Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Sukabumi Stop Jamkesda Tahun 2020?

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi berencana akan menghapus Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tahun depan. Dengan adanya kebijakan tersebut, masyarakat yang tidak tercover layanan Jaminan Kesehatan Nasional atau Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak akan mendapatkan pelayanan dari Jamkesda.

“Rencananya sih awal Januari tahun 2020 akan diterapkan penyetopan Jamkesda tersebut,”ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Sukabumi, Rita Fitrianingsih usai menggelar kegiatan kesehatan belum lama ini.

meskipun demikian lanjut Rita, masyarakat miskin masih bisa mendapatkan pelayanan jaminan kesehatanya dari pemerintah daerah dengan memanfaatkan layanan gratis cukup dengan e-KTP dan Kartu Keluarga (Cetek) di Rumah sakit AL-Mulk.”Bukan hanya masyarakat yang kurang mampu saja, melainkan semua kalangan bisa mendapatkan pelayanan gratis di rumah sakit AL-Mulk hanya dengan Cetek tersebut,”tuturnya.

Alasan dikeluarkanya penghapusan Jamkesda tersebut tambah Rita, hasil dari kajian, sebab setelah dihitung-hitung pengeluarannya sama-sama besar, baik itu Jamkesda ataupun Cetek.”Sebelumya kita punya Jamkesda dan Cetek di Al Mulk, setelah dikaji ternyata pengeluarannya sama – sama besar. Makanya kita tujukan ke Al Mulk Semua,”katanya.

Rita menjelaskan, dalam kurun waktu selama tahun 2019 ini, Pemkot Sukabumi telah mengeluarkan anggaran sekitar Rp3miliar untuk menutupi kebutuhan jamkesda dan kisaran Rp6,5 miliar untuk program Cetek.

“Kita sudah sangat melindungi warga Kota Sukabumi dalam hal layanan kesehatan,” imbuhnya.

Rita menuturkan, dihapusnya Jamkesda oleh Pemda Kota Sukabumi tidak akan mengurangi terhadap pelayana pelayanan kesehatan yang diterima oleh masyarakat tidak mampu. Sebab, Pemda telah menggulirkan berbagai program kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

“Misalakan ada Home Care, Ambulan SIGAP dan berbagai program unggulan Pak Wali lainnya. Itu semuanya gratis,”pungkasnya.  (Ardan/mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kata Wali Kota Saat FPD BPKPD Kota Sukabumi

    Ini Kata Wali Kota Saat FPD BPKPD Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, meminta, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menghadirkan inovasi dalam pengelolan pendapatan daerah. Seperti halnya, digitalisasi pembayaran, memetakan, mengembangkan, dan pengendalian penerimaan. “Jadi, ketika digitalisasi diterapkan, terjadi kenaikan signifikan,”ujar Fahmi, usai menghadiri Forum Perangkat Daerah (FPD) BPKPD Kota Sukabumi, disalah satu Hotel di Kota Sukabumi. Selasa, (14/2/2022). Baca […]

  • Pemerintah Kota Bandung Terus Dukung Perempuan Memberi Modal Usaha Hingga Rp2 Juta

    Pemerintah Kota Bandung Terus Dukung Perempuan Memberi Modal Usaha Hingga Rp2 Juta

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat dukungan terhadap perempuan yang menjadi kepala keluarga. Lewat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), program pemberdayaan perempuan kepala keluarga (Pekka) dijalankan secara berkelanjutan, terutama untuk membekali mereka dengan pelatihan vokasional dan akses bantuan permodalan. Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati menjelaskan, perempuan sebagai kepala keluarga […]

  • Pemkot Bandung Pantau Secara Intensif Pelaksanaan PSBB

    Pemkot Bandung Pantau Secara Intensif Pelaksanaan PSBB

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung intensif memantau pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional ini yang berlangsung hingga 12 Mei 2020 mendatang. Hal itu mengingat adanya relaksasi sejumlah sektor untuk mulai beroperasi. Setiap harinya tim yang sudah ditentukan melalui Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 32 Tahun 2020, memulai pemantauan dengan berkumpul di sekretariat […]

  • Orang Tua Wajib Pantau Kondisi Kesehatan Anak

    Orang Tua Wajib Pantau Kondisi Kesehatan Anak

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Sebanyak 91 anak berusia 5-12 tahun di Kota Bandung tercatat mengalami gangguan kesehatan jiwa. Hal tersebut bisa terjadi karena berbagai faktor seperti genetik, biologis, trauma psikologis, dan stress pengaruh lingkungan. Hal itu terungkap saat, Pengelola Program Kesehatan jiwa Dinas Kesehatan Kota Bandung, Endang Pregiwati Ningsih memaparkan temuannya pada Bandung Menjawab di Ruang […]

  • Diduga Tak Kantongi Izin, Warga Adukan  Perumahan di Kota Sukabumi

    Diduga Tak Kantongi Izin, Warga Adukan Perumahan di Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Warga RT5 RW17 Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gununpuyuh, Kota Sukabumi mengeluhkan keberadaan perumahan yang berada dilokasi warga tersebut. Pasalnya, pihak perumahan tidak pernah melakukan sosialisasi ke warga. Apalagi, pembangunannya meneyababkan tanah longsor sehingga berdampak ke pemukiman warga yang berbatasan dengan perumahan tersebut. “Iya, kemarin sekitar hari Rabu (10/11/2021) saya dapat laporan dari warga ada […]

  • Akhir Desember 2024 Exit Tol KM 149 Gedebage Kota Bandung Kembali Beroperasi

    Akhir Desember 2024 Exit Tol KM 149 Gedebage Kota Bandung Kembali Beroperasi

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Exit Tol KM 149 Gedebage, yang merupakan bagian penting dari konektivitas di Bandung Timur, ditargetkan dibuka kembali pada akhir Desember 2024. Diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas pada puncak musim liburan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta-Jawa Barat , sedang mempercepat proses perbaikan akses penunjang […]

expand_less