Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Wali Kota Lepas 50 CPMI Kerja Ke luar Negeri

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 383
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI — Pemerintah Kota Sukabumi resmi melepas 50 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) untuk bekerja ke luar negeri, Kamis (16/4/2026), di Balai Kota Sukabumi. Program ini digadang-gadang sebagai salah satu langkah strategis menekan angka pengangguran di daerah, sekaligus membuka akses kerja global bagi warga.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Sekretaris Daerah Andang Tjahjandi, serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Punjul Saepul Hayat.

Wali Kota Ayep Zaki menegaskan, kesempatan bekerja ke luar negeri tidak boleh disia-siakan oleh para peserta. Menurutnya, program ini bukan sekadar penempatan tenaga kerja, tetapi juga investasi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kesempatan ini tidak selalu datang dua kali. Manfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kapasitas diri,” ujar Ayep.

Ia juga menekankan, pengiriman tenaga kerja migran merupakan bagian dari kebijakan daerah dalam memperluas lapangan kerja di tengah keterbatasan peluang kerja lokal. Namun, ia turut mendorong adanya kontribusi sosial dari para pekerja migran.

“Kami mengajak untuk berpartisipasi dalam membangun ekosistem kebaikan, salah satunya melalui wakaf satu persen dari penghasilan,” katanya.

Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, menjelaskan bahwa keberangkatan para CPMI akan dilakukan secara bertahap mulai 20 April 2026 ke sejumlah negara tujuan. Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Bestari (Be Star International)” yang dirancang untuk mengurangi pengangguran.

“Ini mewakili tujuh kecamatan, dengan jumlah terbanyak dari Warudoyong dan Cibeureum. Ke depan, kami ingin memfasilitasi lebih banyak lagi warga agar bisa mengakses peluang kerja global,” jelasnya.

Ia berharap para CPMI tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga mampu membawa perubahan positif saat kembali ke daerah asal.

“Harapannya mereka pulang menjadi pribadi yang lebih terbuka, disiplin, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan lingkungannya,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan LPK Dwi Tunggal Jaya Abadi, Asep Sugiharto, mengungkapkan bahwa para CPMI akan ditempatkan di sektor perhotelan dan restoran di negara seperti Kuwait dan Turki.

“Untuk Kuwait ada pekerjaan di restoran dan hotel seperti housekeeping, waitress, dan spa therapist. Untuk Turki fokus di perhotelan,”pungkasnya. ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Ditetapkan DCS, 11 Caleg Dilaporkan Masyarakat ke KPU Kota Sukabumi

    Pasca Ditetapkan DCS, 11 Caleg Dilaporkan Masyarakat ke KPU Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca ditetapkannya Daftar Calon Sementara (DCS) Calon Anggota Legislatif (Caleg) peserta pemilu serentak tahun 2024 mendatang, sedikitnya terdapat 11 nama Caleg dari berbagai partai politik peserta pemilu yang mendapatkan tanggapan dari masyarakat. Kepala Divisi Teknis KPU Kota Sukabumi, Agung Dugaswara mengatakan, setelah diumumkannya DCS kepada publik dirinya membenarkan bahwa KPU Kota Sukabumi […]

  • Hasil Evaluasi,kinerja Gugus Tugas Covid -19 Kota Bandung  Terbaik Di Jabar

    Hasil Evaluasi,kinerja Gugus Tugas Covid -19 Kota Bandung Terbaik Di Jabar

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung menjadi yang terbaik di Jawa Barat. Hal itu berdasarkan hasil penilaian tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat yang dipaparkan saat rapat virtual evaluasi level kewaspadaan dan gugus tugas se-Jabar pada Jumat, 3 Juli 2020. Berdasarkan hasil evaluasi Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa […]

  • Hari Pertama Ramadhan, Wali Kota Sukabumi Sambangi Langsung Korban Kebakaran

    Hari Pertama Ramadhan, Wali Kota Sukabumi Sambangi Langsung Korban Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi menyambangi langsung korban terdampak bencana kebakaran di Kampung Malimping Jalan Jeruk Nyelap RT 02 RW 03, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kamis (23/3/2023) pagi. Dalam kunjungannya tersebut, Fahmi mendengarkan langsung keterangan dari warga yang rumahnya menjadi korban terdampak bencana kebakaran yang terjadi pada beberapa hari lalu. Baca Juga: Pawai […]

  • Pemkot Sukabumi Makin Gencar Lakukan Vaksinasi

    Pemkot Sukabumi Makin Gencar Lakukan Vaksinasi

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi terus menggencarkan langkah langkah percepatan dalam pencapaian herd immunity, atau kekebalan tubuh dalam mencegah penyebaran Covid-19, Selasa (23/11/2021). “Vaksinasi ini menjadi salah satu upaya mengejar herd Immunity di tengah masyarakat,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi Lulis Delawati. Berdasarkan data pada tanggal […]

  • Sempat Ditentang, Desy Jadi Pemain Persib, Timnas, dan Wasit

    Sempat Ditentang, Desy Jadi Pemain Persib, Timnas, dan Wasit

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Melawan batas dan ketidakmungkinan menjadi semangat awal perempuan berusia 29 tahun yang memiliki nama Desy Amelia ini. Berawal dari hobi, akhirnya Desy terjun lebih dalam lagi menggeluti dunia sepak bola yang ia cintai sejak kecil. “Memilih sepak bola itu karena panggilan hati,” ucap Desy saat ditemui di sela-sela waktu istirahatnya menjadi wasit […]

  • Pemkot Bandung Bangun 4 SMP Baru Demi Kurangi Blank Spot Zonasi

    Pemkot Bandung Bangun 4 SMP Baru Demi Kurangi Blank Spot Zonasi

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sejak diberlakukan tahun 2019, sistem zonasi sekolah menjadi tantangan tersendiri untuk pemerintah kota (pemkot) dan kabupaten, tak terkecuali Pemkot Bandung. Dari data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, terdapat 18 lokasi blank spot (titik kosong) di Kota Bandung yang belum memiliki sekolah negeri. Dampaknya, banyak masyarakat yang sulit mencari sekolah negeri untuk anak-anak […]

expand_less