal yang cukup besar yang dikeluarkan Bupati Bandung.

“Termasuk juga ada beberapa kegiatan seperti pemberian jaminan kesehatan, kemudian BPJS Ketenagakerjaan. Untuk BPJS Ketenagakerjaan tahun 2023 kemarin, itu sudah hampir sekitar 250 ribu masyarakat yang dicover,” katanya.

Hal itu dari berbagai sektor, lanjutnya, mulai dari sektor pertanian, kemudian kegiatan usaha non formal, seperti tukang ojek, kemudian juga Linmas, PKK, dan lain sebagainya.

“BPJS Kesehatan sendiri, tahun ini kita sudah mengcover hampir sekitar 451  ribu. Memang biayanya cukup besar untuk kegiatan-kegiatan seperti itu,” ucapnya

Marlan menyebutkan, semua program prioritas Bupati Bandung yang ada di Pemerintah  Daerah Kabupaten Bandung ini, tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat.

“Hanya memang kemiskinan ekstrem di kita perlu mendapatkan perhatian karena masih ada sekitar 1,06 persen. Kemiskinan ekstrem itu harus tuntas sebelum di tahun 2024 ini,” katanya.

Ia berharap melalui program yang ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung ini, khususnya melalui program strategis Bupati Bandung bisa terselesaikan di tahun sekarang atau di tahun akhir masa jabatan Bupati Bandung. (HEN)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Refocusing Anggaran Di Sektor Pertanian Berdampak Pada Tidak Maksimalnya Upaya Pemulihan Ekonomi

    Refocusing Anggaran Di Sektor Pertanian Berdampak Pada Tidak Maksimalnya Upaya Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Jumat, 21 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    KAB.BANDUNG, Sektor Pertanian merupakan satu-satunya sektor yang tidak terpengaruh oleh situasi pandemi covid-19. Akan tetapi sektor ini mengalami refocusing anggaran, sehingga hal tersebut cukup berdampak pada upaya pemulihan pertumbuhan ekonomi Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Anwar Yasin usai Rapat Kerja Evaluasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, […]

  • Rela Mundur Jadi Ketua DPRD Kab Sukabumi, Jika Partai Gerindra “Restui” Yuda Siap Maju Di Pilkada 2020

    Rela Mundur Jadi Ketua DPRD Kab Sukabumi, Jika Partai Gerindra “Restui” Yuda Siap Maju Di Pilkada 2020

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    SUKABUMi, MBInews.id – Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi Yuda Sukmagara siap melepas jabatan dirinya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi. “Saya pribadi mendaftarkan diri menjadi bakal Calon Bupati Sukabumi 2020, selaku kader partai. Jika partai menunjuk saya, maka saya siap mundur dari jabatan ketua DPRD” ujarnya, Rabu (15/01/2020) malam. Yuda mengatakan, dirinya rela memundurkan diri dari […]

  • Wali Kota Bandung Minta Warga yang Tinggal di Pinggir Sungai Pindah

    Wali Kota Bandung Minta Warga yang Tinggal di Pinggir Sungai Pindah

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengingatkan lagi , warga yang tinggal di bantaran sungai agar segera pindah ke tempat yang lebih aman. Hal ini disampaikan saat meninjau berbagai titik bencana longsor dan banjir di Kota Bandung, Sabtu 24 Mei 2025. Sejumlah wilayah yang ditinjau antara lain: 1. Wilayah Kelurahan Lingkar Selatan, Lengkong; […]

  • Tingkatkan Semangat Infak dan Sedekah, Kelurahan Lebakgede Bersama Baznas Luncurkan Gemercik

    Tingkatkan Semangat Infak dan Sedekah, Kelurahan Lebakgede Bersama Baznas Luncurkan Gemercik

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-215 Kota Bandung (HJKB 215), Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung meluncurkan Gerakan Masyarakat Cinta Kencleng (Gemercik). Hal ini menjadi sebuah inisiatif untuk menghidupkan semangat infak dan sedekah masyarakat melalui pengelolaan celengan (kencleng) secara gotong royong di tingkat RW. Gerakan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kelurahan […]

  • RSKIA Kota Bandung Telah Gelar Penyuntikan Vaksin 800 Lansia Tahap II

    RSKIA Kota Bandung Telah Gelar Penyuntikan Vaksin 800 Lansia Tahap II

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Sejak 2 Maret 2021, RSKIA Kota Bandung telah menggelar penyuntikan vaksinasi Covid-19 tahap II bagi Lansia di Kota Bandung. Sebanyak kurang lebih 120 lansia menjadi target setiap penyuntikan. Saat ini telah ada 800 lansia yang terdata. Hal ini diungkapkan oleh dr. Djoelaika Fitri Mashyur (ika) yang bertindak sebagai vaksinator sekaligus dokter yang […]

  • Wakil Walikota Bandung Kunjungi Pelaku UMKM, Industri Rumahan Kirihuci Snack

    Wakil Walikota Bandung Kunjungi Pelaku UMKM, Industri Rumahan Kirihuci Snack

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana kembali menyapa pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Selasa 2 Februari 2021. Hal ini dilakukan untuk ketangguhan para pelaku UMKM menghadapi pandemi Covid-19. Kali ini Yana berkunjung ke industri makanan rumahan, Kirihuci Snack, berempat di Jalan Merkuri Indah Timur no. 18. Kirihuci Snack merupakan produk […]

expand_less